Pelaku Usaha UMKM Surabaya Wajib Memiliki Sertifikasi Halal

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah Satu Pelaku Usaha UMKM di Pasar Atum Sudah Sertifikasi Halal
Salah Satu Pelaku Usaha UMKM di Pasar Atum Sudah Sertifikasi Halal

i

SURABAYA-Kesadaran pelaku UMKM untuk mengurus sertifikasi halal di Surabaya cukup tinggi. Perharinya pengajuan bisa mencapai puluhan sertifikasi.

Seperti diketahui bersama pemerintah pusat telah mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 39 Tahun 2021 tentang kewajiban sertifikasi halal bagi pedagang makanan dan minuman. Masa penahapan pertama kewajiban sertifikat halal berakhir pada 17 Oktober 2024.Namun demikian, kebijakan sertifikasi halal untuk seluruh UMKM Indonesia akhirnya ditunda hingga 2026. Penundaan ini karena pemerintah pusat menilai jangka waktu tidak cukup untuk dilakukan sertifikasi halal bagi seluruh UMKM.

Pemkot Surabaya mencatat sudah ada sekitar 19 ribu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) kategori makanan dan minuman (mamin) di Kota Surabaya sudah bersertifikasi halal.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan (Dinkopdag) Kota Surabaya, Dewi Soeriyawati mencatat jumlah UMKM di Kota Pahlawan mencapai 150 ribu. Jumlah tersebut, terdiri dari berbagai jenis UMKM, mulai makanan dan minuman, craft hingga fashion.

“UMKM kita ada 150 ribuan. Tapi kalau untuk makanan yang sudah bersertifikasi (halal) kemarin ada sekitar 19 ribu UMKM,” kata Dewi.

Monna Viterra Yulia Pendamping Proses Halal (PPH) di Kota Surabaya menyampaikan jika untuk urusan legalitas halal merupakan kewajiban semua pelaku usaha. Karena untuk menjamin apa yang dikonsumsi masyarakat Indonesia benar halal untuk menuju pasar halal internasional.

“Program ini memang program pemerintah. Untuk menjadi pasar global halal internasional,” ujarnya, Kamis (11/7).

Menurut dia kesadaran pelaku UMKM di Surabaya untuk mengurus sertifikasi halal cukup tinggi. “Cukup banyak. Antusiasme pemilik usaha sangat responsif sehari bisa 10-20 orang pengajuannya,” beber dia.Dan untuk mengurus sertifikasi halal ini kata Yulia di jamin cepat. “Menurut saya sangat mudah untuk Bubur Sigkawang dua minggu sudah terbit,” tegas dia.

Prosedurnya adalah dengan menyiapkan produk yang disiapkan untuk halal. “Setelah itu kami melakukan survey bahwa UKM ini benar ada produk, lapak dan bahan bakunya memang pasti halal,” imbuhnya.

Sementara itu bagi Norri Koesmita mengurus sertifikasi halal di produk makanan yang dia jual sangat lah penting. Apalagi di pasar biasanya produk makanan halal dan non halal terjual secara bebas.

“Untuk kelengkapan izin. Untuk izin kita perlu sertifikasi halal pada umumnya. Untuk UMKM apalagi di Pasar Atom kan ada makanan non halal, maka kita untuk meyakinkan masyarakat untuk membeli bahwa kita halal,” kata Owner Bubur Ikan Singkawang A NGO ini.

Dia menambahkan mengurusnya juga cukup mudah dan tidak sulit. “Semoga UMKM bisa sosialisasi juga. Biar sama maju berkembang dengan adanya ini kan Muslim yakin halal makanan yang kita sajikan,” pungkas dia. (irm)

Berita Terbaru

Bermula dari Mimpi, Jadi Rumah Para Talenta! Kisah Rhema Kartika Sari Bangun LS Model School Ponorogo

Bermula dari Mimpi, Jadi Rumah Para Talenta! Kisah Rhema Kartika Sari Bangun LS Model School Ponorogo

Jumat, 04 Sep 2026 21:35 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 21:35 WIB

Dari Catwalk ke Pembentukan Karakter, Rhema Kartika Sari Bangun LS Model School Sejak 2010…

KULTUR BARU GBT: Saat Lipstik Implora Nampang di Jersey Persebaya dan Rayakan Suara Bonita

KULTUR BARU GBT: Saat Lipstik Implora Nampang di Jersey Persebaya dan Rayakan Suara Bonita

Jumat, 04 Sep 2026 21:25 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 21:25 WIB

Logo Implora kini menempel megah di jersey Green Force, membawa pesan kuat bahwa perempuan punya ruang sejajar di arena bal-balan.…

Bukan Sekadar Gaya, Ghataka Radysca Buktikan Talenta Muda Ponorogo Bisa Berprestasi

Bukan Sekadar Gaya, Ghataka Radysca Buktikan Talenta Muda Ponorogo Bisa Berprestasi

Jumat, 04 Sep 2026 19:30 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 19:30 WIB

Masih 16 Tahun, Ghataka Radysca Sabet Dua Juara 1 di Dunia Modeling…

Usia 13 Tahun, Titah Wening Sabet Sejumlah Prestasi Modeling dan Jadi Duta Hijab Cilik Indonesia

Usia 13 Tahun, Titah Wening Sabet Sejumlah Prestasi Modeling dan Jadi Duta Hijab Cilik Indonesia

Jumat, 04 Sep 2026 16:33 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 16:33 WIB

Memiliki nama lengkap Titah Wening dan akrab disapa Wening, siswi kelas 7 SMP tersebut mulai serius mengasah potensinya melalui dunia modeling.…

Bukan Sekadar Cantik, Nasya Syakeela Sabet Segudang Prestasi dan Jadi Duta Anak Prestasi Jatim

Bukan Sekadar Cantik, Nasya Syakeela Sabet Segudang Prestasi dan Jadi Duta Anak Prestasi Jatim

Jumat, 04 Sep 2026 14:56 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 14:56 WIB

Talenta muda asal Ponorogo tersebut berhasil mencuri perhatian melalui berbagai pencapaian di dunia modeling, beauty pageant hingga seni…

Masuk Musim Ke-10, Persebaya & AZA Rilis Player Issue Jersey 26/27 "100% Made in Indonesia"

Masuk Musim Ke-10, Persebaya & AZA Rilis Player Issue Jersey 26/27 "100% Made in Indonesia"

Jumat, 04 Sep 2026 10:53 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 10:53 WIB

Secara teknologi, jersey ini dibekali Anti-UV, Anti-Odor, dan Quick Dry. Tiga fitur ini menjaga pemain tetap nyaman, terlindungi, dan cepat kering…