Palsukan Ahli Waris Seorang ASN di Jember Menjadi Tersangka

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

JEMBER- Seorang ASN aktif di Bapenda Jember menjadi tersangka dalam kasus pemalsuan ahli waris. Pegawai perempuan berinisial N tersebut tidak ditahan. Meski demikian harus menjalani wajib lapor ke unit tindak pidana tertentu (Tipidter) satreskrim polres Jember, sejak Senin malam kemarin (24/10/2022).

Kanit Pidter Satreskrim Polres Jember Ipda Adi Atmaja Mahardika mengatakan, perkara yang menyeret perempuan inisial N itu berawal dari pelapor atas nama Yoyok Wasito Hadi Siswoyo, salah seorang anak mantan Bupati Jember Samsul Hadi Siswoyo.

Dalam surat keterangan ahli waris, nama Yoyok sebagai anak dari Almarhum Samsul Hadi Siswoyo tidak tercantum sebagai penerima aset warisan mantan bupati yang meninggal dunia pada tahun 2016 tersebut. Akibatnya Yoyok tidak menerima harta waris, meskipun pengadilan telah menetapkannya sebagai penerima waris.

"Padahal sudah sah melalui putusan pengadilan, pelapor adalah penerima yang sah," katanya.

Pasca serangkaian proses penyelidikan, akhirnya penyidik Polres Jember menetapkan inisial N sebagai tersangka pemalsuan surat keterangan ahli waris. Tersangka N telah terbukti melakukan tindak pidana demi melancarkan aksinya menerima aset milik peninggalan Samsul Hadi Siswoyo yang semasa hidupnya akrab dipanggil Abah Samsul.

"Hasil BAP dari kepolisian, bahwa tersangka yang mengurus surat keterangan pemalsuan tersebut, dan namanya tercantum dalam penerima ahli waris," paparnya.

Menurut Adi pemalsuan keterangan ahli waris yang dilakukan inisial N itu meliputi seluruh aset harta benda peninggalan Abah Samsul . Mulai aset yang ada di Jember, bahkan juga yang di luar kota. "Sementara ini, kami masih dalami lagi dimana saja titik harta benda itu," terang Adi.

Dijelaskan pula bahwa status N bukanlah anak, melainkan keponakan dari Ima yang tidak lain adalah istri Abah Samsul. Meski demikian pihak kepolisian juga masih belum menjelaskan secara detail terkait motif pemalsuan keterangan tersebut.

"Sementara masih satu tersangka, selebihnya masih kami dalami lagi," tambahnya.

Pasca penetapan tersangka, N harus menjalani wajib lapor oleh pihak kepolisian. Dengan catatan berkunjung ke Mapolres Jember sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Berita Terbaru

DPRD Jatim Dorong Wayang Kulit Lebih Dekat dengan Generasi Muda

DPRD Jatim Dorong Wayang Kulit Lebih Dekat dengan Generasi Muda

Kamis, 29 Okt 2026 21:36 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 21:36 WIB

Rasiyo Dorong Wayang Kulit Dikemas Lebih Menarik agar Diminati Generasi Muda…

Jambore Mantri BRI 2026 di Surabaya, Perkuat Kompetensi dan Dorong Pemberdayaan UMKM

Jambore Mantri BRI 2026 di Surabaya, Perkuat Kompetensi dan Dorong Pemberdayaan UMKM

Selasa, 27 Okt 2026 20:24 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 20:24 WIB

Bukan Sekadar Tenaga Pemasar, Mantri BRI Jadi Ujung Tombak Pemberdayaan UMKM…

Dugaan Penyalahgunaan Data Pribadi untuk Pinjaman Online Rp16 Juta, Kasusnya Ditangani Polrestabes Surabaya

Dugaan Penyalahgunaan Data Pribadi untuk Pinjaman Online Rp16 Juta, Kasusnya Ditangani Polrestabes Surabaya

Selasa, 27 Okt 2026 12:06 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 12:06 WIB

SURABAYA,Seputarindonesia.net– Polrestabes Surabaya menindaklanjuti laporan dugaan penyalahgunaan data pribadi yang diduga digunakan untuk pengajuan pinjaman o…

Sidang Pungli Izin ESDM Jatim: Saksi Sebut Rp10 Juta, “Masak Saya Membuat Nominal Sendiri Kalau Tidak Ada Perintah”

Sidang Pungli Izin ESDM Jatim: Saksi Sebut Rp10 Juta, “Masak Saya Membuat Nominal Sendiri Kalau Tidak Ada Perintah”

Senin, 26 Okt 2026 23:55 WIB

Senin, 26 Okt 2026 23:55 WIB

Sidang Pungli ESDM Jatim Memanas, Saksi Ungkap Uang Rp10 Juta dan Perintah di Baliknya.…

Ditpolairud Polda Jatim Bongkar 4 Kasus Ilegal, dari 7 Kakatua hingga 10.600 Botol Arak

Ditpolairud Polda Jatim Bongkar 4 Kasus Ilegal, dari 7 Kakatua hingga 10.600 Botol Arak

Senin, 26 Okt 2026 21:39 WIB

Senin, 26 Okt 2026 21:39 WIB

10.600 Botol Arak dan 1.140 Liter Solar Subsidi Terungkap, Ditpolairud Jatim Dalami Jaringan…

KAI Jatim Desak Revisi UU Advokat, Usulkan Lembaga Profesi Independen hingga Perlindungan Hukum

KAI Jatim Desak Revisi UU Advokat, Usulkan Lembaga Profesi Independen hingga Perlindungan Hukum

Senin, 26 Okt 2026 20:50 WIB

Senin, 26 Okt 2026 20:50 WIB

KAI Siapkan Gebrakan! RUU Advokat Usulkan Lembaga Nasional Independen dan Perlindungan Profesi…