SURABAYA,Seputarindonesia.net – Kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan Komunitas Selatan Keras melalui aksi sosial berupa sunat massal gratis dan santunan bagi anak yatim di Balai RW V Kupang Panjaan, Kelurahan Dr. Soetomo, Kecamatan Tegalsari, Surabaya, Selasa (30/6/2026).
Mengangkat tema “Berbagi Kepedulian, Tebar Kebahagiaan”, kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa sebuah komunitas tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Baca juga: Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bongkar Peredaran 292 Gram Sabu di Surabaya, Dua Tersangka Ditangkap
Sebanyak 25 anak mengikuti program sunat massal yang ditangani tenaga medis profesional. Seluruh peserta memperoleh pelayanan kesehatan mulai dari pemeriksaan awal, tindakan medis, hingga pendampingan pasca-sunat agar proses pemulihan berjalan dengan baik.
Tak hanya itu, panitia juga menyalurkan santunan kepada puluhan anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial. Kehangatan tampak menyelimuti kegiatan ketika para orang tua dan anak-anak menerima bantuan dengan penuh rasa syukur.
Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Adik Agus Putrawan, mengatakan kegiatan kemanusiaan seperti ini menjadi salah satu cara membangun kedekatan antara kepolisian dan masyarakat.
“Program seperti sunat massal tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Karena itu kami berkolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat agar anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap bisa mendapatkan layanan kesehatan secara gratis dan layak,” ujarnya.
Ia menilai, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum, tetapi juga lewat aksi sosial yang menyentuh kebutuhan warga.
“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa Polri hadir sebagai mitra yang peduli. Kedekatan itu harus dibangun melalui kegiatan yang benar-benar memberikan manfaat sehingga kepercayaan masyarakat terus tumbuh,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia, Arif Tiasa, mengungkapkan kegiatan tersebut lahir dari semangat kebersamaan seluruh anggota Komunitas Selatan Keras yang ingin berbagi kepada sesama.
Baca juga: Pria Ditemukan Meninggal Mendadak di Taman Fasum Tengger Kandangan Surabaya
“Komunitas ini tidak ingin hanya dikenal sebagai tempat berkumpul. Kami ingin menjadi bagian dari solusi sosial di tengah masyarakat. Semoga kegiatan sederhana ini mampu menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak dan menjadi inspirasi untuk terus menebar kebaikan,” tutur Arif.
Menurutnya, ukuran keberhasilan sebuah komunitas bukan hanya dilihat dari jumlah anggotanya, melainkan dari seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan masyarakat luas.
Apresiasi juga datang dari Ketua Rehabilitasi Lembaga Rehabilitasi Pencegahan Penyalahguna Narkotika Bhayangkara Indonesia (LRPPN-BI) Surabaya, Profesor Siswanto, yang menilai kegiatan tersebut patut menjadi contoh bagi komunitas lain.
“Saya memberikan penghargaan kepada seluruh panitia dan anggota Komunitas Selatan Keras yang telah bekerja keras hingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Semoga semangat berbagi seperti ini terus berlanjut dan semakin banyak pihak yang ikut terlibat dalam kegiatan sosial untuk masyarakat,” katanya.
Baca juga: Pengamanan Diperketat, Ribuan Wisatawan Padati THP Kenjeran Saat Libur Lebaran
Hal senada disampaikan Ketua RW V Kupang Panjaan, Suroso, yang mengaku bersyukur kegiatan berjalan tertib dan mendapat sambutan positif dari warga.
“Alhamdulillah seluruh rangkaian acara berlangsung lancar. Sebanyak 25 anak mengikuti sunat massal dengan baik. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut karena sangat membantu masyarakat,” ungkapnya.
Dengan dukungan relawan, tenaga kesehatan, para donatur, serta berbagai unsur masyarakat, kegiatan berlangsung penuh keakraban. Senyum para peserta dan rasa haru dari keluarga penerima manfaat menjadi gambaran nyata bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih tumbuh kuat di Kota Surabaya.
Melalui kegiatan tersebut, Komunitas Selatan Keras menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan berbagai program kemanusiaan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memperkuat semangat berbagi demi menciptakan lingkungan yang lebih peduli dan harmonis.
Editor : Bcl