Terkait Kasus Penembakan di Gunung Botak, Diduga Libatkan Oknum Brimob

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi penembakan
Ilustrasi penembakan

i

NAMLEA- Masyarakat adat bersama Lembaga suadaya Masyarakat (LSM) Parlemen Jalanan dan pergerakan mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang tergabung dalam aliansi Kemanusiaan melakukan aksi demostrasi terkait penembakan yang diduga dilakukan oleh Oknum anggota Polri dari satuan Brimob Kompi 3 Yon A Pelopor Namlea, Bripka AB, pada area tambang emas Ilegal Gunung Botak,Desa Persiapan Wansait, Kecamatan Waelata,Kabupaten Buru, Maluku.

Aksi yang di mimpin oleh Ruslan Arif Suamole, berlangsung di depan kantor kejaksaan Negeri Buru,jalan mesjid Alburuj,Kota Namlea dengan masa aksi kurang lebih 30 orang , Senin (25/7/2022).

Pada kesempatan itu, keponakan Almarhum Mede Nurlatu,luvri Nurlatu menyampaikan orasinya didepan kantor kejaksaan Buru Bahwa,kami pihak keluarga meminta keadilan yang sebenar benarnya dari pihak kejaksaan,karena bapak kami (Alm) Mede Nurlatu tidak berbuat sala kepada oknum anggota Polri, andre Batuwael.Tetapi kenapa dia harus di tembak berulang kali sampai meninggal dunia di tempat.

" Yang kita ketahui polri itu pengayom pelindung masyarakat, tetapi kenapa terjadi sebaliknya, mala rakyat yang tidak bersalah harus ditembak mati di tempat," kata Luvri.

Olehnya itu saya selaku perwakilan dari kelurga meminta pihak kejaksaan agar Andre di hukum dan di berikan pasal yang seberat beratnya.

Kepada Bratapos di sela sela Demo Kordinator aksi Ruslan Arif Suamole, meminta keadilan hukum kepada jaksa penuntut umum (JPU) kejaksaan Negeri Buru.Bahwa, jangan hanya pasal pembunuhan saja yang di berikan, tetapi harus di kenakan juga undang-undang darurat terkait dengan penyalahgunaan senjata api yang digunakan oleh oknum Brimob, sehingga keadilan hukum itu bisa berjalan secara arif dan bijaksana," pungkas Ruslan.

Pada saat audiens dengan Kepala seksi pidana umum (Kasi Pidum) kejaksaan Negeri Namlea,Dwi Kustono dan JPU. Ruslan Arif Suamole atau biasa di sapa Ucok meminta kepada kasi Pidum dan JPU untuk tolong dievaluasi lagi dengan pasal-pasal yang disangkakan kepada Andreas Batuwael.

Karena ada beberapa pasal tidak dimasukkan,sala satunya pasal penyala gunaan sejata api, ini yang menjadi satu pertanyaan kami dari pihak lembaga maupun masyarakat Adat Soar Pito Soar Pa,bahwa harus ditetapkan pasal pengunaan senjata api dan pembunuhan berencana sesuai dengan undang-undang yang berlaku,"ungkapnya.

Maka dari itu harapan kami, kepada Kasi Pidum dan JPU untuk mengevaluasi terkait pasal yang di tetapkan kepada tersangka, karena kami akan mengawal persoalan tersebut.

Kalau tidak di masukan pasal penyalagunaan senjata api,makan kami berjanji, akan menyurati Kejaksaan agung atau kami pihak keluarga akan berangkat untuk menemui jaksa agung di Jakarta untuk menyampaikan persoalan penembakan yang di tangani oleh kejaksaan Negeri Buru, terkait persoalan penembakan saudara kami (Alm ) Mede Nurlatu,"tegas Rusaln Suamole.

Jaksa penuntut umum Kejaksaan Negeri Buru yang di konfirmasi tidak mau memberikan keterangan,terkait masala penembakan yang menghilangkan nyawa Mede Nurlatu sampai berita ini di naikan.

Sebelumnya Bripka Andre Batuwael menembak seorang penambang Made Nurlatu hingga tewas.

Peristiwa itu terjadi di kawasan tambang emas ilegal Gunung Botak,Desa persiapan Wansait,Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru pada, Sabtu (29/1/2022).

Aksi penembakan itu terjadi setelah pelaku dan seorang penambang terlibat pertengkaran mulut karena masala Kolam galian emas.(Bin)

Berita Terbaru

Bukan Sekadar Gaya, Ghataka Radysca Buktikan Talenta Muda Ponorogo Bisa Berprestasi

Bukan Sekadar Gaya, Ghataka Radysca Buktikan Talenta Muda Ponorogo Bisa Berprestasi

Jumat, 04 Sep 2026 19:30 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 19:30 WIB

Masih 16 Tahun, Ghataka Radysca Sabet Dua Juara 1 di Dunia Modeling…

Usia 13 Tahun, Titah Wening Sabet Sejumlah Prestasi Modeling dan Jadi Duta Hijab Cilik Indonesia

Usia 13 Tahun, Titah Wening Sabet Sejumlah Prestasi Modeling dan Jadi Duta Hijab Cilik Indonesia

Jumat, 04 Sep 2026 16:33 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 16:33 WIB

Memiliki nama lengkap Titah Wening dan akrab disapa Wening, siswi kelas 7 SMP tersebut mulai serius mengasah potensinya melalui dunia modeling.…

Bukan Sekadar Cantik, Nasya Syakeela Sabet Segudang Prestasi dan Jadi Duta Anak Prestasi Jatim

Bukan Sekadar Cantik, Nasya Syakeela Sabet Segudang Prestasi dan Jadi Duta Anak Prestasi Jatim

Jumat, 04 Sep 2026 14:56 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 14:56 WIB

Talenta muda asal Ponorogo tersebut berhasil mencuri perhatian melalui berbagai pencapaian di dunia modeling, beauty pageant hingga seni…

Masuk Musim Ke-10, Persebaya & AZA Rilis Player Issue Jersey 26/27 "100% Made in Indonesia"

Masuk Musim Ke-10, Persebaya & AZA Rilis Player Issue Jersey 26/27 "100% Made in Indonesia"

Jumat, 04 Sep 2026 10:53 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 10:53 WIB

Secara teknologi, jersey ini dibekali Anti-UV, Anti-Odor, dan Quick Dry. Tiga fitur ini menjaga pemain tetap nyaman, terlindungi, dan cepat kering…

Dari Kelas ke Catwalk: Sheril Eka Aura, Siswi SMAN Ponorogo Buktikan Kecantikan Datang dari Karakter

Dari Kelas ke Catwalk: Sheril Eka Aura, Siswi SMAN Ponorogo Buktikan Kecantikan Datang dari Karakter

Jumat, 04 Sep 2026 10:16 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 10:16 WIB

Nama Sheril mulai dikenal setelah bergabung dengan LS Model Ponorogo…

Airlangga Saputra Hartawan, Siswa SMAN 2 Ponorogo Raih Segudang Prestasi di Dunia Modeling.

Airlangga Saputra Hartawan, Siswa SMAN 2 Ponorogo Raih Segudang Prestasi di Dunia Modeling.

Kamis, 03 Sep 2026 18:20 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 18:20 WIB

Kemampuan panggungnya juga mendapat apresiasi. Ia meraih Top 3 Best Catwalk Mister Tourism Teen Dinas Pariwisata Indonesia. Juri menilai penguasaan panggung…