SEPUTARINDONESIA.NET- Ada sebanyak 59 Polisi Khusus Pemasyarakatan menjalani tradisi pembaretan pada Sabtu (29/01/21) dini hari usai melaksanakan Pembinaan Fisik Mental dan Disiplin (FMD) di wilayah Bangil Pasuruan.
Tidak tanggung-tanggung, sejauh 18 KM rute yang ditempuh untuk para ASN Kemenkumham tahun 2020 tersebut, sehingga bisa mengenakan baret kebanggaan berwarna biru itu.
Baca juga: 127 sapi, 22 kambing Diserahkan Polda Jatim di Idul Adha 1447 H Tahun 2026
Para peserta dilepas secara seremonial oleh Plt. Kadiv Pemasyarakatan Gun Gun Gunawan di Rutan Bangil pada siang hari.
Setelah itu, mereka secara berkelompok melintasi medan yang sudah ditentukan oleh panitia. Mulai area perkotaan, pedesaan, melintasi sungai dan persawahan, tambang pasir hingga menuju finish di Makam Cina Gunung Gangsir untuk mengambil baret berlogo pengayoman tersebut.
Baca juga: Rekam Pawai Surabaya Vaganza, Remaja 15 Tahun Jadi Korban Pelecehan di Jalan Tunjungan
Meski harus melalui medan yang cukup berat, namun semangat tetap ditunjukkan oleh Polsuspas yang berasal dari Korwil Malang dan Korwil Surabaya tersebut.
Putri salah satunya. Petugas dari Lapas Perempuan Malang itu mengaku bangga bisa menjalani proses FMD tersebut. Meski harus bersusah payah dari siang hingga dini hari dia mengaku tidak kapok mengikutinya. "Kegiatan sangat baik untuk mental dan kepercayaan diri kami semua," jelasnya.
Baca juga: Tersangka Otak Penyekapan Satu Keluarga asal Jombang Ternyata Wanita
Sementara itu Gun Gun mengaku bangga kepada para Polsuspas yang telah berhasil melalui berbagai rintangan dalam FMD tersebut. Kegiatan tersebut juga sebagai salah satu bentuk implementasi dari arahan Dirjen Pemasyarakatan yaitu tiga kunci Pemasyarakatan.
"Kegiatan ini sebagai bentuk sinergitas ke dalam, dimana para petugas Polsuspas di wilayah Jatim bisa saling mengenal dan diharapkan bisa membangun sinergitas yang baik," pungkasnya.(*)
Editor : admin