Hati Hati, Jelang Lebaran Marak Uang Palsu, Polisi Bekuk Satu Pelaku

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pelaku Penjual Uang Palsu di Polsek Tambaksari
Pelaku Penjual Uang Palsu di Polsek Tambaksari

i

Seputarindonesia.net II SURABAYA-Peredaran uang palsu jelang lebaran patut di curigai, pasalnya, penukaran uang baru terjadi di mana-mana.

Seperti hasil ungkap SatReskrim Polsek Tambaksari ini. Anggota mengamankan penjual uang palsu pecahan 50ribuan yang beredar di Kota Surabaya.

Tersangkanya, SJT (27) asal Amadanom Tengah Kecamatan Dampit, Malang yang juga tinggal di Dusun Sendang, Paciran Lamongan.

SJT ini, kepada polisi mengaku jika mendapatkan uang pecahan 50ribuan secara online, dia berkenalan lewat media sosial dengan diduga penjual lalu janjian untuk bertemu dengan menukar uang asli ke uang palsu dengan jumlah yang banyak.

Oleh SJT, uang tersebut kembali diedarkan kepada calon pembeli juga melalui media sosial, bisa bertemu langsung ataupun dikirim melalui paket.

Anggota Reskrim Polsek Tambaksari yang menerima informasi, pada Senin 26 April 2022, sekira pukul 11.00 WIB, melakukan penyelidikan di depan Terminal Osowilangun Surabaya.

Disana, kemudian anggota opsnal yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Agus Suprayogi, melakukan lidik dan pendalaman atas informasi tersebut dan setelah didepan Terminal Osowilangon Surabaya bertemu dengan laki - laki sesuai dengan ciri yang diinformasikan.

"Orang tersebut dihentikan dan dilakukan penggeledahan. Dari SJT diketemukan barang bukti uang palsu pecahan Rp.50.000, dengan total 100 lembar dalam sebuah tas cangklong warna merah hitam," jelas Kompol M. Akhiyar Kapolsek Tambaksari, Jumat (29/4/2022).

Ketika diintrogasi, tersangka mengakui bahwa barang bukti tersebut miliknya didapat dengan cara membeli secara Online di Sosial media mengaku bernama Viola asal Bandung.

"Setelah transaksi, untuk pengiriman via ekpedisi. Tersangka mengaku telah bertransaksi selama 3 kali dengan total nilai Rp.18.000.000 selama kurang lebih 1 setengah bulan terakhir," imbuh Akhiyar.

Sementara, uang palsu itu untuk system pembelian yang digunakan yaitu beli 1 banding 3 uang palsu. Kemudian oleh tersangka uang palsu pecahan Rp.50.000,.tersebut dijual kembali kepada orang lain juga lewat medsos dengan system 1 asli dapat dua uang palsu.

Barang bukti yang ikut diamankan, uang palsu pecahan Rp.50.000, dengan total 100 Lembar, 1 Unit Hand Phone Vivo dan 1 Tas Cangklong Kecil warna merah hitam.(*)

Berita Terbaru

DPRD Jatim Dorong Wayang Kulit Lebih Dekat dengan Generasi Muda

DPRD Jatim Dorong Wayang Kulit Lebih Dekat dengan Generasi Muda

Kamis, 29 Okt 2026 21:36 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 21:36 WIB

Rasiyo Dorong Wayang Kulit Dikemas Lebih Menarik agar Diminati Generasi Muda…

Jambore Mantri BRI 2026 di Surabaya, Perkuat Kompetensi dan Dorong Pemberdayaan UMKM

Jambore Mantri BRI 2026 di Surabaya, Perkuat Kompetensi dan Dorong Pemberdayaan UMKM

Selasa, 27 Okt 2026 20:24 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 20:24 WIB

Bukan Sekadar Tenaga Pemasar, Mantri BRI Jadi Ujung Tombak Pemberdayaan UMKM…

Dugaan Penyalahgunaan Data Pribadi untuk Pinjaman Online Rp16 Juta, Kasusnya Ditangani Polrestabes Surabaya

Dugaan Penyalahgunaan Data Pribadi untuk Pinjaman Online Rp16 Juta, Kasusnya Ditangani Polrestabes Surabaya

Selasa, 27 Okt 2026 12:06 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 12:06 WIB

SURABAYA,Seputarindonesia.net– Polrestabes Surabaya menindaklanjuti laporan dugaan penyalahgunaan data pribadi yang diduga digunakan untuk pengajuan pinjaman o…

Sidang Pungli Izin ESDM Jatim: Saksi Sebut Rp10 Juta, “Masak Saya Membuat Nominal Sendiri Kalau Tidak Ada Perintah”

Sidang Pungli Izin ESDM Jatim: Saksi Sebut Rp10 Juta, “Masak Saya Membuat Nominal Sendiri Kalau Tidak Ada Perintah”

Senin, 26 Okt 2026 23:55 WIB

Senin, 26 Okt 2026 23:55 WIB

Sidang Pungli ESDM Jatim Memanas, Saksi Ungkap Uang Rp10 Juta dan Perintah di Baliknya.…

Ditpolairud Polda Jatim Bongkar 4 Kasus Ilegal, dari 7 Kakatua hingga 10.600 Botol Arak

Ditpolairud Polda Jatim Bongkar 4 Kasus Ilegal, dari 7 Kakatua hingga 10.600 Botol Arak

Senin, 26 Okt 2026 21:39 WIB

Senin, 26 Okt 2026 21:39 WIB

10.600 Botol Arak dan 1.140 Liter Solar Subsidi Terungkap, Ditpolairud Jatim Dalami Jaringan…

KAI Jatim Desak Revisi UU Advokat, Usulkan Lembaga Profesi Independen hingga Perlindungan Hukum

KAI Jatim Desak Revisi UU Advokat, Usulkan Lembaga Profesi Independen hingga Perlindungan Hukum

Senin, 26 Okt 2026 20:50 WIB

Senin, 26 Okt 2026 20:50 WIB

KAI Siapkan Gebrakan! RUU Advokat Usulkan Lembaga Nasional Independen dan Perlindungan Profesi…