Komplotan Pengeroyok Viral di Karah Surabaya Tertangkap, Berawal dari Pesta Miras dan Konvoi Cari Mangsa

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

​Surabaya,Seputarindonesia.net - Tim gabungan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Surabaya bergerak cepat mengakhiri keresahan warga kota setelah berhasil menciduk delapan pelaku pengeroyokan brutal yang videonya viral di media sosial. Aksi sadis ini terjadi di Jalan Karah, Surabaya, pada Sabtu dini hari (30/11/2025), sekitar pukul 02.00 WIB.

​Lima dari delapan pelaku yang ditetapkan sebagai tersangka dihadirkan dalam rilis kasus, sementara tiga tersangka lainnya yang masih di bawah umur tidak ditampilkan ke publik. Namun, drama pengejaran belum usai. Polisi kini memburu enam pelaku lain yang masih berkeliaran.​​Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Dr. Luthfie Sulistiawan, S.I.K., M.H., M.Si., memberikan ultimatum keras kepada buronan tersebut.

​“Saya minta kepada enam orang ini untuk menyerahkan diri ke kantor polisi terdekat. Kami akan terus melakukan pencarian sampai semuanya tertangkap,” tegas Kombes Pol Luthfie dalam konferensi pers, Jumat (5/12/2025).

​Polrestabes Surabaya memastikan penanganan kasus ini dilakukan dengan serius mengingat pola kejahatan jalanan dan pengeroyokan semacam ini kerap terjadi dan sangat meresahkan masyarakat.​​Kombes Pol Luthfie mengungkap bahwa kasus ini bermula dari pesta ulang tahun yang berujung pada kejahatan. Tersangka utama berinisial AGA (18) mengajak sekitar 30 rekan-rekannya berkumpul di lapangan Jalan Simo Hilir.

​“Di lokasi tersebut, sekitar 30 orang mengonsumsi 7 botol minuman keras jenis arak Bali mulai pukul 20.00 malam hingga tengah malam. Aktivitas tersebut membuat warga resah dan akhirnya membubarkan mereka,” jelasnya.

​Dalam kondisi teler akibat minuman keras, AGA lantas memimpin kelompoknya melakukan konvoi dengan niat mencari musuh atau lawan. Dalam perjalanan menuju kawasan Karah, kelompok ini sempat mencoba menyerang warga, namun gagal karena warga berhasil menyelamatkan diri ke dalam gang. ​Nahas, tak lama kemudian mereka berpapasan dengan korban yang melintas seorang diri. Tanpa ampun, korban langsung dihadang, dijatuhkan dari motor, lalu dikeroyok secara brutal oleh komplotan yang dipenuhi amarah dan pengaruh alkohol tersebut.​​Selain pengeroyokan, pelaku juga membawa kabur harta benda korban.

​“Motor korban dirampas dan dibawa kabur oleh tersangka berinisial UMR, yang kemudian menjual motor tersebut bersama rekannya HDR. Motor itu dijual melalui perantara bernama Erik seharga Rp3 juta,” tutur Kapolrestabes ​Kombes Pol Luthfie juga menekankan peran krusial orang tua dalam pencegahan kejahatan serupa.

​“Peran keluarga sangat penting. Kami mengimbau orang tua untuk selalu mengawasi pergaulan anak-anaknya agar kejadian seperti ini tidak terulang,” pesannya.

​Kini, para tersangka harus mempertanggungjawabkan perbuatan brutal mereka di mata hukum. Aparat terus memburu enam buronan sisanya untuk membersihkan Kota Surabaya dari aksi premanisme jalanan.

Berita Terbaru

Polisi Dalami Kematian Anak Down Syndrome di Surabaya, Dua Bocah Tetangga Diperiksa

Polisi Dalami Kematian Anak Down Syndrome di Surabaya, Dua Bocah Tetangga Diperiksa

Minggu, 18 Okt 2026 19:27 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 19:27 WIB

Tragedi di Rungkut! Bocah Down Syndrome Tewas, Polisi Periksa Dua Anak Tetangga…

Kapolri dan Para Kiai Sepuh Berkumpul di Tebuireng, Ziarah ke Makam Gus Dur Jadi Momentum Silaturahmi

Kapolri dan Para Kiai Sepuh Berkumpul di Tebuireng, Ziarah ke Makam Gus Dur Jadi Momentum Silaturahmi

Minggu, 18 Okt 2026 17:12 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 17:12 WIB

Dari Gus Kikin hingga Kiai Sepuh Kediri, Ini Momen Silaturahmi Kapolri di Tebuireng…

Usai Ditangkap Kasus Sabu, Ronzah Adenin Eks Cak Surabaya 2019 Disorot, Perempuan Mengaku Dimanfaatkan karena Utang

Usai Ditangkap Kasus Sabu, Ronzah Adenin Eks Cak Surabaya 2019 Disorot, Perempuan Mengaku Dimanfaatkan karena Utang

Sabtu, 17 Okt 2026 16:50 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 16:50 WIB

Eks Cak Surabaya 2019 Ronzah Adenin Ditangkap Kasus Sabu, Kini Muncul Pengakuan Perempuan soal Dugaan Pelecehan Berkedok Utang…

Pernah Jadi Duta Lalu Lintas, Ronzah Adenin Ditangkap Polisi Terkait Dugaan Kepemilikan Sabu

Pernah Jadi Duta Lalu Lintas, Ronzah Adenin Ditangkap Polisi Terkait Dugaan Kepemilikan Sabu

Sabtu, 17 Okt 2026 08:47 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 08:47 WIB

Kasat Narkoba Tanjung Perak Benarkan Penangkapan Alumni Cak dan Ning 2019, Satu Poket Sabu Diamankan…

Midea Perkuat Pasar Surabaya, Kenalkan Inovasi AI SMART MASTER Lewat Kampanye #JujurSebagusItu

Midea Perkuat Pasar Surabaya, Kenalkan Inovasi AI SMART MASTER Lewat Kampanye #JujurSebagusItu

Jumat, 16 Okt 2026 22:05 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 22:05 WIB

Midea Bidik Pasar Jawa Timur, Andalkan Teknologi Pintar dan Layanan Purna Jual…

Diduga Terseret Kasus Narkoba, Alumni Cak dan Ning 2019 Jadi Sorotan, Salah satu Anggota Buka Suara

Diduga Terseret Kasus Narkoba, Alumni Cak dan Ning 2019 Jadi Sorotan, Salah satu Anggota Buka Suara

Jumat, 16 Okt 2026 19:56 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 19:56 WIB

Polres Tanjung Perak Dikabarkan Tangani Kasus Narkoba yang Seret Alumni Cak dan Ning 2019…