Soroti Pelemahan Rupiah, Kadin Jatim Dorong Realokasi Dana KDMP demi Selamatkan Ekonomi

author Bcl

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto Kadin Jatim, Adik Dwi Putranto
Foto Kadin Jatim, Adik Dwi Putranto

i

Surabaya,Seputarindonesia.net – Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang menyentuh angka Rp17.646 dinilai mulai memberikan tekanan serius terhadap sektor usaha dan industri nasional. Kondisi tersebut juga dikhawatirkan berdampak pada melemahnya daya beli masyarakat hingga ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK).

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Jawa Timur, Adik Dwi Putranto mengatakan, dampak paling terasa akibat melemahnya rupiah ialah meningkatnya biaya produksi industri yang masih bergantung pada bahan baku impor.

Menurutnya, sejumlah kebutuhan industri seperti besi, baja, bahan kimia, plastik, hingga komponen elektronik masih didominasi produk impor dengan transaksi menggunakan dolar AS.

“Ketika kurs dolar naik, otomatis biaya produksi ikut meningkat. Industri yang paling terdampak saat ini seperti manufaktur, otomotif, farmasi, dan tekstil,” ujar Adik di Surabaya, Kamis (21/5/2026).

Ia menjelaskan, kenaikan biaya produksi membuat banyak pelaku usaha mulai melakukan efisiensi dan menahan pembelian bahan baku. Di sisi lain, pengusaha juga tidak bisa langsung menaikkan harga jual karena khawatir daya beli masyarakat semakin turun.

“Kalau berlangsung lama, ini bisa memicu pengurangan produksi hingga ancaman PHK. Pengusaha saat ini banyak yang memilih mengurangi margin keuntungan dibanding menaikkan harga,” katanya.

Di tengah kondisi tersebut, Adik menilai pemerintah perlu segera mengambil langkah strategis untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional, salah satunya melalui realokasi anggaran ke sektor yang dinilai lebih berdampak langsung terhadap perputaran ekonomi masyarakat.

Ia menyinggung program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang menurutnya dapat dievaluasi kembali agar anggarannya bisa dialihkan ke sektor produktif seperti pembangunan infrastruktur dan program padat karya.

“Pemerintah harus berani melakukan realokasi anggaran. Infrastruktur itu jelas menyerap tenaga kerja dan memicu perputaran ekonomi lebih cepat,” ujarnya.

Selain realokasi anggaran KDMP, Adik juga mendorong pemerintah memperbesar bantuan sosial dan bantuan tunai guna menjaga konsumsi masyarakat di tengah tekanan ekonomi global.

Menurutnya, menjaga daya beli masyarakat menjadi faktor penting agar aktivitas ekonomi tetap berjalan dan pelaku usaha tidak semakin tertekan.

Meski situasi ekonomi global dinilai cukup berat, pihaknya tetap optimistis pemerintah memiliki langkah untuk menjaga stabilitas ekonomi dan iklim usaha nasional.

“Kita tetap optimistis. Pengusaha juga harus menyiapkan strategi agar usaha tetap berjalan di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan seperti sekarang,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Satlantas Polrestabes Surabaya Pastikan Pengemudi Outlander Maut Ditahan

Satlantas Polrestabes Surabaya Pastikan Pengemudi Outlander Maut Ditahan

Senin, 24 Agu 2026 19:56 WIB

Senin, 24 Agu 2026 19:56 WIB

Satlantas Polrestabes Surabaya Pastikan Pengemudi Outlander Maut Ditahan…

Tumpas Narkoba Semeru 2026, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Amankan 1 Kilogram Sabu dan 27 Pelaku

Tumpas Narkoba Semeru 2026, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Amankan 1 Kilogram Sabu dan 27 Pelaku

Senin, 24 Agu 2026 13:09 WIB

Senin, 24 Agu 2026 13:09 WIB

Tumpas Narkoba Semeru 2026, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Amankan 1 Kilogram Sabu dan 27 Pelaku…

Domino Jurnalis Kemerdekaan 2026 Dorong Domino Naik Kelas Jadi Cabang Olahraga Berprestasi

Domino Jurnalis Kemerdekaan 2026 Dorong Domino Naik Kelas Jadi Cabang Olahraga Berprestasi

Sabtu, 22 Agu 2026 14:06 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 14:06 WIB

Domino Jurnalis Kemerdekaan 2026 Dorong Domino Naik Kelas Jadi Cabang Olahraga Berprestasi…

Terbuai Upah dan Sabu Gratis, Pemuda Semampir Edarkan 399 Gram Barang Haram

Terbuai Upah dan Sabu Gratis, Pemuda Semampir Edarkan 399 Gram Barang Haram

Jumat, 21 Agu 2026 21:41 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 21:41 WIB

Polisi Tanjung Perak Bongkar Peredaran 399 Gram Sabu, 672 Poket Diamankan…

BHS Lepas 12 Truk Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Nagekeo Jadi Prioritas

BHS Lepas 12 Truk Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Nagekeo Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agu 2026 21:22 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 21:22 WIB

BHS Lepas 12 Truk Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Nagekeo Jadi Prioritas.…

Rutan Kelas I Surabaya Gelar Razia Insidentil, Perketat Pengawasan Narkoba dan Handphone Ilegal

Rutan Kelas I Surabaya Gelar Razia Insidentil, Perketat Pengawasan Narkoba dan Handphone Ilegal

Jumat, 21 Agu 2026 18:46 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 18:46 WIB

Rutan Kelas I Surabaya Gelar Razia Insidentil, Perketat Pengawasan Narkoba dan Handphone Ilegal…