Tak Mempan Mediasi Sekolah, Siswa SMP Korban Bully di Wonokromo Trauma Berat, Minta Pindah ke SMPN 48.

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Surabaya,Seputarindonesia.net – Aksi bullying di kalangan pelajar kembali mencoreng dunia pendidikan di Surabaya. Kali ini menimpa seorang siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Jalan Jawa, berinisial ABR (13), warga Jl. Bratang Gede, Wonokromo, yang kini mengalami trauma mendalam hingga menolak bersekolah selama satu bulan penuh.

​ABR, yang seharusnya duduk di bangku kelas 7, merasa sangat malu dan sakit hati setelah menjadi korban olokan keji dari teman sekelasnya. Menurut keterangan ibu kandung korban, Ulfa Noviyanti (40), perundungan tersebut menyasar identitas ayah kandung ABR yang telah meninggal dunia.

​“Suami saya yang juga ayah Akbar meninggal dunia pada bulan Juni 2025. Dengan meninggalnya ayahnya, itu merupakan pukulan berat bagi Akbar yang kala itu masih duduk di bangku Sekolah Dasar. Dan sekarang malah temannya mengolok-olok mengatasnamakan ayahnya, sehingga anak saya menjadi depresi,” ungkap Ulfa Noviyanti, Selasa (2/12/2025).

​Ulfa Noviyanti menceritakan, sebelumnya ABR dikenal sebagai anak yang gesit dan agresif. Namun, setelah ayahnya tutup usia, sikap ABR cenderung lebih menutup diri. Puncaknya, setelah menjadi korban perundungan, kondisi mental ABR semakin terpuruk.

​“Sebenarnya Akbar itu anaknya gesit. Setelah ayahnya tidak ada, lebih tertutup sikapnya. Dan sekarang malah tidak mau sekolah dan kalau ada orang yang tidak dikenal malah menghindar,” tambah Ulfa.

​Selama satu bulan belakangan, ABR tidak pernah menginjakkan kaki lagi di sekolah karena rasa malu dan trauma yang dideritanya.

​Pihak Sekolah SMP Jalan Jawa telah berupaya melakukan pendekatan dan mediasi terhadap ABR. Pada hari Senin (1/12/2025), perwakilan sekolah bersama Kelurahan Ngagel mendatangi kediaman ABR.

​“Kemarin Senin pihak sekolahan dan Kelurahan Ngagel datang ke rumah untuk menyampaikan bahwa teman yang mem-bully Akbar telah mengucapkan permintaan maaf. Tapi orang tua murid yang anaknya mem-bully Akbar tidak bertemu langsung dengan saya, hanya melalui guru,” jelas Ulfa.

​Meski demikian, upaya tersebut tidak berhasil membujuk ABR untuk kembali ke sekolah. Korban telah menegaskan keinginannya untuk pindah sekolah demi menghindari trauma.

​“Anak saya tidak mau sekolah lagi di situ karena trauma. Akbar ingin pindah sekolah yang berdekatan dengan rumah sini, yaitu SMPN 48, itu yang diutarakan,” tutup Ulfa.

​Menanggapi kasus perundungan yang terjadi di wilayahnya, Kepala Kecamatan Wonokromo, Maria Agustin Yuriatiana, menyatakan akan segera bertindak.

​“Akan kita lakukan tindakan segera. Kita datangi ke sekolahan itu dan ke rumah murid. Coba kita mediasi dan fasilitasi apa yang harus dilakukan untuk membantu sang murid agar bisa kembali bersekolah,” tegas Maria Agustin Yuriatiana, Selasa (2/12/2025).

​Pihak Kecamatan Wonokromo berkomitmen untuk memediasi kasus ini agar ABR dapat kembali mendapatkan haknya untuk mengenyam pendidikan tanpa dihantui rasa takut dan trauma.

Berita Terbaru

Residivis Narkoba Asal Banyu Urip Kembali Diciduk, Polisi Sita Hampir 100 Gram Sabu dan 10 Butir Ekstasi

Residivis Narkoba Asal Banyu Urip Kembali Diciduk, Polisi Sita Hampir 100 Gram Sabu dan 10 Butir Ekstasi

Minggu, 19 Jul 2026 13:22 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 13:22 WIB

Residivis Narkoba Asal Banyu Urip Kembali Diciduk, Polisi Sita Hampir 100 Gram Sabu dan 10 Butir Ekstasi…

Empat Bulan Berlalu, Penanganan Kasus Kematian Nisarofatin di Lumajang Masih Tahap Penyelidikan

Empat Bulan Berlalu, Penanganan Kasus Kematian Nisarofatin di Lumajang Masih Tahap Penyelidikan

Minggu, 19 Jul 2026 13:18 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 13:18 WIB

Empat Bulan Berlalu, Penanganan Kasus Kematian Nisarofatin di Lumajang Masih Tahap Penyelidikan…

Midea Resmikan AC Pro Shop Kelima di Surabaya, Perkuat Layanan dan Penjualan Bersama UFO Elektronika

Midea Resmikan AC Pro Shop Kelima di Surabaya, Perkuat Layanan dan Penjualan Bersama UFO Elektronika

Jumat, 17 Jul 2026 16:26 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 16:26 WIB

Midea Resmikan AC Pro Shop Kelima di Surabaya, Perkuat Layanan dan Penjualan Bersama UFO Elektronika…

Residivis Kembali Edarkan Sabu, Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bongkar Modus Ranjau di Surabaya

Residivis Kembali Edarkan Sabu, Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bongkar Modus Ranjau di Surabaya

Selasa, 14 Jul 2026 18:08 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 18:08 WIB

Residivis Kembali Edarkan Sabu, Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bongkar Modus Ranjau di Surabaya…

Kasus Arisan Bodong Rp8 Miliar Mandek, Korban Desak Polrestabes Surabaya Segera Tahan Terlapor

Kasus Arisan Bodong Rp8 Miliar Mandek, Korban Desak Polrestabes Surabaya Segera Tahan Terlapor

Selasa, 14 Jul 2026 15:46 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 15:46 WIB

Kasus Arisan Bodong Rp8 Miliar Mandek, Korban Desak Polrestabes Surabaya Segera Tahan Terlapor…

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bantah Isu Dua Tersangka Narkoba Dibebaskan dan Tuduhan Uang Rp70 Juta

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bantah Isu Dua Tersangka Narkoba Dibebaskan dan Tuduhan Uang Rp70 Juta

Minggu, 12 Jul 2026 13:43 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 13:43 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bantah Isu Dua Tersangka Narkoba Dibebaskan dan Tuduhan Uang Rp70 Juta…