World Vision International Dukung Surabaya Menuju Kota Ramah Anak Dunia

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kunjungan world vision di Surabaya
Kunjungan world vision di Surabaya

i

SURABAYA-Langkah Kota Surabaya untuk menuju Kota Ramah Anak tingkat dunia atau jaringan global Child Friendly Cities Initiatives (CFCI) mendapatkan dukungan dari sejumlah pihak. Kali ini, dukungan itu datang dari World Vision International (WVI) US dan World Vision International Regional Office Asia Pasifik serta Wahana Visi Indonesia (WVI) Surabaya. Mereka menyampaikan dukungan itu langsung kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di ruang sidang Wali Kota Surabaya, Kamis (9/3/2023).

Hadir dalam pertemuan itu Senior Manager WVI – USA Michelle Ricks, Regional Design Monitoring & Evaluation Advisor World Vision Asia Pasific - Sri Lanka Jeyaseely, Regional Sponsorship Advisor World Vision Asia Pasifi - Sri Lanka Ranjika, dan Area Program Manager Wahana Visi Indonesia Surabaya Charles Frans, beserta jajarannya.

World Vision International (WVI) adalah suatu organisasi Kristen yang bergerak di bidang kemanusiaan dengan fokus pelayanan kepada anak. Salah satu organisasi yang didukung WVI US adalah Wahana Visi Indonesia Surabaya yang selama ini sudah membantu dan berkolaborasi dengan jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Pada kesempatan itu, Area Program Manager Wahana Visi Indonesia Surabaya Charles Frans menjelaskan kunjungan dari WVI itu untuk menyampaikan dukungan secara langsung kepada Kota Surabaya yang saat ini tengah berjuang meraih Kota Layak Anak Dunia. Selama ini, WVI inilah yang selalu berkomitmen memberikan bantuan kepada Wahana Visi Indonesia dalam mendukung berbagai program anak di Kota Surabaya.

“Jadi, mereka ini datang ke Surabaya untuk memastikan bantuan yang diberikan selama ini sudah tepat dan memang berdaya guna, memang benar-benar dinikmati dan dirasakan oleh masyarakat, khususnya anak-anak Surabaya,” kata Charles.

Menurutnya, selama ini organisasi ini sudah berkolaborasi dengan Pemkot Surabaya melalui Wahana Visi Indonesia Surabaya. Berbagai program mulai dari perlindungan anak dan program kesehatan anak sudah dilakukannya selama ini bersama jajaran Pemkot Surabaya. Bahkan, saat ini Wahana Visi Indonesia tengah fokus menuntaskan Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan di lima kelurahan di Kota Surabaya.

Adapun lima kelurahan ini adalah Kelurahan Bulak Banteng, Tanah Kali Kedinding, Simolawang, Tambakrejo dan Sidodadi. Di lima kelurahan ini, Wahana Visi Indonesia Surabaya dengan bantuan dari WVI sudah membangun sekitar 500 septic tank, dan jumlah ini akan terus bertambah ke depannya.

“Hal ini sejalan dengan program Pemkot Surabaya yang menargetkan tahun 2023 ini semua kelurahan di Surabaya 100 persen bebas ODF. Jadi, semua program kami memang sejalan dengan program pemkot, makanya kami siap mendukung Surabaya untuk menuju kota layak anak dunia,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan terimakasih banyak kepada perwakilan WVI dan Wahana Visi Indonesia Surabaya yang telah membantu pemkot selama ini. Bagi dia, Surabaya tidak hanya mengejar sebuah gelar kota layak anak tingkat dunia, tapi lebih dari itu dia mengaku ingin meninggalkan kota ini menjadi kota yang aman dan nyaman bagi anak-anak Surabaya. “Makanya kita libatkan anak Surabaya ini untuk ikut serta membangun Surabaya,” katanya.

Wali Kota Eri juga menegaskan bahwa dalam mencapai kota layak anak dunia dan dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik bagi anak-anak, Pemkot Surabaya berkolaborasi dengan semua pihak dan semua stakeholder. Bahkan, semua dinas di lingkungan Pemkot Surabaya juga dilibatkan untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi anak-anak.

“Melalui berbagai kolaborasi dan sinergi ini, diharapkan dengan sadar anak-anak mengaku nyaman dan aman berada di kampungnya, berada di Kota Surabaya,” pungkasnya. (irm)

Berita Terbaru

DPRD Jatim Dorong Wayang Kulit Lebih Dekat dengan Generasi Muda

DPRD Jatim Dorong Wayang Kulit Lebih Dekat dengan Generasi Muda

Kamis, 29 Okt 2026 21:36 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 21:36 WIB

Rasiyo Dorong Wayang Kulit Dikemas Lebih Menarik agar Diminati Generasi Muda…

Jambore Mantri BRI 2026 di Surabaya, Perkuat Kompetensi dan Dorong Pemberdayaan UMKM

Jambore Mantri BRI 2026 di Surabaya, Perkuat Kompetensi dan Dorong Pemberdayaan UMKM

Selasa, 27 Okt 2026 20:24 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 20:24 WIB

Bukan Sekadar Tenaga Pemasar, Mantri BRI Jadi Ujung Tombak Pemberdayaan UMKM…

Dugaan Penyalahgunaan Data Pribadi untuk Pinjaman Online Rp16 Juta, Kasusnya Ditangani Polrestabes Surabaya

Dugaan Penyalahgunaan Data Pribadi untuk Pinjaman Online Rp16 Juta, Kasusnya Ditangani Polrestabes Surabaya

Selasa, 27 Okt 2026 12:06 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 12:06 WIB

SURABAYA,Seputarindonesia.net– Polrestabes Surabaya menindaklanjuti laporan dugaan penyalahgunaan data pribadi yang diduga digunakan untuk pengajuan pinjaman o…

Sidang Pungli Izin ESDM Jatim: Saksi Sebut Rp10 Juta, “Masak Saya Membuat Nominal Sendiri Kalau Tidak Ada Perintah”

Sidang Pungli Izin ESDM Jatim: Saksi Sebut Rp10 Juta, “Masak Saya Membuat Nominal Sendiri Kalau Tidak Ada Perintah”

Senin, 26 Okt 2026 23:55 WIB

Senin, 26 Okt 2026 23:55 WIB

Sidang Pungli ESDM Jatim Memanas, Saksi Ungkap Uang Rp10 Juta dan Perintah di Baliknya.…

Ditpolairud Polda Jatim Bongkar 4 Kasus Ilegal, dari 7 Kakatua hingga 10.600 Botol Arak

Ditpolairud Polda Jatim Bongkar 4 Kasus Ilegal, dari 7 Kakatua hingga 10.600 Botol Arak

Senin, 26 Okt 2026 21:39 WIB

Senin, 26 Okt 2026 21:39 WIB

10.600 Botol Arak dan 1.140 Liter Solar Subsidi Terungkap, Ditpolairud Jatim Dalami Jaringan…

KAI Jatim Desak Revisi UU Advokat, Usulkan Lembaga Profesi Independen hingga Perlindungan Hukum

KAI Jatim Desak Revisi UU Advokat, Usulkan Lembaga Profesi Independen hingga Perlindungan Hukum

Senin, 26 Okt 2026 20:50 WIB

Senin, 26 Okt 2026 20:50 WIB

KAI Siapkan Gebrakan! RUU Advokat Usulkan Lembaga Nasional Independen dan Perlindungan Profesi…