Ancam Wartawan, Satpol PP Kenjeran Diduga Tebang Pilih Tindak PKL Suramadu

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Danru Satpol PP Kenjeran
Danru Satpol PP Kenjeran

i

SURABAYA - Seorang petugas Satpol PP Kecamatan Kenjeran Surabaya, diduga Ngawur dan terkesan menjadi provokator antar pedagang di wilayah area jembatan Suramadu Kota Surabaya.

Pasalnya, seorang petugas Pol PP yang bernama Amin selaku Komandan Regu (Danru) mengancam akan mengadu domba wartawan dan pedagang, saat disinggung pertanyaan oleh wartawan atas tindakannya yang tidak merata kepada semua PKL di wilayah kecamatan Kenjeran Surabaya.

Sehingga tindakan tersebut terkesan tebang pilih dalam bertindak ke Pedagang Kaki Lima (PKL) sekitar jembatan Suramadu. "Oh...tetap buka (warung tepi pantai diatas batu-batu) kayaknya, sampean nanti ta adu juga sama sana ya," ujar Amin, pada Minggu (5/3/2023) dini hari.

Amin bersama anggotanya, saat di lokasi melakukan himbauan kepada para PKL untuk segera tutup. "Saya punya aturan sampean ikuti saja, saya perintah pak camat, tadi pak camat ada disebelah (sisi timur area jembatan Suramadu)," kata Amin, bahwa pelaksanaan tugasnya atas perintah dari camat untuk melakukan himbauan tutup ke PKL Lesehan Suramadu saja.

Terpisah, Andik selaku Ketua Paguyupan PKL Lesehan Suramadu mengatakan bahwa tindakan petugas tersebut tidaklah merata. "Aturan pembatasan jam operasional berjualan hanya diterapkan disisi timur dan barat jembatan Suramadu saja, tidak semuanya. Kalau dibatasi jam berjualannya silahkan semuanya, termasuk semua di wilayah kecamatan Kenjeran," katanya.

Dengan adanya hal tersebut, membuat para PKL Lesehan Suramadu bingung. "Kami ini pedagang kopi yang bongkar pasang bukan permanen. Kok sini saja yang di obok-obok, Kan masih banyak wilayah Kenjeran warga warkop secara permanen," pungkasnya.

Sebelumnya, ada aturan pembatasan jam berjualan diterapkan oleh pihak kecamatan Kenjeran Surabaya, melalui Surat pemberitahuan nomor: 000.1.10/0378/436.9.12/2023, yang dikirim pada tanggal 20 Februari 2023.

Dalam surat itu yang tertulis jam operasional untuk musik pukul 24.00 Wib di matikan, aktivitas berjualan pukul 01.00 Wib, semua pramusaji harus berpakaian rapi dan sopan, dilarang berjualan minuman keras (Miras) beralkohol dan semua PKL berkewajiban menjaga kebersihan setelah aktivitas berjualan.

Pada Kamis (23/2/2023) pagi, saat ditemui Yuri menjanjikan bahwa kedepannya akan diadakan pertemuan bersama Tiga Pilar Kenjeran terkait jam operasional PKL di wilayah jembatan Suramadu.

“Terkait jam operasional kita duduk bareng, saya undang pak Kapolsek dan pak Danramil,” terangnya.

Pada bulan Maret tahun 2022 lalu, Walikota Surabaya Eri Cahyadi dalam program Padat Karya, saat itu Eri berharap pihak jajaran Pemkot Surabaya, memberikan perhatian khusus untuk PKL. Karena menurutnya, PKL adalah bagian perekonomian Surabaya.

"Mereka adalah pejuang-pejuang tangguh dalam melewati masa pandemi ini," terangnya.

Tujuannya menggerakkan kembali roda perekonomian Kota Pahlawan, yang selama pandemi Covid-19 mengalami penurunan yang sangat signifikan.

Salah satu sektor yang bakal digerakkan dan diyakini bakal mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar itu, adalah pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).(*)

Berita Terbaru

HUT ke-2 RS Kemenkes Surabaya, Perkuat Layanan Stroke untuk Tekan Risiko Kematian dan Kecacatan

HUT ke-2 RS Kemenkes Surabaya, Perkuat Layanan Stroke untuk Tekan Risiko Kematian dan Kecacatan

Senin, 07 Sep 2026 15:21 WIB

Senin, 07 Sep 2026 15:21 WIB

RS Kemenkes Surabaya: Ajak Masyarakat Deteksi Dini Stroke Lewat Program CKG…

Ratusan Creator dan Puluhan Brand “Banjiri” Surabaya, Superstar Affiliate Revolution Buka Jalan Raup Cuan dari Affiliate

Ratusan Creator dan Puluhan Brand “Banjiri” Surabaya, Superstar Affiliate Revolution Buka Jalan Raup Cuan dari Affiliate

Minggu, 06 Sep 2026 22:15 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 22:15 WIB

700+ Creator dan 50+ Brand Meriahkan Superstar Affiliate Revolution di Surabaya, Peluang Cuan Digital Makin Terbuka…

Bermula dari Mimpi, Jadi Rumah Para Talenta! Kisah Rhema Kartika Sari Bangun LS Model School Ponorogo

Bermula dari Mimpi, Jadi Rumah Para Talenta! Kisah Rhema Kartika Sari Bangun LS Model School Ponorogo

Jumat, 04 Sep 2026 21:35 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 21:35 WIB

Dari Catwalk ke Pembentukan Karakter, Rhema Kartika Sari Bangun LS Model School Sejak 2010…

KULTUR BARU GBT: Saat Lipstik Implora Nampang di Jersey Persebaya dan Rayakan Suara Bonita

KULTUR BARU GBT: Saat Lipstik Implora Nampang di Jersey Persebaya dan Rayakan Suara Bonita

Jumat, 04 Sep 2026 21:25 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 21:25 WIB

Logo Implora kini menempel megah di jersey Green Force, membawa pesan kuat bahwa perempuan punya ruang sejajar di arena bal-balan.…

Bukan Sekadar Gaya, Ghataka Radysca Buktikan Talenta Muda Ponorogo Bisa Berprestasi

Bukan Sekadar Gaya, Ghataka Radysca Buktikan Talenta Muda Ponorogo Bisa Berprestasi

Jumat, 04 Sep 2026 19:30 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 19:30 WIB

Masih 16 Tahun, Ghataka Radysca Sabet Dua Juara 1 di Dunia Modeling…

Usia 13 Tahun, Titah Wening Sabet Sejumlah Prestasi Modeling dan Jadi Duta Hijab Cilik Indonesia

Usia 13 Tahun, Titah Wening Sabet Sejumlah Prestasi Modeling dan Jadi Duta Hijab Cilik Indonesia

Jumat, 04 Sep 2026 16:33 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 16:33 WIB

Memiliki nama lengkap Titah Wening dan akrab disapa Wening, siswi kelas 7 SMP tersebut mulai serius mengasah potensinya melalui dunia modeling.…