Gasak Puluhan Motor, 42 Tersangka Curanmor di Surabaya Diringkus Polisi

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Surabaya,Seputarindonesia.net - Jajaran Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya berhasil mengungkap puluhan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dalam operasi intensif selama dua bulan terakhir, yakni Oktober hingga November 2025. Total 43 kasus berhasil dibongkar dengan menangkap 42 tersangka, delapan di antaranya merupakan residivis.​Pengumuman capaian signifikan ini disampaikan langsung oleh Polrestabes Surabaya melalui konferensi pers resmi, menegaskan komitmen mereka untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kota Pahlawan.​Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Dr. Luthfie Sulistiawan, S.I.K., M.H., M.Si., dengan tegas menyatakan perang terhadap kejahatan jalanan.

​“Kami tegaskan, seluruh jajaran Polrestabes Surabaya tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan jalanan, terutama curanmor yang kerap meresahkan masyarakat. Kami akan terus berupaya membuat wilayah hukum Kota Surabaya tetap kondusif,” ujar Kombes Pol. Luthfie.

​Selama periode dua bulan, Polrestabes bersama Satreskrim dan Polsek jajaran berhasil meringkus 42 tersangka. Mereka terdiri dari 40 laki-laki (termasuk satu anak di bawah umur) dan 2 perempuan.

​Mayoritas motif para pelaku didorong oleh faktor ekonomi. Sementara itu, modus operandi yang paling dominan adalah perusakan kunci kendaraan, tercatat pada 41 kasus—diduga kuat menggunakan kunci T atau sejenisnya. Hanya 2 kasus di antaranya terjadi karena korban meninggalkan kunci menempel di sepeda motor.

​Dalam pengungkapan ini, petugas mengamankan sejumlah barang bukti penting, antara lain:​17 unit motor hasil curian.​16 buah STNK dan BPKB.​Peralatan kejahatan, seperti anak kunci, kunci letter T, kunci palsu, hingga telepon seluler yang digunakan untuk menunjang aksi.​Data Satreskrim juga memetakan pola kejadian dengan tingkat kerawanan tinggi yang perlu diwaspadai warga.

Area permukiman menjadi lokasi paling rawan dengan 31 kasus, disusul area pertokoan dan kantor.

​Para tersangka dijerat dengan Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pencurian dengan Pemberatan. Pasal ini mengatur pencurian yang dilakukan lebih dari satu orang, di malam hari, atau dengan perusakan kunci.

​Ancaman hukuman maksimal bagi para pelaku mencapai 9 tahun penjara. Barang bukti yang disita akan menjadi bagian krusial dalam proses hukum untuk memastikan para tersangka mempertanggungjawabkan perbuatannya.​Kapolrestabes Kombes Pol. Luthfie kembali mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan.

​“Jangan pernah memarkir kendaraan sembarangan, selalu gunakan kunci ganda atau pengaman tambahan, dan yang paling penting, jangan pernah meninggalkan kunci menempel di motor. Peran aktif masyarakat sangat penting. Segera lapor Polisi apabila mengalami atau mengetahui pelaku curanmor,” tutupnya.

Berita Terbaru

Usai Ditangkap Kasus Sabu, Ronzah Adenin Eks Cak Surabaya 2019 Disorot, Perempuan Mengaku Dimanfaatkan karena Utang

Usai Ditangkap Kasus Sabu, Ronzah Adenin Eks Cak Surabaya 2019 Disorot, Perempuan Mengaku Dimanfaatkan karena Utang

Sabtu, 17 Okt 2026 16:50 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 16:50 WIB

Eks Cak Surabaya 2019 Ronzah Adenin Ditangkap Kasus Sabu, Kini Muncul Pengakuan Perempuan soal Dugaan Pelecehan Berkedok Utang…

Pernah Jadi Duta Lalu Lintas, Ronzah Adenin Ditangkap Polisi Terkait Dugaan Kepemilikan Sabu

Pernah Jadi Duta Lalu Lintas, Ronzah Adenin Ditangkap Polisi Terkait Dugaan Kepemilikan Sabu

Sabtu, 17 Okt 2026 08:47 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 08:47 WIB

Kasat Narkoba Tanjung Perak Benarkan Penangkapan Alumni Cak dan Ning 2019, Satu Poket Sabu Diamankan…

Midea Perkuat Pasar Surabaya, Kenalkan Inovasi AI SMART MASTER Lewat Kampanye #JujurSebagusItu

Midea Perkuat Pasar Surabaya, Kenalkan Inovasi AI SMART MASTER Lewat Kampanye #JujurSebagusItu

Jumat, 16 Okt 2026 22:05 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 22:05 WIB

Midea Bidik Pasar Jawa Timur, Andalkan Teknologi Pintar dan Layanan Purna Jual…

Diduga Terseret Kasus Narkoba, Alumni Cak dan Ning 2019 Jadi Sorotan, Salah satu Anggota Buka Suara

Diduga Terseret Kasus Narkoba, Alumni Cak dan Ning 2019 Jadi Sorotan, Salah satu Anggota Buka Suara

Jumat, 16 Okt 2026 19:56 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 19:56 WIB

Polres Tanjung Perak Dikabarkan Tangani Kasus Narkoba yang Seret Alumni Cak dan Ning 2019…

Rutan Kelas I Surabaya Gencarkan Razia Blok Hunian, Antisipasi Peredaran HP Ilegal dan Narkoba

Rutan Kelas I Surabaya Gencarkan Razia Blok Hunian, Antisipasi Peredaran HP Ilegal dan Narkoba

Jumat, 16 Okt 2026 13:46 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 13:46 WIB

Operasi penggeledahan dipimpin langsung Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, bersama personel Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR)…

Pledoi Dirut BPI Santoso Utomo Tjioe: Tak Ada Mens Rea, Kuasa Hukum Minta Pidana Percobaan

Pledoi Dirut BPI Santoso Utomo Tjioe: Tak Ada Mens Rea, Kuasa Hukum Minta Pidana Percobaan

Kamis, 15 Okt 2026 20:36 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 20:36 WIB

Kuasa hukum Santoso, Edward Raimond, menegaskan bahwa perkara yang menjerat kliennya tidak semestinya hanya dilihat dari adanya kekeliruan…