PAMEKASAN-Bupati Pemekasan yang diwakili oleh Kepala Dinas Disperindag Pamekasan meresmikan Gedung baru yang mampu menampung sekitar 600 emak-emak yang berasal dari warga sekitar pabrik.
"Langkah itu diambil untuk mendorong perekonomian masyarakat cepat pulih pasca pandemi covid yang selama ini melanda,” kata Ceo Pr. Ayunda Bambang Budiarto.
Bambang menyampaikan, Pabrik itu didekatkan dengan sentra perkebunan tembakau agar dapat memberdayakan petani tembakau di wilayah Pamekasan, sekaligus bisa menyerap tenaga kerja setempat yang kebetulan di desa masih banyak yang menganggur, terutama perempuan.
Pendirian pabrik ini di samping memanfaatkan SDM dan warga sekitar, juga bertujuan untuk memenuhi permintaan produk yang meningkat di seluruh dunia, serta strategi untuk perluasan jangka panjang. Selain di lokal nantinya Internasional yang berencana akan menjadikan Indonesia sebagai pusat investasinya.
“Di tahun 2022 sekitar 2000 tenaga kerja kita targetkan, di samping itu mereka bekerja sesuai dengan jam kerjanya, mereka dilengkapi dengan fasilitas BPJS ketenagakerjaan yang semuanya ditanggung oleh perusahaan selama karyawan di pabriknya masih bekerja tempatnya," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Disperindag Pamekasan Achmad Sjarifuddin mengatakan, Pihaknya bangga dengan adanya gedung produksi baru ini di samping menyerap tenaga kerja sekitar juga ikut mendorong pemulihan perekonomian.
“Momentum pembukaan ini pas sekali, sebagaimana diketahui, pandemi mengakibatkan banyak tenaga kerja yang terpaksa harus ter-PHK akibat melesunya dunia usaha. Dengan dibukanya gudang pabrik produksi diharapkan dapat kembali meningkatkan gairah usaha karena terserapnya tenaga kerja yang terdampak tadi serta diharapkan berkontribusi pada penerimaan negara dari cukai dan pajak serta pajak Daerah,” ungkapnya.(*)
Editor : admin