Warganya Gantung Diri Gegerkan Masyarakat Batang Sumenep

seputarindonesia.net
Lokasi korban diketahui gantung diri

SEPUTARINDONESIA.NET, SUMENEP-Warga di Dusun Garubuk Desa Legung Barat Kec Batang-Batang Kabupaten Sumenep geger, pasalnya, ada orang meninggal diduga bunuh diri dengan cara gantung diri.Kamis (14/04/2022)

Kasubag Humas polres Sumenep AKP Widiarti mengatakan, setelah mendapat informasi dari masyarakat, Anggota Polsek Batang-Batang langsung mendatangi rumah korban M (45), di Dusun Garubuk Desa Legung Barat Kec Batang-Batang Kab Sumenep.

Baca juga: Ayah di Pamekasan Lapor Polisi, Anak Dibawa Kabur Seminggu

Kejadian bermula, Kamis sekira pukul 19.30 WIB, T (21), anak korban, melaksanakan sholat tarawih di masjid Babul Iksan disebelah rumahnya.

Kemudian ia dipanggil SA (34), keponakan korban, yang mengatakan disuruh pulang oleh neneknya S (65) kondisi sakit/tidak bisa jalan.

"Kemudian saat itu juga T pulang bersama SA," kata Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti.

Baca juga: 127 sapi, 22 kambing Diserahkan Polda Jatim di Idul Adha 1447 H Tahun 2026 

Masih Widiarti menerangkan, sesampainya dirumah, T langsung menemui neneknya dan bertanya ada apa dijawab tengok ke dapur karena ada suara seperti barang terjatuh.

Sesampai didapur melihat Bapaknya yang bernama M dalam kondisi gantung diri dengan menggunakan sarung dua lembar yang diikatkan pada kuda kuda dapur rumah.

Melihat kejadian tersebut T langsung berteriak minta tolong SA, selanjutnya menurunkan M dengan cara menggendong M dan T memotong sarung yang digunakan gantung diri dengan menggunakan pisau dapur.

Baca juga: Rekam Pawai Surabaya Vaganza, Remaja 15 Tahun Jadi Korban Pelecehan di Jalan Tunjungan

Selanjutnya M dibawa ke tempat tidur sudah dalam kondisi meninggal dunia. Tidak lama kemudian para tetangga berdatangan termasuk MP (42) istri korban yang baru selesai melaksanakan sholat tarawih.

"Dari hasil musyawarah keluarga korban tidak bersedia untuk dilakukan outopsi dan menyatakan meninggalnya M murni bunuh diri tanpa ada unsur kesengajaan," pungkasnya. (*/hen)

Editor : admin

Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru