Tidak Hanya Polda Jatim, Soal Dugaan Penyerangan di Kandangan Juga Dilaporkan ke Mabes Polri

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

BANYUWANGI – Kuasa hukum Pemerintah Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, akan laporkan kasus penyerbuan dan dugaan persekusi yang dilakukan gerombolan Orang Tak Dikenal (OTK) ke Mabes Polri. Sebelumnya aksi yang sarat unsur pidana tersebut telah dilaporkan ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim.

“Kita laporkan ke Mabes Polri, kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo,” ucap Suparmin SH, kuasa hukum Pemerintah Desa Kandangan, Rabu (20/7/2022).

Dijelaskan, laporan ke Mabes Polri sengaja dilakukan agar apa yang menimpa masyarakat Desa Kandangan, bisa dipantau dari pusat. Mengingat aksi penyerbuan dan dugaan persekusi yang terjadi dinilai tidak lazim. Karena terjadi selama 3 hari berturut-turut dan tidak pernah dilarang oleh aparat kepolisian Polsek Pesanggaran.

Padahal, massa OTK jelas berasal dari luar Desa Kandangan. Namun anehnya bisa dengan leluasa menyerang dan diduga melakukan persekusi kepada masyarakat Desa Kandangan. Kesaksian warga, gerombolan OTK merupakan warga 2 dusun dari desa tetangga. Yakni Dusun Pancer dan Dusun Silirbaru, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran.

“Kami tidak ingin menyakiti siapa pun. Kami hanya menjunjung tinggi penegakan supremasi hukum. Negara Indonesia adalah negara hukum, maka hukum harus ditegakan,” cetusnya.

Ketua LSM Konsorsium Demokrasi Banyuwangi (LSM Kodeba) ini menyatakan kekhawatiran adanya misi terselubung dari leluasanya OTK melakukan penyerbuan dan dugaan persekusi. Dia menduga adanya upaya pembiaran yang bertujuan untuk membenturkan atau mengadu domba masyarakat.

“Dan kalau sampai itu (bentrok antara massa OTK dengan warga Desa Kandangan) terjadi, lalu sampai ada korban, siapa yang akan bertanggung jawab,” ungkap Suparmin.

"Sebagai bentuk antisipasi, maka Pemerintah Desa Kandangan, berinisiatif melaporkan kejadian tersebut,” imbuhnya.

Seperti diketahui, gerombolan OTK telah melakukan aksi penyerbuan dan dugaan persekusi kepada masyarakat Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggaran. Perbuatan yang melukasi rasa keadilan tersebut dilakukan selama 3 hari berturut-turut, mulai tanggal 12 Juli 2022.

Pada aksi hari kedua Kepala Dusun (Kadus) Sumberbopong, Desa Kandangan, Wartanto, sekeluarga harus dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Ar-Rohmah, Desa Jajag, Kecamatan Gambiran. Dia terkena serangan jantung. Sedang istri, dua anak dan dua cucunya yang masih anak-anak mengalami trauma mendalam.

Setelah mengumpulkan data dan bukti, Selasa kemarin (19/7/2022), kasus penyerbuan dan dugaan persekusi yang dilakukan OTK kepada masyarakat Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, tersebut dilaporkan ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim. Sebagai pelapor adalah Kepala Desa (Kades) Kandangan, Riyono SH dan Kadus Sumberbopong, Wartanto. Keduanya menunjuk 2 pengacara yang berkantor di SW & Partners, Jalan Raya Grajagan, No 88, Dusun Gumukrejo, Desa Purwoharjo, Kecamatan Purwoharjo, Suparmin, S Pd, SH dan Ir Sugeng Widodo, SH.

Untuk diketahui, serangan dan dugaan persekusi yang dilakukan oleh gerombolan OTK kepada masyarakat Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, disinyalir imbas adanya gerakan pro investasi. Dimana warga Desa Kandangan telah memberikan dukungan penuh terhadap investasi PT Merdeka Copper Gold Tbk. Sementara massa OTK dikabarkan tidak sepakat dengan adanya investasi. (*)

Tag :

Berita Terbaru

Sabu Diselipkan dalam Masakan Bali, Telur hingga Ikan Tongkol, Upaya Penyelundupan ke Rutan Surabaya Digagalkan

Sabu Diselipkan dalam Masakan Bali, Telur hingga Ikan Tongkol, Upaya Penyelundupan ke Rutan Surabaya Digagalkan

Senin, 07 Sep 2026 17:33 WIB

Senin, 07 Sep 2026 17:33 WIB

Petugas Rutan Surabaya Gagalkan Sabu dalam Makanan, 5 Pocket dan 1 Gulungan Diamankan…

HUT ke-2 RS Kemenkes Surabaya, Perkuat Layanan Stroke untuk Tekan Risiko Kematian dan Kecacatan

HUT ke-2 RS Kemenkes Surabaya, Perkuat Layanan Stroke untuk Tekan Risiko Kematian dan Kecacatan

Senin, 07 Sep 2026 15:21 WIB

Senin, 07 Sep 2026 15:21 WIB

RS Kemenkes Surabaya: Ajak Masyarakat Deteksi Dini Stroke Lewat Program CKG…

Ratusan Creator dan Puluhan Brand “Banjiri” Surabaya, Superstar Affiliate Revolution Buka Jalan Raup Cuan dari Affiliate

Ratusan Creator dan Puluhan Brand “Banjiri” Surabaya, Superstar Affiliate Revolution Buka Jalan Raup Cuan dari Affiliate

Minggu, 06 Sep 2026 22:15 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 22:15 WIB

700+ Creator dan 50+ Brand Meriahkan Superstar Affiliate Revolution di Surabaya, Peluang Cuan Digital Makin Terbuka…

Bermula dari Mimpi, Jadi Rumah Para Talenta! Kisah Rhema Kartika Sari Bangun LS Model School Ponorogo

Bermula dari Mimpi, Jadi Rumah Para Talenta! Kisah Rhema Kartika Sari Bangun LS Model School Ponorogo

Jumat, 04 Sep 2026 21:35 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 21:35 WIB

Dari Catwalk ke Pembentukan Karakter, Rhema Kartika Sari Bangun LS Model School Sejak 2010…

KULTUR BARU GBT: Saat Lipstik Implora Nampang di Jersey Persebaya dan Rayakan Suara Bonita

KULTUR BARU GBT: Saat Lipstik Implora Nampang di Jersey Persebaya dan Rayakan Suara Bonita

Jumat, 04 Sep 2026 21:25 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 21:25 WIB

Logo Implora kini menempel megah di jersey Green Force, membawa pesan kuat bahwa perempuan punya ruang sejajar di arena bal-balan.…

Bukan Sekadar Gaya, Ghataka Radysca Buktikan Talenta Muda Ponorogo Bisa Berprestasi

Bukan Sekadar Gaya, Ghataka Radysca Buktikan Talenta Muda Ponorogo Bisa Berprestasi

Jumat, 04 Sep 2026 19:30 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 19:30 WIB

Masih 16 Tahun, Ghataka Radysca Sabet Dua Juara 1 di Dunia Modeling…