Gapasdap Soroti Perbedaan Data Manifes, Dorong Pembenahan Sistem Tiket dan Pengawasan Pelabuhan

author HBSI

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYA, seputarindonesia.net – Persoalan perbedaan antara data manifes dengan jumlah penumpang yang sebenarnya berada di kapal penyeberangan kembali mendapat perhatian serius dari Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Gapasdap).

Organisasi yang menaungi para operator kapal penyeberangan tersebut menilai ketidaksesuaian data manifes tidak bisa serta-merta dibebankan kepada perusahaan pelayaran. Ada sejumlah faktor yang dinilai turut memengaruhi, mulai dari sistem penjualan tiket, proses check in, hingga pengawasan akses di kawasan pelabuhan.

Ketua Bidang Usaha dan Tarif DPP Gapasdap, Rakhmatika Ardianto, mengatakan salah satu persoalan mendasar terletak pada sistem tiket kendaraan yang berlaku saat ini.

Menurutnya, satu kendaraan tetap dikenakan satu tiket meskipun jumlah orang yang berada di dalam kendaraan berbeda-beda.

“Kalau sekarang satu mobil penumpangnya satu orang atau lima orang, tarifnya tetap satu kendaraan. Dulu sebelum KM 58 Tahun 2003, setiap penumpang memiliki tiket sendiri sehingga jumlah penumpang bisa diketahui secara pasti,” ujar Rakhmatika.

Karena itu, Gapasdap mengusulkan penerapan kembali sistem one person one ticket. Sistem tersebut dinilai dapat membantu memastikan setiap orang yang melakukan perjalanan penyeberangan tercatat secara individual.

Dengan pendataan yang lebih rinci, jumlah penumpang di atas kapal diharapkan dapat diketahui secara akurat dan meminimalkan terjadinya perbedaan antara kondisi aktual dengan manifes.

Selain persoalan regulasi tiket, Rakhmatika juga menyinggung sistem penjualan tiket yang masih melibatkan agen di luar kawasan pelabuhan. Menurutnya, tanpa integrasi data dan pengawasan yang kuat, mekanisme tersebut dapat menjadi salah satu celah munculnya ketidaksesuaian data.

Persoalan lainnya adalah tahapan check in yang saat ini berada dalam kewenangan operator pelabuhan. Dalam proses tersebut, perusahaan pelayaran berada pada posisi akhir sebelum penumpang dan kendaraan masuk ke kapal.

“Perusahaan pelayaran berada di posisi terakhir. Ketika proses bongkar muat berlangsung, waktu yang tersedia sangat terbatas sehingga kami tidak selalu bisa mendeteksi secara detail apabila ada ketidaksesuaian data,” jelasnya.

Gapasdap juga menyoroti pentingnya sterilisasi kawasan pelabuhan. Menurut Rakhmatika, masih terdapat sejumlah akses yang memungkinkan orang keluar masuk tanpa melalui mekanisme pendataan secara maksimal.

Kondisi ini dinilai berpotensi terjadi ketika seseorang masuk bersama kendaraan besar, termasuk truk, sehingga keberadaannya tidak seluruhnya tercatat dalam sistem penumpang.

“Masih banyak pintu di pelabuhan yang belum steril. Orang bisa keluar masuk, bahkan ikut kendaraan tertentu tanpa terdeteksi. Ini yang harus diperbaiki agar semua penumpang benar-benar tercatat,” katanya.

Rakhmatika menegaskan, ketepatan data manifes bukan sekadar persoalan administrasi. Data tersebut memiliki peran penting dalam menjamin keselamatan pelayaran, termasuk untuk mengetahui kapasitas kapal dan memudahkan proses penanganan apabila terjadi situasi darurat.

Ketidaksesuaian jumlah penumpang juga dapat menyulitkan proses evakuasi ketika terjadi kecelakaan di tengah perjalanan.

Namun demikian, perusahaan pelayaran kerap menjadi pihak yang pertama disorot ketika ditemukan perbedaan antara data manifes dengan jumlah penumpang di lapangan.

“Kalaupun tidak terjadi kelebihan penumpang, ketika jumlah penumpangnya tidak jelas maka perusahaan pelayaran yang sering disalahkan. Padahal ada banyak faktor yang memengaruhi akurasi data tersebut,” tutur Rakhmatika.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Gapasdap mendorong adanya evaluasi secara menyeluruh terhadap sistem pelayanan angkutan penyeberangan. Pembenahan dinilai perlu dilakukan dari hulu hingga hilir, mulai dari aturan tiket, sistem penjualan, mekanisme check in, hingga pengamanan akses di kawasan pelabuhan.

Menurutnya, peningkatan akurasi manifes membutuhkan kerja sama seluruh pihak yang terlibat dalam ekosistem transportasi penyeberangan.

“Setiap titik yang berpotensi menimbulkan perbedaan data harus dianalisis dan diperbaiki bersama. Kalau sistem pendukungnya baik, maka data manifes juga akan jauh lebih akurat,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Wamenperin Dorong Industri Olahan Laut Surabaya Tancap Gas, Ekspor PT BMI Tembus 35 Ribu Ton per Tahun

Wamenperin Dorong Industri Olahan Laut Surabaya Tancap Gas, Ekspor PT BMI Tembus 35 Ribu Ton per Tahun

Kamis, 27 Agu 2026 16:22 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 16:22 WIB

Wamenperin Dorong Industri Olahan Laut Surabaya Tancap Gas, Ekspor PT BMI Tembus 35 Ribu Ton per Tahun…

Ditpolairud Polda Jatim Periksa 22 Saksi Ungkap Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II

Ditpolairud Polda Jatim Periksa 22 Saksi Ungkap Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II

Kamis, 27 Agu 2026 12:01 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 12:01 WIB

Ditpolairud Polda Jatim Periksa 22 Saksi Ungkap Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II…

Ditpolairud Polda Jatim Evakuasi Jenazah Pria yang Ditemukan Mengapung di Perairan Jamrud Utara

Ditpolairud Polda Jatim Evakuasi Jenazah Pria yang Ditemukan Mengapung di Perairan Jamrud Utara

Kamis, 27 Agu 2026 07:29 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 07:29 WIB

Ditpolairud Polda Jatim Evakuasi Jenazah Pria yang Ditemukan Mengapung di Perairan Jamrud Utara…

DLU Tanjung Perak Edukasi Mitra Ekspedisi Soal Muatan Berbahaya Demi Keselamatan Pelayaran

DLU Tanjung Perak Edukasi Mitra Ekspedisi Soal Muatan Berbahaya Demi Keselamatan Pelayaran

Kamis, 27 Agu 2026 07:20 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 07:20 WIB

DLU Tanjung Perak Edukasi Mitra Ekspedisi Soal Muatan Berbahaya Demi Keselamatan Pelayaran…

Satlantas Polrestabes Surabaya Pastikan Pengemudi Outlander Maut Ditahan

Satlantas Polrestabes Surabaya Pastikan Pengemudi Outlander Maut Ditahan

Senin, 24 Agu 2026 19:56 WIB

Senin, 24 Agu 2026 19:56 WIB

Satlantas Polrestabes Surabaya Pastikan Pengemudi Outlander Maut Ditahan…

Tumpas Narkoba Semeru 2026, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Amankan 1 Kilogram Sabu dan 27 Pelaku

Tumpas Narkoba Semeru 2026, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Amankan 1 Kilogram Sabu dan 27 Pelaku

Senin, 24 Agu 2026 13:09 WIB

Senin, 24 Agu 2026 13:09 WIB

Tumpas Narkoba Semeru 2026, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Amankan 1 Kilogram Sabu dan 27 Pelaku…