Wanita 28 Tahun Diduga Dianiaya hingga Mentalnya Terganggu

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Korban penganiayaan usai melapor ke Polsek Simokerto
Korban penganiayaan usai melapor ke Polsek Simokerto

i

SURABAYA- Diduga jadi korban penganiayaan antara juragan dan pembantunya, Faria Ulfa (28), akhirnya melapor ke Polisi.

Warga Jalan Donokerto Gang 11, Kelurahan Kapasan, kecamatan Simokerto Surabaya itu alami gangguan mental.

Keluarga dari korban Faria atau Ria dan Marnik tidak terima saudaranya diperlakukan seperti itu. "Kok sampai seperti itu, ini punya keluarga. Bukan seorang diri, jangan berbuat seenaknya," kata Marnik, pada Sabtu (21/1/2023) pagi.

Akibat kejadian itu, korban terlihat terganggu mentalnya. Korban ini bekerja pada Yeni, tidak lain majikannya sendiri, yang beralamat di jalan Kapasan dalam 1 Nomor 11 Surabaya.

Dugaannya, kejadian tersebut, bermula dari perselisihan kerja penataan belinjo di rumah Yeni, jalan Kapasan dalam Gg 1 Nomor 11 Surabaya. Sehingga Ria dipukul Rini yang juga teman kerjanya, pada Rabu (18/1/2023) siang.

"Dulu itu sebelum suami (Yeni) meninggal sudah berpesan jangan ada yang kerja disana, istri saya jahat," ujar salah satu warga sekitar.

Ia juga menyaksikan sendiri, saat itu Ria membeli buah dengan keadaan wajah babak belur. Saat ditanya, Ria mengatakan bahwa dirinya dipukul juragannya.

"Pada, Jumat (20/1/2023) pagi, korban kesini beli buah, saat ditanya soal wajahnya yang babak belur, dirinya menjawab katanya dipukuli juragannya," tambah warga.

Hal itu pun bukan diungkapkan oleh seorang saja, namun Ketua RT 1, RW 8 Kapasan Simokerto Surabaya, Mikel juga mengungkapkan bahwa Ria pernah di potong gundul oleh Juragannya sebelum Pandemi.

"Waktu itu sudah lama sebelum Pandemi rambutnya digunduli alasan ada kutu. Ya saya diamkan saja, karena anaknya kan mau saja. Seharusnya jangan digunduli itukan wanita, seharusnya dipotong laki ta bagaimana. Ya (Yeni) itu dikenal (jahat) oleh masyarakat," ungkap Mikel.

Terpisah, saat dikonfirmasi Yeni selaku bosnya Ria membantahnya kalau dirinya tidak melakukan hal itu. "Dia itu ta bawa ke tukang potong, bukan saya sendiri yang potong. Dia (Ria) ikut saya gajian Rp. 750 ribu," bantahnya.

Selain itu, atas informasi beredar bahwa Ria juga diduga pernah di siram Air panas oleh Yeni. Yeni juga membantahnya. "Siapa yang bilang, temukan saya. Ada buktinya gak," ujar Yeni dengan nada tinggi.

Atas kejadian ini, Ria melapor di Polsek Simokerto, Polrestabes Surabaya. Dengan Surat Laporan Nomor TBL-B/19/I/SPKT/POLSEK SIMOKERTO/POLRESTABES SURABAYA/POLDA JAWA TIMUR.(*)

Berita Terbaru

Jelang Nataru 2026-2027, PELNI Tebar Diskon Tiket 30 Persen, Kuota 414 Ribu Penumpang

Jelang Nataru 2026-2027, PELNI Tebar Diskon Tiket 30 Persen, Kuota 414 Ribu Penumpang

Sabtu, 24 Okt 2026 19:45 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 19:45 WIB

Diskon Tiket PELNI 30 Persen Resmi Dibuka, Warga Diminta Jangan Sampai Kehabisan Kuota…

RSUD dr Karneni Tulungagung  buka layanan CT Scan 128 Slice 

RSUD dr Karneni Tulungagung  buka layanan CT Scan 128 Slice 

Jumat, 23 Okt 2026 21:39 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 21:39 WIB

Teknologi itu memiliki 3 keunggulan diantaranya, resolusi yang tajam dan detail, dosis radiasi rendah serta memiiki kecepatan tinggi…

Dua Orang Ditangkap Polrestabes Surabaya di Peneleh, Bukan Dilepas : Jalani Rehabilitasi Bukan Dilepas 

Dua Orang Ditangkap Polrestabes Surabaya di Peneleh, Bukan Dilepas : Jalani Rehabilitasi Bukan Dilepas 

Jumat, 23 Okt 2026 21:33 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 21:33 WIB

SURABAYA- Satresnarkoba Polrestabes Surabaya memberikan klarifikasi terkait pemberitaan mengenai dugaan tangkap lepas terhadap dua orang  pria di kawasan …

Gerebek 3 THM Surabaya, Polisi Temukan 20 Orang Positif Narkoba, Station Tunjungan Disorot!

Gerebek 3 THM Surabaya, Polisi Temukan 20 Orang Positif Narkoba, Station Tunjungan Disorot!

Jumat, 23 Okt 2026 11:24 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 11:24 WIB

DIGEREBEK POLISI! 20 Orang Positif Narkoba di Tiga THM Surabaya, Station Tunjungan Jadi Sorotan…

Demo Mahasiswa di Depan Grahadi Berlangsung Kondusif, 11 Orang Diamankan Polisi

Demo Mahasiswa di Depan Grahadi Berlangsung Kondusif, 11 Orang Diamankan Polisi

Kamis, 22 Okt 2026 21:55 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 21:55 WIB

Polisi Bongkar Dugaan Penunggang Demo di Grahadi, 11 Orang Diamankan Sebelum Aksi Berakhir…

Cegah Penyalahgunaan NAPZA, OSB dan BNNK Surabaya Edukasi Karang Taruna Banyu Urip Wetan

Cegah Penyalahgunaan NAPZA, OSB dan BNNK Surabaya Edukasi Karang Taruna Banyu Urip Wetan

Kamis, 22 Okt 2026 20:34 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 20:34 WIB

Cegah Penyalahgunaan NAPZA, OSB dan BNNK Surabaya Edukasi Karang Taruna Banyu Urip Wetan…