Bujuk, ada di Pasarean Batu Ampar 6 Makam Wali Allah

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bujuk, di Pasarean Batu Ampar Pamekasan
Bujuk, di Pasarean Batu Ampar Pamekasan

i

PAMEKASAN- Dalam rangka Hari Bhayangkara yang ke 77 tahun 2023, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menggelar program revitalisasi situs budaya atau agama di seluruh wilayah Indonesia.

Diantara situs religi yang mendapat perhatian dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo adalah Pasarean Batu Ampar, Desa Pangbatok, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jumat 23 Juni 2023.

Di Pasarean Batu Ampar itu terdapat 6 makam aulia atau Wali Allah yang dalam Bahasa Madura disebut Bujuk.

Di antaranya makam Syekh Abdul Manan (Bujuk Kosambi), Syekh Basyaniyah (Bujuk Tumpeng), Syekh Abu Syamsudin (Bujuk Lattong), Syekh Husen, Syekh Moh. Romli dan Syekh Damanhuri.

Kapolres Pamekasan, AKBP Satria Permana mengatakan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke 77 ini menggagas program nasional, yaitu revitalisasi situs budaya atau agama.

Salah satu revitalisasi situs budaya atau agama yang terpilih ini adalah Pasarean Batu Ampar.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan tokoh masyarakat dan keluarga besar Pasarean Batu Ampar mengenai revitalisiasi situs budaya atau agama yang akan dikerjakan Polres Pamekasan di tempat situs agama tersebut.

Menurut Kapolres Pamekasan, ada dua aspek yang akan dikerjakan Polres Pamekasan untuk merealisasikan program revitalisasi situs budaya atau agama di Pasarean Batu Ampar itu.

“Ada dua aspek yang kita kerjakan untuk realisasi program revitalisasi meliputi revitalisasi fisik dan ekonomi,”ujar AKBP Satria.

Aspek fisik, kata AKBP Satria dengan melaksanakan bakti sosial, dan kerja bakti bersih-bersih di area Pasarean Batu Ampar.

Selain itu, Polres Pamekasan juga akan melakukan pengecatan di area Pasarean Batu Ampar tersebut.

Ada beberapa lokasi yang dilakukan pengecatan oleh Polres Pamekasan mulai dari Gapura pintu masuk Pasarean Batu Ampar, tempat parkir, pengecatan tembok keliling makam, dan pengecatan toilet umum.

"Ada juga beberapa tempat lain yang diajukan oleh pihak keluarga Pesarean Batu Ampar untuk dicat," ujarnya.

Sedangkan dari aspek ekonomi, kata AKBP Satria Permana di area Pasarean Batu Ampar ini banyak warga setempat yang membuka usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Berdasarkan catatan dia, ada sekitar 100 lapak UMKM yang berjualan di area Pasarean Batu Ampar ini.

Nantinya, Polres Pamekasan akan memberikan bantuan 5 Gerobak Bhayangkara dan 5 tenda untuk pelaku UMKM tersebut.

Harapannya dengan diberikannya bantuan perangkat UMKM tersebut bisa menambah perputaran perekonomian bagi warga sekitar.

"Nanti akan diberikan kepada pedagang yang sudah kami sesuaikan dengan permintaan dari pihak keluarga besar Pasarean Batu Ampar," beber AKBP Satria Permana.

Selain itu, dari keluarga besar Pasarean Batu Ampar juga merencanakan revitalisasi di area makam utama dengan bantuan dari para tokoh.

Revitalisasi di area makam utama ini dengan memindah atau merelokasi ruang sekretariat dan merenovasi toilet wanita.

Menurut Kapolres berambut klimis itu, revitalisasi ini diterapkan terhadap seluruh situs budaya atau agama yang diakui di Indonesia.

Tujuan utamanya adalah merawat kebhinekaan.Selain itu, juga untuk melestarikan situs budaya atau agama tersebut agar tetap eksis.

"Kemudian ada pesan glorifikasikan revitalisasi ini supaya khalayak utamanya kaum muda juga tergerak, bahwa di tempat daerah tempat tinggal mereka punya situs bersejarah yang perlu dilestarikan,"pungkas AKBP Satria. (debora)

Berita Terbaru

Bermula dari Mimpi, Jadi Rumah Para Talenta! Kisah Rhema Kartika Sari Bangun LS Model School Ponorogo

Bermula dari Mimpi, Jadi Rumah Para Talenta! Kisah Rhema Kartika Sari Bangun LS Model School Ponorogo

Jumat, 04 Sep 2026 21:35 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 21:35 WIB

Dari Catwalk ke Pembentukan Karakter, Rhema Kartika Sari Bangun LS Model School Sejak 2010…

KULTUR BARU GBT: Saat Lipstik Implora Nampang di Jersey Persebaya dan Rayakan Suara Bonita

KULTUR BARU GBT: Saat Lipstik Implora Nampang di Jersey Persebaya dan Rayakan Suara Bonita

Jumat, 04 Sep 2026 21:25 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 21:25 WIB

Logo Implora kini menempel megah di jersey Green Force, membawa pesan kuat bahwa perempuan punya ruang sejajar di arena bal-balan.…

Bukan Sekadar Gaya, Ghataka Radysca Buktikan Talenta Muda Ponorogo Bisa Berprestasi

Bukan Sekadar Gaya, Ghataka Radysca Buktikan Talenta Muda Ponorogo Bisa Berprestasi

Jumat, 04 Sep 2026 19:30 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 19:30 WIB

Masih 16 Tahun, Ghataka Radysca Sabet Dua Juara 1 di Dunia Modeling…

Usia 13 Tahun, Titah Wening Sabet Sejumlah Prestasi Modeling dan Jadi Duta Hijab Cilik Indonesia

Usia 13 Tahun, Titah Wening Sabet Sejumlah Prestasi Modeling dan Jadi Duta Hijab Cilik Indonesia

Jumat, 04 Sep 2026 16:33 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 16:33 WIB

Memiliki nama lengkap Titah Wening dan akrab disapa Wening, siswi kelas 7 SMP tersebut mulai serius mengasah potensinya melalui dunia modeling.…

Bukan Sekadar Cantik, Nasya Syakeela Sabet Segudang Prestasi dan Jadi Duta Anak Prestasi Jatim

Bukan Sekadar Cantik, Nasya Syakeela Sabet Segudang Prestasi dan Jadi Duta Anak Prestasi Jatim

Jumat, 04 Sep 2026 14:56 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 14:56 WIB

Talenta muda asal Ponorogo tersebut berhasil mencuri perhatian melalui berbagai pencapaian di dunia modeling, beauty pageant hingga seni…

Masuk Musim Ke-10, Persebaya & AZA Rilis Player Issue Jersey 26/27 "100% Made in Indonesia"

Masuk Musim Ke-10, Persebaya & AZA Rilis Player Issue Jersey 26/27 "100% Made in Indonesia"

Jumat, 04 Sep 2026 10:53 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 10:53 WIB

Secara teknologi, jersey ini dibekali Anti-UV, Anti-Odor, dan Quick Dry. Tiga fitur ini menjaga pemain tetap nyaman, terlindungi, dan cepat kering…