Sambang Posyandu, Anas Karno Up Grade Timbangan Bayi Ke Digital

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYA-Guna meningkatkan optimalisasi pelayanan di Posyandu terutama dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di kota Surabaya, membutuhkan kelengkapan alat yang memadai.

Oleh karena itu legislator PDIP Surabaya Anas Karno memberikan dukungan dengan memperbarui timbangan balita konvensional yang dimiliki oleh Posyandu menjadi timbangan digital.

Bantuan timbangan digital tersebut diberikan secara langsung disela-sela kegiatan penimbangan bayi di Posyandu Cempaka 3 RT 03 RW 03, Kelurahan Nginden Jangkungan, kecamatan Sukolilo Surabaya, Selasa (20/06/2023).

"Kami ingin melihat secara langsung bagaimana pelayanan Posyandu dimana selama ini saat bertemu dengan warga selalu ada keluhan masalah timbangan. Dan benar dengan timbangan konvensional ini memang  membutuhkan waktu. Apalagi ini anak-anak jadi ini harus memang harus cekatan dan efisien biar anak-anak ini merasa nyaman ditimbang badannya," ujarnya.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya yang kembali menjadi calon anggota legislatif untuk Daerah Pemilihan (Dapil) 3 yakni kecamatan Wonocolo, Tenggilis Mejoyo, Sukolilo, Rungkut, Gunung Anyar, Bulak dan Mulyorejo pada Pemilu 2024 tersebut menambahkan, selain itu saat ini dalam masa bulan Bung Karno, pihaknya terus memacu kerja-kerja kerakyatan.

"Bulan Bung Karno menjadi momentum kader PDIP untuk semakin intensif hadir ditengah masyarakat. Membantu memberikan solusi terhadap persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat," tegas Anas.

Lebih lanjut Anas mengatakan persoalan kemiskinan dan balita stunting menjadi atensi Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati, untuk diselesaikan.

Sementara itu, ketua Koordinator KSH RW 03, Yayuk Wijayanti mengaku bersyukur dan berterima kasih atas dukungan dan bantuan yang diberikan.

"Kami sangat berterima kasih atas bantuan timbangan ini semoga kegiatan dan pelayanan kami semakin optimal," terangnya.

Ia menambahkan saat ini pelayanan Posyandu Cempaka melayani pelayanan untuk dua wilayah RT dikawasan padat penduduk tersebut.

"Kami semakin optimis mampu melayani secara optimal dengan bantuan timbangan digital ini. Karena tinbangan digital ini juga ada pengukur badan yang bisa dilakukan secara bersamaan dengan timbang badan kemudian lebih akurat sehingga bisa lebih cepat dalam pengukuran dan pencatatan,"pungkasnya. (irm)

Berita Terbaru

DPRD Jatim Dorong Wayang Kulit Lebih Dekat dengan Generasi Muda

DPRD Jatim Dorong Wayang Kulit Lebih Dekat dengan Generasi Muda

Kamis, 29 Okt 2026 21:36 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 21:36 WIB

Rasiyo Dorong Wayang Kulit Dikemas Lebih Menarik agar Diminati Generasi Muda…

Jambore Mantri BRI 2026 di Surabaya, Perkuat Kompetensi dan Dorong Pemberdayaan UMKM

Jambore Mantri BRI 2026 di Surabaya, Perkuat Kompetensi dan Dorong Pemberdayaan UMKM

Selasa, 27 Okt 2026 20:24 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 20:24 WIB

Bukan Sekadar Tenaga Pemasar, Mantri BRI Jadi Ujung Tombak Pemberdayaan UMKM…

Dugaan Penyalahgunaan Data Pribadi untuk Pinjaman Online Rp16 Juta, Kasusnya Ditangani Polrestabes Surabaya

Dugaan Penyalahgunaan Data Pribadi untuk Pinjaman Online Rp16 Juta, Kasusnya Ditangani Polrestabes Surabaya

Selasa, 27 Okt 2026 12:06 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 12:06 WIB

SURABAYA,Seputarindonesia.net– Polrestabes Surabaya menindaklanjuti laporan dugaan penyalahgunaan data pribadi yang diduga digunakan untuk pengajuan pinjaman o…

Sidang Pungli Izin ESDM Jatim: Saksi Sebut Rp10 Juta, “Masak Saya Membuat Nominal Sendiri Kalau Tidak Ada Perintah”

Sidang Pungli Izin ESDM Jatim: Saksi Sebut Rp10 Juta, “Masak Saya Membuat Nominal Sendiri Kalau Tidak Ada Perintah”

Senin, 26 Okt 2026 23:55 WIB

Senin, 26 Okt 2026 23:55 WIB

Sidang Pungli ESDM Jatim Memanas, Saksi Ungkap Uang Rp10 Juta dan Perintah di Baliknya.…

Ditpolairud Polda Jatim Bongkar 4 Kasus Ilegal, dari 7 Kakatua hingga 10.600 Botol Arak

Ditpolairud Polda Jatim Bongkar 4 Kasus Ilegal, dari 7 Kakatua hingga 10.600 Botol Arak

Senin, 26 Okt 2026 21:39 WIB

Senin, 26 Okt 2026 21:39 WIB

10.600 Botol Arak dan 1.140 Liter Solar Subsidi Terungkap, Ditpolairud Jatim Dalami Jaringan…

KAI Jatim Desak Revisi UU Advokat, Usulkan Lembaga Profesi Independen hingga Perlindungan Hukum

KAI Jatim Desak Revisi UU Advokat, Usulkan Lembaga Profesi Independen hingga Perlindungan Hukum

Senin, 26 Okt 2026 20:50 WIB

Senin, 26 Okt 2026 20:50 WIB

KAI Siapkan Gebrakan! RUU Advokat Usulkan Lembaga Nasional Independen dan Perlindungan Profesi…