Soal Investasi di Banyuwangi Wajib Didukung, Begini Penjelasannya

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tokoh masyarakat Banyuwangi, Suparmin SH
Tokoh masyarakat Banyuwangi, Suparmin SH

i

BANYUWANGI – Seluruh elemen masyarakat di Banyuwangi, Jawa Timur, wajib mendukung investasi. Pernyataan tersebut disampaikan aktivis kawakan Bumi Blambangan, Suparmin SH alias Mbah Parmin.

Menurutnya, keberadaan investasi mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Memnbuka lapangan kerja baru. Dan tentunya mampu menyerap tenaga kerja dan mengurangi angka pengangguran.

“Ketika mengurangi pengangguran, maka otomatis akan mengurangi potensi tindak kejahatan,” katanya, Selasa (28/6/2022).

Ajakan kepada masyarakat untuk lebih pro terhadap investasi ini disampaikan menyusul munculnya gerakan yang terus mengganggu dan mencoba menghambat investasi pertambangan emas yang dilakukan PT Merdeka Copper Gold Tbk, di Desa Sumberagung dan Kandangan, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Aksi penolakan yang dilakukan segerombolan orang itu dinilai juga kurang masuk akal. Alias terkesan memaksakan kehendak, meskipun sebagian besar dari mereka telah mendapatkan manfaat atas keberadaan tambang emas milik PT Merdeka Copper Gold Tbk.

“Saya berharap masyarakat berfikir dua kali, dan lebih mengedepankan bagaimana keberadaan tambang emas mampu memberikan manfaat, kemajuan dan kesejahteraan. Khususnya untuk masyarakat sekitar,” ucapnya.

Ketua LSM Konsorsium Demokrasi Banyuwangi (LSM Kodeba) ini juga berharap adanya ketegasan dari aparat penegak hukum, dalam hal ini Polresta Banyuwangi. Agar tidak segan melakukan tindakan tegas ketika terdapat masyarakat yang mengganggu atau menghambat investasi dengan cara-cara melawan hukum.

“Tentunya dengan diawali sosialisasi dan pendekatan yang humanis,” ujar Suparmin.

Disisi lain, lanjutnya, humas perusahaan harus lebih aktif. Jika perlu setiap hari turun ke masyarakat untuk memberikan penjelasan tentang program-program perusahaan. Termasuk menggandeng pemerintah desa.

Jika pendekatan dan sosialisasi telah dilakukan namun masih ada aksi penolakan yang anarkis, maka satu-satunya jalan adalah ketegasan aparat.

Aktivis senior asal Kecamatan Bangorejo ini juga memberikan alasan pentingnya tindakan tegas demi kelancaran investasi PT Merdeka Copper Gold Tbk di Desa Sumberagung dan Kandangan, Kecamatan Pesanggaran. Pertama, pertambangan emas merupakan potensi besar yang mampu mendorong percepatan pembangunan kabupaten ujung timur pulau Jawa. Kedua, ketika investasi PT Merdeka Copper Gold Tbk tidak dilakukan, menurut Mbah Parmin, tidak ada jaminan bahwa Gunung Tumpang Pitu dan Gunung Salakan tidak ditambang.

“Bahkan sudah bukan rahasia umum, Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) sudah marak terjadi sejak sebelum ada investor perusahaan tambang emas. Tapi anehnya masyarakat juga semua diam dan tutup mata. Tapi ketika ada investor, kok rame-rame menolak, alasan penolakan juga sering kali tidak masuk akal. Tapi aparat tidak ada tindakan,” ulas Suparmin. (*)

Berita Terbaru

Bermula dari Mimpi, Jadi Rumah Para Talenta! Kisah Rhema Kartika Sari Bangun LS Model School Ponorogo

Bermula dari Mimpi, Jadi Rumah Para Talenta! Kisah Rhema Kartika Sari Bangun LS Model School Ponorogo

Jumat, 04 Sep 2026 21:35 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 21:35 WIB

Dari Catwalk ke Pembentukan Karakter, Rhema Kartika Sari Bangun LS Model School Sejak 2010…

KULTUR BARU GBT: Saat Lipstik Implora Nampang di Jersey Persebaya dan Rayakan Suara Bonita

KULTUR BARU GBT: Saat Lipstik Implora Nampang di Jersey Persebaya dan Rayakan Suara Bonita

Jumat, 04 Sep 2026 21:25 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 21:25 WIB

Logo Implora kini menempel megah di jersey Green Force, membawa pesan kuat bahwa perempuan punya ruang sejajar di arena bal-balan.…

Bukan Sekadar Gaya, Ghataka Radysca Buktikan Talenta Muda Ponorogo Bisa Berprestasi

Bukan Sekadar Gaya, Ghataka Radysca Buktikan Talenta Muda Ponorogo Bisa Berprestasi

Jumat, 04 Sep 2026 19:30 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 19:30 WIB

Masih 16 Tahun, Ghataka Radysca Sabet Dua Juara 1 di Dunia Modeling…

Usia 13 Tahun, Titah Wening Sabet Sejumlah Prestasi Modeling dan Jadi Duta Hijab Cilik Indonesia

Usia 13 Tahun, Titah Wening Sabet Sejumlah Prestasi Modeling dan Jadi Duta Hijab Cilik Indonesia

Jumat, 04 Sep 2026 16:33 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 16:33 WIB

Memiliki nama lengkap Titah Wening dan akrab disapa Wening, siswi kelas 7 SMP tersebut mulai serius mengasah potensinya melalui dunia modeling.…

Bukan Sekadar Cantik, Nasya Syakeela Sabet Segudang Prestasi dan Jadi Duta Anak Prestasi Jatim

Bukan Sekadar Cantik, Nasya Syakeela Sabet Segudang Prestasi dan Jadi Duta Anak Prestasi Jatim

Jumat, 04 Sep 2026 14:56 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 14:56 WIB

Talenta muda asal Ponorogo tersebut berhasil mencuri perhatian melalui berbagai pencapaian di dunia modeling, beauty pageant hingga seni…

Masuk Musim Ke-10, Persebaya & AZA Rilis Player Issue Jersey 26/27 "100% Made in Indonesia"

Masuk Musim Ke-10, Persebaya & AZA Rilis Player Issue Jersey 26/27 "100% Made in Indonesia"

Jumat, 04 Sep 2026 10:53 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 10:53 WIB

Secara teknologi, jersey ini dibekali Anti-UV, Anti-Odor, dan Quick Dry. Tiga fitur ini menjaga pemain tetap nyaman, terlindungi, dan cepat kering…