Mobil Jaminan Fidusia Dialihkam, Pria Surabaya Ini Dilaporkan Polisi

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi
Ilustrasi

i

SURABAYA -Seorang pria berinisial FR asal Asemrowo Surabaya terpaksa berurusan dengan hukum. Itu setelah dia mengalihkan mobil jaminan fidusia hingga berbulan-bulan lamanya.

Bukannya taat pada akad kredit, FR malah mengalihkan unit mobil Honda Jazz Putih bernopol L 1813 CH kepada orang lain.

Alfret Imanuel Olin, staff Collection BRI Finance Surabaya menyebut, sempat beberapa kali mendatangi FR ke rumahnya untuk mengonfirmasi terkait penunggakan pembayaran mobil yang dikredit oleh FR.

Namun diketahui, mobil tersebut tidak ada di rumah FR.

"Kami sempat menanyakan kepada debitur (FR) karena sudah menunggak dua bulan, lalu dibayar hanya satu kali. Disana kami lihat mobilnya sudah tidak ada kami tanya, jika mobil itu diberikan ke saudaranya. Kemudian debitur tidak membayar angsuran lagi hingga saat ini," ujar Alfret saat dikonfirmasi.

Saat proses penagihan persuasif dilakukan kepada FR selaku debitur, pihak leasing kaget mendapatkan gugatan dari seseorang berinisial MA.

MA, melalui kuasa hukumnya bernama Fahmi Syaifudin dari kantor hukum yang berada di Jalan Mataraman Dalam, Jakarta Pusat, MA menggugat perbuatan melawan hukum para pihak di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, 3 Agustus 2022.

"Nah ini juga aneh, muncul gugatan oleh seseorang yang kami juga tidak ketahuim Bukan debitur kami, namun unit mobil itu dikuasai oleh pihak lain," lanjutnya.

Atas dasar itu, Alfret kemudian mendapatkan mandat perusahaan untuk melaporkan beralihnya unit jaminan fidusia itu ke polisi.

Laporan itu dibuat pada 25 Desember 2022 di Mapolreatabes Surabaya.

Saat ini kasus itu tengah bergulir di meja penyidik Unit Tindak Pidana Tertentu Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Alfret berharap, kasus debitur yang nekat mengalihkan unit jaminan fidusia itu benar-benar diproses polisi agar menjadi pembelajaran.

"Ada mekanisme sesuai akad kredit jika debitur tidak mampu lagi membayar angsuran. Bukan lantas dialihkan tanpa sepengetahuan dan persetujuan kreditur. Kami berharap kepolisian memproses hukum sesuai aturan yang berlaku agar menjadi pembelajaran bersama," tandasnya.

Terpisah, kanit Tindak Pidana Tertentu, Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Drefani Diah Yunita, saat dikonfrimasi belum memberikan keterangan terkait perkembangan kasus tersebut.(*)

Berita Terbaru

Omah Sehat Bersinar Edukasi 1.100 Warga Binaan Lapas Porong, Perkuat Pencegahan Narkoba dan Pembinaan Rohani

Omah Sehat Bersinar Edukasi 1.100 Warga Binaan Lapas Porong, Perkuat Pencegahan Narkoba dan Pembinaan Rohani

Minggu, 01 Nov 2026 19:24 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 19:24 WIB

Omah sehat bersinar beri edukasi warga binaan lapas porong…

DPRD Jatim Dorong Wayang Kulit Lebih Dekat dengan Generasi Muda

DPRD Jatim Dorong Wayang Kulit Lebih Dekat dengan Generasi Muda

Kamis, 29 Okt 2026 21:36 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 21:36 WIB

Rasiyo Dorong Wayang Kulit Dikemas Lebih Menarik agar Diminati Generasi Muda…

Jambore Mantri BRI 2026 di Surabaya, Perkuat Kompetensi dan Dorong Pemberdayaan UMKM

Jambore Mantri BRI 2026 di Surabaya, Perkuat Kompetensi dan Dorong Pemberdayaan UMKM

Selasa, 27 Okt 2026 20:24 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 20:24 WIB

Bukan Sekadar Tenaga Pemasar, Mantri BRI Jadi Ujung Tombak Pemberdayaan UMKM…

Dugaan Penyalahgunaan Data Pribadi untuk Pinjaman Online Rp16 Juta, Kasusnya Ditangani Polrestabes Surabaya

Dugaan Penyalahgunaan Data Pribadi untuk Pinjaman Online Rp16 Juta, Kasusnya Ditangani Polrestabes Surabaya

Selasa, 27 Okt 2026 12:06 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 12:06 WIB

SURABAYA,Seputarindonesia.net– Polrestabes Surabaya menindaklanjuti laporan dugaan penyalahgunaan data pribadi yang diduga digunakan untuk pengajuan pinjaman o…

Sidang Pungli Izin ESDM Jatim: Saksi Sebut Rp10 Juta, “Masak Saya Membuat Nominal Sendiri Kalau Tidak Ada Perintah”

Sidang Pungli Izin ESDM Jatim: Saksi Sebut Rp10 Juta, “Masak Saya Membuat Nominal Sendiri Kalau Tidak Ada Perintah”

Senin, 26 Okt 2026 23:55 WIB

Senin, 26 Okt 2026 23:55 WIB

Sidang Pungli ESDM Jatim Memanas, Saksi Ungkap Uang Rp10 Juta dan Perintah di Baliknya.…

Ditpolairud Polda Jatim Bongkar 4 Kasus Ilegal, dari 7 Kakatua hingga 10.600 Botol Arak

Ditpolairud Polda Jatim Bongkar 4 Kasus Ilegal, dari 7 Kakatua hingga 10.600 Botol Arak

Senin, 26 Okt 2026 21:39 WIB

Senin, 26 Okt 2026 21:39 WIB

10.600 Botol Arak dan 1.140 Liter Solar Subsidi Terungkap, Ditpolairud Jatim Dalami Jaringan…