ASN Kanwil Kemenkumham Jatim Ikrar Netral dalam Pemilu 2024

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
ASN Kanwil Kemenkumham Jatim Ikrar Netral dalam Pemilu 2024
ASN Kanwil Kemenkumham Jatim Ikrar Netral dalam Pemilu 2024

i

SURABAYA- Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran Kanwil Kemenkumham Jatim berikrar akan netral dalam pemilihan umum (pemilu) serentak tahun 2024. Ikrar itu disaksikan langsung Ketua Komisioner Badan Pengawas Pemilu Jawa Timur A. Warits.

Kegiatan Apel Ikrar Netral itu digelar di Aula Raden Wijaya Kanwil Kemenkumham Jatim, Kamis (20/10/2022). Selain berikrar netral, para pegawai yang dipimpin langsung Kakanwil Kemenkumham Jatim Zaeroji itu juga menandatangani pakta integritas.

"Kegiatan kali ini adalah contoh yang bagus. Karena netralitas ASN ini harus betul-betul dijaga. ASN itu Aparatur Sipil Negara, bukan Aparatur Sipil Parpol," ujar Warits.

Selain itu, Warits mengatakan bahwa pihaknya juga harus berterima kasih kepada Kanwil Kemenkumham Jatim yang telah menginisiasi kegiatan ini. Menurut pria asal Sumenep itu, baru Kanwil Kemenkumham yang mengikrarkan netralitas dan menandatangani pakta integritas di Jawa Timur.

"Saya kira Kemenkumham Jawa Timur menjadi contoh yang baik, karena sebagai regulator, memberikan teladan bagi yang lainnya," pujinya.

Warits juga optimis jajaran Kanwil Kemenkumham Jatim bisa menjadi penggerak ASN dari institusi lain agar menjaga netralitas selama tahapan pemilu serentak 2024.

"Kegiatan ini merupakan implementasi dari upaya untuk menjaga kedaulatan kita. Keberpihakan kepada peserta pemilu, tidak akan membuat kita semakin baik," pesannya.

Sementara itu, Kakanwil Zaeroji berpesan agar seluruh jajarannya menjalankan apa yang sudah diikrarkan. Termasuk pakta integritas yang telah ditandatangani.

Karena mampu menggerakkan potensi sosial dan politik, seorang ASN harus bebas dari segala bentuk pengaruh mana pun dan tidak memihak pada kepentingan siapa pun termasuk dalam pemilu," tegas Zaeroji.

Dia juga berpesan agar ASN bijak dalam bermedia sosial. Menurutnya, ASN harus bisa memilih dan memilah, antara berita yang baik dan buruk. Jangan sampai menjadi aktor pemecah-belah bangsa lewat media sosial.

"Medsos tolong benar-benar dijaga. Karena banyak perpecahan berawal dari medsos. Selain menjaga netralitas, kita juga sekaligus menjaga keamanan negara," urainya.

Tidak itu saja, Zaeroji juga memberikan atensi kepada petugas pemasyarakatan di lapas dan rutan. Dia berharap petugas bisa memperjuangkan hak pilih bagi warga binaan. Sehingga bisa menunaikan hak pilihnya sebagai warga negara.

"Kita akan terus koordinasi dengan KPU dan bawaslu, karena setiap suara akan menentukan, jangan sampai ada warga binaan yang tidak punya hak pilih," pesannya. (*)

Berita Terbaru

DPRD Jatim Dorong Wayang Kulit Lebih Dekat dengan Generasi Muda

DPRD Jatim Dorong Wayang Kulit Lebih Dekat dengan Generasi Muda

Kamis, 29 Okt 2026 21:36 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 21:36 WIB

Rasiyo Dorong Wayang Kulit Dikemas Lebih Menarik agar Diminati Generasi Muda…

Jambore Mantri BRI 2026 di Surabaya, Perkuat Kompetensi dan Dorong Pemberdayaan UMKM

Jambore Mantri BRI 2026 di Surabaya, Perkuat Kompetensi dan Dorong Pemberdayaan UMKM

Selasa, 27 Okt 2026 20:24 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 20:24 WIB

Bukan Sekadar Tenaga Pemasar, Mantri BRI Jadi Ujung Tombak Pemberdayaan UMKM…

Dugaan Penyalahgunaan Data Pribadi untuk Pinjaman Online Rp16 Juta, Kasusnya Ditangani Polrestabes Surabaya

Dugaan Penyalahgunaan Data Pribadi untuk Pinjaman Online Rp16 Juta, Kasusnya Ditangani Polrestabes Surabaya

Selasa, 27 Okt 2026 12:06 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 12:06 WIB

SURABAYA,Seputarindonesia.net– Polrestabes Surabaya menindaklanjuti laporan dugaan penyalahgunaan data pribadi yang diduga digunakan untuk pengajuan pinjaman o…

Sidang Pungli Izin ESDM Jatim: Saksi Sebut Rp10 Juta, “Masak Saya Membuat Nominal Sendiri Kalau Tidak Ada Perintah”

Sidang Pungli Izin ESDM Jatim: Saksi Sebut Rp10 Juta, “Masak Saya Membuat Nominal Sendiri Kalau Tidak Ada Perintah”

Senin, 26 Okt 2026 23:55 WIB

Senin, 26 Okt 2026 23:55 WIB

Sidang Pungli ESDM Jatim Memanas, Saksi Ungkap Uang Rp10 Juta dan Perintah di Baliknya.…

Ditpolairud Polda Jatim Bongkar 4 Kasus Ilegal, dari 7 Kakatua hingga 10.600 Botol Arak

Ditpolairud Polda Jatim Bongkar 4 Kasus Ilegal, dari 7 Kakatua hingga 10.600 Botol Arak

Senin, 26 Okt 2026 21:39 WIB

Senin, 26 Okt 2026 21:39 WIB

10.600 Botol Arak dan 1.140 Liter Solar Subsidi Terungkap, Ditpolairud Jatim Dalami Jaringan…

KAI Jatim Desak Revisi UU Advokat, Usulkan Lembaga Profesi Independen hingga Perlindungan Hukum

KAI Jatim Desak Revisi UU Advokat, Usulkan Lembaga Profesi Independen hingga Perlindungan Hukum

Senin, 26 Okt 2026 20:50 WIB

Senin, 26 Okt 2026 20:50 WIB

KAI Siapkan Gebrakan! RUU Advokat Usulkan Lembaga Nasional Independen dan Perlindungan Profesi…