Warga Kampung Besar Heboh, Temukan Mayat Mengapung

seputarindonesia.net
Korban saat ditemukan mengapung di sungai

SEPUTARINDONESIA.NET- Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki diketahui mengapung di sungai dan gegerkan warga kampung Basar, Pamekasan Madura, Senin 03 Januari 2022 sekira pukul 16.00 WIB.

Kali pertama yang mengetahui mayat mengapung adalah seorang perempuan bernama AS, warga setempat.

Baca juga: 127 sapi, 22 kambing Diserahkan Polda Jatim di Idul Adha 1447 H Tahun 2026 

AS yang saat itu sedang duduk di serambi rumahnya tiba-tiba didatangi warga bernama Suhri yang mengadu ada orang meninggal mengapung di sungai depan Perumahan Royal Basar.

Ali Rida'i ketua RW setempat mengatakan, usai menerima pengaduan warganya, dirinya langsung bergegas kelokasi.

Saat itu, di TKP sudah banyak kerumunan masyarakat yang melihat mayat tersebut dan ada pula petugas dari BPBD.

"Saya akhirnya langsung menghubungi pihak Pak Lurah, Babinsa dan Bhabinkamtibmas," katanya.

Baca juga: Diduga Kabur dengan Pria, Remaja 18 Tahun di Pamekasan Dilaporkan Hilang

Setelah mayat di angkat oleh BPBD, barulah dikenali. Diketahui jasad tersebut bernama Marijan (60) warga asal Kota Malang, Jawa Timur, yang tinggal di kontrakan RT 03/ RW 04 Jalan Basar Gg VI.

Marijan menikah dengan warga Patemon, dan kesehariannya, memotong kayu bakar, dan hanya ditumpuk-tumpuk saja.

"Korban sudah 10 tahun tinggal di kontrakan RT 03/ RW 04 Jalan Basar," tambahnya.

Baca juga: Rekam Pawai Surabaya Vaganza, Remaja 15 Tahun Jadi Korban Pelecehan di Jalan Tunjungan

Menurut masyarakat sekitar, malam sebelum kejadian, Marijan membeli tahu dan paginya sekira pukul 08.00 WIB, dia sempat bersih-bersih kayunya.

Dugannya, korban meninggal sekitar pukul 10.00 atau pukul 11.00 WIB. Pastinya, belum ada yang tahu, hingga didapati oleh warga sudah mengapung di sungai pukul 16.00 WIB.

Setelah jenazah dievakuasi dari Sungai oleh BPBD, lanjut dibawa langsung ke Rumah Sakit untuk dilakukan otopsi, hingga berita ini ditulis belum diketahui penyebab meninggalnya korban dan masih dalam penyelidikan petugas terkait.(*/hen)

Editor : admin

Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru