Bertemu Wali Kota Eri Cahyadi, Duta Besar Prancis Jadikan Surabaya Prioritas Kerjasama

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dubes Prancis bersama Wali kota Surabaya
Dubes Prancis bersama Wali kota Surabaya

i

SURABAYA-Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyambut dengan hangat kedatangan rombongan Duta Besar Prancis Fabien Penone bersama jajarannya di ruang kerja Wali Kota Surabaya, Selasa (18/7/2023). Dalam pertemuan tersebut, banyak hal yang dibahas, sehingga Duta Besar Prancis menjadikan Kota Surabaya sebagai prioritas kerjasama antara Indonesia dengan Prancis.

Seusai pertemuan itu, Wali Kota Eri menjelaskan banyak hal yang sudah dibahas dalam pertemuan itu, mulai dari bidang budaya, ekonomi dan juga pendidikan. Nantinya, dalam bidang pendidikan akan ada delegasi dari Indonesia yang akan belajar ke Prancis. “Begitu juga sebaliknya, apalagi sekarang ini ada 60 mahasiswa dari Prancis yang kuliah di ITS,” kata Wali Kota Eri.

Dalam waktu dekat, 60 mahasiswa dari Prancis itu akan diundang dalam penutupan Surabaya Cross Culture. Setelah itu, mereka juga akan diajak untuk melihat langsung tempat-tempat wisata heritage dan wisata lainnya di Kota Surabaya.

“Ini penting karena Surabaya ini bukan hanya sebagai kota bisnis, tapi juga kota sejarah, dan ternyata orang-orang Prancis itu sangat menyukai tempat-tempat bersejarah itu, apalagi di Surabaya terus dipertahankan, termasuk perkampungannya, makanya nanti mahasiswa ini akan dijadikan dutanya Surabaya ketika kembali ke Prancis, sehingga ke depan kita berharap banyak orang Prancis yang mengenal Kota Surabaya,” kata dia.

Sebenarnya, lanjut dia, kalau berbicara tentang wisata pasti juga akan menggerakkan ekonomi Surabaya. Makanya, nanti mahasiswa-mahasiswa dari Prancis itu akan dikenalkan dulu semua hal tentang Surabaya, termasuk Kebun Raya Mangrove yang akan diresmikan dalam waktu dekat. Kebun Raya Mangrove ini merupakan yang pertama di Indonesia.

“Nantinya, di sana akan ada jetskinya, sehingga nanti kalau Pak Dubes datang lagi ke Surabaya pada bulan Oktober, saya akan ajak beliaunya untuk naik jetski di sana. Ini untuk mengenalkan Surabaya bahwa kota ini memiliki wisata alam juga,” ujarnya.

Di samping itu, Wali Kota Eri juga mengakui bahwa dalam pertemuan itu juga dibahas tentang transportasi Surabaya. Saat ini, Prancis sudah bekerjasama dengan Bappenas untuk membangun transportasi di beberapa titik di Indonesia, dan salah satunya adalah Surabaya. Makanya, Wali Kota Eri berharap Prancis ini bisa membantunya dalam bidang transportasi.

“Apalagi kami juga sudah memiliki FS (Feasibility Study) mulai zamannya Bu Risma. Nanti kita akan samakan dengan Bappenas ketika Bappenas menyentuh Surabaya, Gresik dan Sidoarjo. Nanti yang di dalam kota kita bagaimana konektivitasnya, tidak boleh berhenti itu. Alhamdulillah Pak Dubes nanti juga akan menurunkan timnya untuk melihat dan membantu kita menyelesaikan semuanya,” tegasnya.

Oleh karena itu, Wali Kota Eri mengaku sangat appreciate dengan kedatangan Dubes Prancis ke Surabaya, karena ini dapat memotivasi dan memberikan semangat bagi orang-orang Prancis untuk datang ke Surabaya. Ia juga sangat yakin kedatangan Dubes Prancis ke Surabaya akan bisa menggerakkan ekonomi Surabaya dengan wisatawannya maupun dalam pendidikannya. “Saya senang sekali dengan pertemuan ini karena kerjasama ini akan memberikan manfaat yang nyata bagi warga Surabaya,” katanya.

Sementara itu, Duta Besar Prancis Fabien Penone seusai pertemuan itu mengaku sangat senang sekali berada di Surabaya hari ini. Kedatangannya ke Surabaya untuk mempererat hubungan antara Prancis dengan Indonesia. “Kami berharap bisa membangun kerjasama yang baik dengan Indonesia, termasuk dengan Surabaya. Itulah alasannya dia datang dari Jakarta ke Surabaya. Bagi saya, Surabaya merupakan kota yang prioritas,” kata Fabien Penone.

Ia juga mengakui bahwa dalam pertemuannya dengan Wali Kota Eri sudah banyak yang dibicarakan dan hampir semua bidang, terutama yang bisa digarap dalam kerjasama itu. Mulai dari bidang budaya, kerjasama bidang ekonomi dan pendidikan.

Dalam bidang ekonomi, sudah ada beberapa perusahaan Prancis yang sudah hadir di Surabaya maupun di Provinsi Jawa Timur. Sedangkan dalam bidang pendidikan, di Surabaya sudah ada mahasiswa Prancis yang belajar di ITS yang berjumlah 60 mahasiswa. “Di tahun-tahun ke depannya, kami akan mendatangkan lebih banyak lagi mahasiswa Perancis untuk belajar di Indonesia. Jadi, saya sampaikan terimakasih banyak kepada Wali Kota Eri atas dukungannya kepada kami,” pungkasnya. (irm)

Berita Terbaru

Bermula dari Mimpi, Jadi Rumah Para Talenta! Kisah Rhema Kartika Sari Bangun LS Model School Ponorogo

Bermula dari Mimpi, Jadi Rumah Para Talenta! Kisah Rhema Kartika Sari Bangun LS Model School Ponorogo

Jumat, 04 Sep 2026 21:35 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 21:35 WIB

Dari Catwalk ke Pembentukan Karakter, Rhema Kartika Sari Bangun LS Model School Sejak 2010…

KULTUR BARU GBT: Saat Lipstik Implora Nampang di Jersey Persebaya dan Rayakan Suara Bonita

KULTUR BARU GBT: Saat Lipstik Implora Nampang di Jersey Persebaya dan Rayakan Suara Bonita

Jumat, 04 Sep 2026 21:25 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 21:25 WIB

Logo Implora kini menempel megah di jersey Green Force, membawa pesan kuat bahwa perempuan punya ruang sejajar di arena bal-balan.…

Bukan Sekadar Gaya, Ghataka Radysca Buktikan Talenta Muda Ponorogo Bisa Berprestasi

Bukan Sekadar Gaya, Ghataka Radysca Buktikan Talenta Muda Ponorogo Bisa Berprestasi

Jumat, 04 Sep 2026 19:30 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 19:30 WIB

Masih 16 Tahun, Ghataka Radysca Sabet Dua Juara 1 di Dunia Modeling…

Usia 13 Tahun, Titah Wening Sabet Sejumlah Prestasi Modeling dan Jadi Duta Hijab Cilik Indonesia

Usia 13 Tahun, Titah Wening Sabet Sejumlah Prestasi Modeling dan Jadi Duta Hijab Cilik Indonesia

Jumat, 04 Sep 2026 16:33 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 16:33 WIB

Memiliki nama lengkap Titah Wening dan akrab disapa Wening, siswi kelas 7 SMP tersebut mulai serius mengasah potensinya melalui dunia modeling.…

Bukan Sekadar Cantik, Nasya Syakeela Sabet Segudang Prestasi dan Jadi Duta Anak Prestasi Jatim

Bukan Sekadar Cantik, Nasya Syakeela Sabet Segudang Prestasi dan Jadi Duta Anak Prestasi Jatim

Jumat, 04 Sep 2026 14:56 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 14:56 WIB

Talenta muda asal Ponorogo tersebut berhasil mencuri perhatian melalui berbagai pencapaian di dunia modeling, beauty pageant hingga seni…

Masuk Musim Ke-10, Persebaya & AZA Rilis Player Issue Jersey 26/27 "100% Made in Indonesia"

Masuk Musim Ke-10, Persebaya & AZA Rilis Player Issue Jersey 26/27 "100% Made in Indonesia"

Jumat, 04 Sep 2026 10:53 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 10:53 WIB

Secara teknologi, jersey ini dibekali Anti-UV, Anti-Odor, dan Quick Dry. Tiga fitur ini menjaga pemain tetap nyaman, terlindungi, dan cepat kering…