Kota Layak Anak Nindya, Menjadi Target Kota Mojokerto

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rapat koordinasi tim gugus tugas Kota Layak Anak Mojokerto
Rapat koordinasi tim gugus tugas Kota Layak Anak Mojokerto

i

MOJOKERTO – Targetkan raih KLA Nindya, Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan mengikuti Rapat koordinasi tim gugus tugas Kota Layak Anak tahun 2022 di Gedung Shaba Mandala Kidra Bersama Walikota Mojokerto Hj. Ika Puspitasari, SE. dan menghadirkan narasumber Fasilitator dan Evaluator KLA Kementrian Nanang Abdul Chana., S. Sos. Senin (07/03/22).

Mengawali sambutanya AKBP Rofiq Ripto Himawan menceritakan saat ini selama saya berdinas ada beberapa anak usia di bawah 18 tahun yang mencoba exmentasi terhadap dirinya untuk bergabung dalam kelompok yang dianggap negatif

“Dalam komunitas/kelompok memberdayakan minum beralkohol yang dapat menimbulkan ganguan kamtibmas, sedangkan dalam keluarganya kurang mendapat perhatian sehingga anak menjadi cikabakal penerus bangsa menjadi generasi rusak dikarenakan bergabung dikelompok yang negative,” ucap Kapolresta Mojokerto

“Saya berharap mulai dari kegiatan rapat ini dapat mencari solusi untuk mewujudkan hak-hak kepada anak yang ada di Kota Mojokerto, sehingga menjadikan anak-anak dikota Mojokerto menjadi generasi penerus bangsa yang berkwalitas,” tambah AKBP Rofiq

Sementara sebagai pimpinan rapat, Walikota Mojokerto antusias dalam rangka mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas dengan komitmen terhadap perlindungan hak anak sehingga bisa meraih predikat KLA kategori Nindya, “Tahun ini kita harus sanggup untuk naik dari kategori Madya menjadi Nindya, jadi masing-masing OPD Dalam mewujudkan kota Mojokerto sebagai kota layak anak harus tahu tugas dan tanggungjawabnya," jelas Ning Ita Sapaan Akrab

Sebagai informasi, penghargaan Kota/ Kabupaten Layak Anak terbagi dalam beberapa kategori, yaitu tingkat pratama, madya, nindya, dan utama. Pada tahun sebelumnya, Kota Mojokerto sendiri telah berhasil meraih KLA kategori madya dengan raihan poin sebesar 675,45. Sementara untuk dapat naik menjadi Nindya, poin minimal yang harus dicapai sebanyak 700.

“Sebenarnya kurang sedikit untuk bisa mencapai Nindya. Dari pratama poin 500 bisa jadi madya, minimal 600. Sementara, kita bisa mencapai 675. Itu bukti kalau kita mampu membuat lompatan yang tinggi. Maka tahun ini, harusnya mampu melompat lebih tinggi lagi,” imbuh sosok yang akrab disapa Ning Ita tersebut.

Masih kata, Ning Ita menghendaki untuk memperbanyak program “kroyokan” –istilah penyebutan suatu program yang diampu oleh berbagai OPD. Salah satu contoh, sebuah program percepatan dalam menurunkan angka kenakalan remaja melalui tindakan preventif yang berbasis keluarga yang melibatkan Dinkes P2KB, Dinsos P3A, PKKM, Darmawanita, serta sebuah perguruan tinggi. Rencananya, dalam waktu bulan ini program sudah memasuki tahap finalisasi skema.

Selain itu, komitmen penuh jauh-jauh hari juga telah ditunjukkan, terbukti melalui adanya Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2017 tentang Kota Layak Anak. Melalui produk daerah tersebut, Kota Mojokerto berarti telah memberikan payung hukum untuk menjamin terpenuhinya hak-hak mendasar anak Kota Mojokerto.

“Menciptakan generasi penerus yang berkualitas tentu tidak hanya dilihat dari berbagai sektor, misal pendidikan dan kesehatan saja. Tapi banyak indikator lain yang harus kita ikhtiarkan, agar anak-anak kita ke depan benar-benar menjadi penjamin kesuksesan pembangunan berkelanjutan (SDGs) dan tercapainya tujuan nasional Indonesia Emas,” tutup Ning Ita.(*)

Berita Terbaru

Viral Poster Zona Club Kenakan Seragam Polri, Lima Karyawan Diperiksa Polsek Genteng

Viral Poster Zona Club Kenakan Seragam Polri, Lima Karyawan Diperiksa Polsek Genteng

Selasa, 15 Sep 2026 14:52 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:52 WIB

Viral Poster AI Mirip Polwan di Zona Club, 5 Karyawan Diperiksa Polsek Genteng…

Rentetan Kecelakaan Kapal Jadi Alarm, MTI Soroti Celah Pemeriksaan Kendaraan hingga Ancaman ODOL

Rentetan Kecelakaan Kapal Jadi Alarm, MTI Soroti Celah Pemeriksaan Kendaraan hingga Ancaman ODOL

Senin, 14 Sep 2026 15:11 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:11 WIB

Rentetan Kecelakaan Kapal Jadi Alarm, MTI: Angkutan Laut Harus Se-steril Bandara!…

Pasar Buah Tanjungsari 77 Rutin Santuni Ratusan Yatim dan Dhuafa, Aksi Nyata Kampung Pancasila

Pasar Buah Tanjungsari 77 Rutin Santuni Ratusan Yatim dan Dhuafa, Aksi Nyata Kampung Pancasila

Sabtu, 12 Sep 2026 21:47 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 21:47 WIB

Melalui program Kampung Pancasila terus mewujud dalam aksi nyata…

56 Kapal Tersedia, Hanya 23 Beroperasi, Gapasdap Soroti Kapasitas Dermaga

56 Kapal Tersedia, Hanya 23 Beroperasi, Gapasdap Soroti Kapasitas Dermaga

Rabu, 09 Sep 2026 08:35 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 08:35 WIB

Kapasitas Dermaga Berkurang, 28 Kapal ASDP Menunggu Giliran Beroperasi…

Sabu Diselipkan dalam Masakan Bali, Telur hingga Ikan Tongkol, Upaya Penyelundupan ke Rutan Surabaya Digagalkan

Sabu Diselipkan dalam Masakan Bali, Telur hingga Ikan Tongkol, Upaya Penyelundupan ke Rutan Surabaya Digagalkan

Senin, 07 Sep 2026 17:33 WIB

Senin, 07 Sep 2026 17:33 WIB

Petugas Rutan Surabaya Gagalkan Sabu dalam Makanan, 5 Pocket dan 1 Gulungan Diamankan…

HUT ke-2 RS Kemenkes Surabaya, Perkuat Layanan Stroke untuk Tekan Risiko Kematian dan Kecacatan

HUT ke-2 RS Kemenkes Surabaya, Perkuat Layanan Stroke untuk Tekan Risiko Kematian dan Kecacatan

Senin, 07 Sep 2026 15:21 WIB

Senin, 07 Sep 2026 15:21 WIB

RS Kemenkes Surabaya: Ajak Masyarakat Deteksi Dini Stroke Lewat Program CKG…