SURABAYA- Semangat gotong royong dan ketahanan sosial yang digelorakan Wali Kota Surabaya melalui program Kampung Pancasila terus mewujud dalam aksi nyata.
Nilai-nilai luhur bangsa tidak sekadar berhenti sebagai wacana, melainkan hadir dalam bentuk kepedulian antarsesama. Seperti yang konsisten ditunjukkan oleh Direktur PT Maju Terus Kawan atau pemilik Pasar Buah Tanjungsari 77, Haji Mochamad Ali.
Di tengah kesibukan aktivitas bisnisnya, Haji Ali sapaan akrabnya secara rutin menyisihkan sebagian rezekinya setiap bulan untuk menyantuni ratusan anak yatim dan warga kurang mampu di kawasan Asemrowo dan Krembangan Bhakti. Kegiatan sosial yang dipusatkan di Pasar Buah Tanjungsari 77 tersebut menjadi bukti bahwa roda ekonomi dan kepedulian sosial dapat berjalan berdampingan.
Bagi Haji Ali, keberadaan sebuah pusat perdagangan tidak boleh dilepaskan dari peran sosial terhadap lingkungan sekitar. Usaha yang bertumbuh sudah sepatutnya membawa dampak positif bagi warga di sekelilingnya.
"Alhamdulillah, kami masih diberi kesempatan untuk berbagi. Ini bukan soal besar atau kecilnya bantuan, tetapi bagaimana kita bisa hadir dan memberikan manfaat untuk warga, khususnya anak-anak yatim piatu dan kaum dhuafa," ujar Haji Ali, Sabtu (12/9/2026).
Ia menegaskan bahwa agenda sosial ini bukan kegiatan insidental, melainkan komitmen bulanan yang terus dijaga secara berkelanjutan.
"Kami ingin Pasar Buah Tanjungsari 77 bukan hanya menjadi tempat orang mencari kebutuhan sehari-hari, tetapi juga bisa ikut memberikan manfaat bagi masyarakat," imbuhnya.
Pada kegiatan kali ini, suasana kebersamaan dan kehangatan begitu terasa. Sebanyak 75 anak yatim piatu menerima bantuan berupa uang tunai, sementara 170 warga kurang mampu mendapatkan paket sembako seperti beras.
"Tiap bulan rutin kami adakan santunan untuk wilayah Asemrowo. Karena kami ada usaha di wilayah ini, ada rezeki yang memang harus kami salurkan untuk warga sekitar. Ini juga bentuk dukungan penuh kami terhadap program Pak Wali Kota Surabaya, khususnya Kampung Pancasila," terang Haji Ali.
Langkah konsisten tersebut mendapat apresiasi hangat dari para tokoh masyarakat setempat. Ketua RW 04 Asemrowo, Hj. Nuraini, menilai kepedulian Haji Ali sangat nyata terasa dan menyentuh langsung kebutuhan warga.
"Beliau (H. Ali, red) sangat luar biasa perhatiannya kepada warga sekitar, terutama bagi warga kurang mampu dan anak-anak yatim piatu. Kegiatan ini hampir setiap bulan ada. Tidak hanya santunan, kegiatan keagamaan di masjid, anak-anak Karang Taruna, dan kegiatan sosial lainnya selalu beliau support," ungkap Hj. Nuraini.
Senada dengan Hj. Nuraini, Ketua RW 02 Krembangan Bhakti, Mochamad Ilham Ramadhani, turut menyampaikan rasa terima kasihnya.
Menurut Ilham, aksi sosial ini adalah cerminan sempurna dari konsep Kampung Pancasila yang digagas Pemerintah Kota Surabaya.
"Abah Ali atau Haji Ali ini juga warga Krembangan Bhakti. Beliau rutin menyisihkan sedikit rezekinya hampir satu bulan sekali. Ini selaras dengan program Pak Wali Kota terkait Kampung Pancasila, di mana warga yang memiliki rezeki lebih dapat berbagi langsung dengan warga di lingkungannya sendiri. Bantuan ini sangat-sangat bermanfaat bagi warga kami," tutur Ilham. (*)
Editor : Irman