SURABAYA- Kota Surabaya masih saja ada perkumpulan gangster bersenjata tajam tajam (sajam) yang meresahkan masyarakat, meski Polisi kerap berpatroli dan mengamankan para pelakunya.
Sedikitnya lima remaja belasan tahun bersenjata tajam anggota gangster di wilayah jalan Dupak Demak Surabaya Sabtu, (21/1/2023) dini hari sekitar pukul 04.00 wib, diamankan anggota Intelkam Polrestabes Surabaya
Baca juga: Rumah Dekat Rel KA di Surabaya Digerebek, Pesta Sabu Libatkan Oknum Wartawan dan Ketua RT
Mereka tergabung gangster bernama Misterius Pusat (MP) yang diduga beranggotakan puluhan orang, lima diantara diamankan oleh Polisi berikut sajam jenis celurit yang mereka bawa dan juga akan menggelar aksi tawuran.
Identitas pelaku yang dibekuk, DM (17) asal Tembok Gede. Dia membawa senjata jenis Samurai tanpa gagang. AJ (16) asal Kedung Rukem, membawa senjata Samurai Kecil.
SA (16) asal Plemahan. Dia membawa jenis senjata samurai kecil, GR (17) asal Kedung Anyar. Dia membawa senjata Celurit dan AP (16) asal Kedungdoro, dia tidak membawa senjata.
"Mereka diamankan tim khusus Intelkam, Sabtu 21 Januari 2023 sekira pukul 04.00 Wib di Jalan Dupak Surabaya," kata AKBP Edi Hartono, Kasat Intelkam Polrestabes Surabaya, Sabtu (21/1/2023).
Baca juga: Bhabinkamtibmas Kedurus Dampingi Petani Hidroponik, Panen Kangkung Bantu Tingkatkan Ekonomi Warga
Anggota interkam yang menerima informasi adanya segerombol remaja yang diduga anggota gangster langsung menuju lokasi di sekitar SPBU Dupak.
Dilokasi tersebut anggota mengamankan 5 remaja berikut barang bukti, 2 Samurai, 1 golok, 2 celurit, Bendera Kelompok Misterius Pusat serta 3 HP.
Lanjut Kasat Intelkam, mereka ketika itu berkumpul di Depan SPBU Dupak dari Gengster Misterius Pusat. Keterangan yang didapat, akan melakukan tawuran dengan Kelompok Surabayaboys 22.
Baca juga: Residivis Curanmor Asal Bangkalan Kembali Ditangkap, Sempat Kabur Masuk Gorong-Gorong
"Lima orang itu kemudian diamankan oleh pihak SatIntelkam dibawa ke Polrestabes Surabaya," imbuh AKBP Edi.
Saat ini pelaku dilakukan interograsi guna mengetahui kelompok-kelompok remaja yang sering melakukan aksi tawuran dan akan kasusnya akan dilimpahkan ke Satreskrim guna penanganan lebih lanjut.(*)
Editor : admin