Surabaya Kembali Jadi Titik Awal Honda DBL 2026-2027, Kompetisi Basket Pelajar Hadir di 31 Kota Indonesia

author Bcl

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
foto by Doc. DBL Arena
foto by Doc. DBL Arena

i

SURABAYA, SeputarIndonesia.net – Atmosfer basket pelajar kembali menggema di Kota Surabaya. Kompetisi Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 resmi dibuka di DBL Arena, Kamis (6/8/2026), menandai dimulainya rangkaian turnamen basket pelajar terbesar di Indonesia yang musim ini akan digelar di 31 kota pada 22 provinsi. Dipilihnya Surabaya sebagai kota pembuka bukan tanpa alasan. Kota Pahlawan merupakan tempat lahirnya Developmental Basketball League (DBL) pada 2004. Dari kota inilah kompetisi basket antarpelajar tersebut berkembang hingga menjadi salah satu ajang pembinaan olahraga paling bergengsi di Tanah Air. Musim ini, wilayah East Java-North atau DBL Surabaya diikuti sebanyak 139 tim dari 94 sekolah. Peserta tidak hanya berasal dari Surabaya, tetapi juga datang dari Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, Jombang, Lamongan, hingga Bangkalan. Kehadiran dua sekolah dari Bangkalan menjadi warna baru karena untuk pertama kalinya daerah tersebut ikut berpartisipasi dalam kompetisi. Direktur DBL Indonesia, Masany Audri, mengatakan pembukaan kompetisi di Surabaya memiliki makna historis sekaligus menjadi awal perjalanan ribuan pelajar untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Menurutnya, perkembangan DBL selama lebih dari dua dekade membuktikan bahwa kompetisi ini bukan hanya melahirkan atlet basket, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter generasi muda.

“Tahun ini kami kembali memulai perjalanan dari Surabaya, kota tempat DBL pertama kali lahir. Semangat yang tumbuh dari kota ini kini telah menjangkau berbagai daerah di Indonesia,” ujar Masany.

Mengusung tema Home of The Dreamers, DBL musim 2026-2027 menegaskan komitmennya sebagai wadah pengembangan talenta pelajar. Selain mengasah kemampuan bermain basket, para peserta juga didorong membangun karakter melalui disiplin, kerja sama, kepemimpinan, sportivitas, dan tanggung jawab. DBL juga tetap mempertahankan konsep student-athlete yang telah diterapkan sejak penyelenggaraan perdana pada 2004. Dalam konsep tersebut, peserta tidak hanya dituntut berprestasi di lapangan, tetapi juga wajib memenuhi standar akademik melalui evaluasi hasil belajar di sekolah. Masany menegaskan tujuan utama DBL bukan semata-mata mencetak atlet profesional, melainkan membentuk generasi muda yang memiliki karakter kuat dan siap berkiprah di berbagai bidang kehidupan.

Selain fokus pada kualitas pertandingan, DBL Indonesia juga berupaya membangun budaya kompetisi yang sehat. Menjelang bergulirnya pertandingan di Surabaya, penyelenggara menggelar kegiatan Supporter Gathering yang mempertemukan perwakilan suporter dari berbagai sekolah. Melalui kegiatan tersebut, para suporter diajak membangun komunikasi, mempererat hubungan antarsekolah, serta menumbuhkan semangat sportivitas sehingga rivalitas tetap berlangsung secara positif selama kompetisi berlangsung.

Upaya DBL dalam mendukung pembinaan pelajar turut mendapat apresiasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Tahun ini, kompetisi tersebut memperoleh pengakuan dari Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) sebagai ajang yang telah melalui proses kurasi dan dapat dimanfaatkan sekolah untuk mengembangkan potensi peserta didik. Kepala Pusat Prestasi Nasional Kemendikdasmen, Dr. Maria Veronica Irene Herdjiono, menilai DBL telah menjadi bagian penting dalam ekosistem pembinaan olahraga di lingkungan pendidikan. Menurutnya, DBL tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga memberikan ruang bagi peserta didik untuk berkembang melalui pendekatan yang berorientasi pada karakter, kolaborasi, serta pembelajaran yang berkelanjutan.

Dengan dimulainya seri pembuka di Surabaya, ribuan pelajar dari berbagai daerah kini bersiap menjalani perjalanan panjang menuju prestasi. Lebih dari sekadar berburu gelar juara, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 kembali menjadi panggung bagi lahirnya mimpi, karakter, dan generasi muda yang siap bersaing di masa depan.

Berita Terbaru

Ramai-ramai Serbu Booth Kemenkum Jatim, Ribuan Mahasiswa Bongkar Pentingnya Perlindungan Inovasi

Ramai-ramai Serbu Booth Kemenkum Jatim, Ribuan Mahasiswa Bongkar Pentingnya Perlindungan Inovasi

Jumat, 18 Sep 2026 16:20 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 16:20 WIB

Ribuan Mahasiswa Serbu Booth Kanwil Kemenkum Jatim, Konsultasi HKI hingga Warisan…

Paten RI Kuasai 25% ASEAN, Tapi Cuma 0,08% yang Jadi Duit! Pemerintah Bongkar Masalahnya

Paten RI Kuasai 25% ASEAN, Tapi Cuma 0,08% yang Jadi Duit! Pemerintah Bongkar Masalahnya

Kamis, 17 Sep 2026 17:48 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 17:48 WIB

Paten Indonesia Kuasai 25 Persen ASEAN, Tapi Monetisasi Cuma 0,08 Persen…

65,51 Gram Sabu Siap Edar Disita, Polisi Kejar Pemasok yang Masuk DPO

65,51 Gram Sabu Siap Edar Disita, Polisi Kejar Pemasok yang Masuk DPO

Rabu, 16 Sep 2026 18:55 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 18:55 WIB

Jual Sabu Selama 7 Bulan, F.I. Diciduk dengan 65,51 Gram Barang Haram…

Viral Poster Zona Club Kenakan Seragam Polri, Lima Karyawan Diperiksa Polsek Genteng

Viral Poster Zona Club Kenakan Seragam Polri, Lima Karyawan Diperiksa Polsek Genteng

Selasa, 15 Sep 2026 14:52 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:52 WIB

Viral Poster AI Mirip Polwan di Zona Club, 5 Karyawan Diperiksa Polsek Genteng…

Rentetan Kecelakaan Kapal Jadi Alarm, MTI Soroti Celah Pemeriksaan Kendaraan hingga Ancaman ODOL

Rentetan Kecelakaan Kapal Jadi Alarm, MTI Soroti Celah Pemeriksaan Kendaraan hingga Ancaman ODOL

Senin, 14 Sep 2026 15:11 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:11 WIB

Rentetan Kecelakaan Kapal Jadi Alarm, MTI: Angkutan Laut Harus Se-steril Bandara!…

Pasar Buah Tanjungsari 77 Rutin Santuni Ratusan Yatim dan Dhuafa, Aksi Nyata Kampung Pancasila

Pasar Buah Tanjungsari 77 Rutin Santuni Ratusan Yatim dan Dhuafa, Aksi Nyata Kampung Pancasila

Sabtu, 12 Sep 2026 21:47 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 21:47 WIB

Melalui program Kampung Pancasila terus mewujud dalam aksi nyata…