Menuju Bebas Stunting, Pemkot Surabaya dan Bunda Genre Gencarkan Promosi Ketahanan Keluarga

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemkot Surabaya bersama Bunda Genre Rini Indriyani melaunching kegiatan “Bahas Genre Bareng Pemuda Surabaya
Pemkot Surabaya bersama Bunda Genre Rini Indriyani melaunching kegiatan “Bahas Genre Bareng Pemuda Surabaya

i

SURABAYA-Dalam upaya menuju keluarga bebas stunting, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Bunda Generasi Berencana (Genre) Surabaya Rini Indriyani terus menggencarkan promosi ketahanan keluarga yang berkaitan pada isu kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan.

Oleh sebab itu, Pemkot Surabaya bersama Bunda Genre Rini Indriyani melaunching kegiatan “Bahas Genre Bareng Pemuda Surabaya” (Basreng Pedas), sekaligus mengukuhkan Insan Genre Kota Surabaya periode 2023-2024, di Kecamatan Gayungan, Kamis (20/7/2023). Kegiatan ini digelar dalam rangka peringatan Hari Keluarga Nasional ke-30 dan Hari Anak Nasional Tahun 2023.

Pada kesempatan tersebut, juga diberikan pembekalan mengenai pentingnya kesiapan dan kematangan sebelum menikah, termasuk dampak negatif dari seks pranikah. Sebab, remaja berperan dalam pencegahan stunting melalui pembentukan sikap dan perilaku yang positif dalam pengembangan diri. Baik secara mental, fisik, intelektual, spiritual, dan sosial.

“Karena salah satu penyebab stunting adalah pernikahan yang terlalu dini. Melalui kegiatan ini, kami ingin lebih memantapkan kesadaran para orang tua terhadap upaya-upaya pencegahan dan penanganan stunting. Mulai dari janin dalam kandungan, bayi, balita, remaja, menikah, hamil, dan seterusnya,” kata Bunda Genre Rini Indriyani.

Bunda Genre Rini Indriyani lantas menjelaskan, bahwa semua generasi muda di Kota Surabaya diharapkan memiliki pengetahuan, pemahaman, dan pengendalian diri dalam menyikapi perkembangan zaman yang terjadi. “Pemuda atau remaja kita libatkan dalam penanganan stunting. Mereka kita siapkan menuju jenjang berkeluarga, dimulai dari pola hidup dia terlebih dahulu,” jelasnya.

Ia menerangkan, kegiatan tersebut adalah untuk menyiapkan generasi berencana. Sehingga mereka mampu melangsungkan jenjang pendidikan, berkarir dalam pekerjaan, serta menikah dengan penuh perencanaan sesuai siklus kesehatan reproduksinya. “Kita berikan pandangan agar mereka selektif dalam memilih pasangannya kelak. Mereka dibiasakan untuk merencanakan segala sesuatu sejak usia muda,” terangnya.

Selain itu, Rini Indriyani yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Surabaya ini menambahkan, potensi dari para remaja tersebut akan terus dibina. Salah satunya adalah melalui Puspaga (Pusat Pembelajaran Keluarga) di Balai RW. Sebab, potensi mereka untuk menghidupkan Balai RW cukup besar.

“Mereka bisa mengajak anak-anak Paud, TK, SD, dan SMP dengan mengadakan permainan yang menyenangkan. Tidak hanya dirumah bermain gadget, tetapi bisa bersosialisasi dan mendapatkan ilmu yang bermanfaat. Itu adalah salah satu fungsi dari Generasi Berencana, bagaimana ikut terlibat dalam penanganan stunting,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-P2KB) Surabaya, Ida Widayati mengatakan tujuan kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan pemahaman, pengetahuan, serta sikap dan perilaku positif remaja tentang kesehatan dan hak-hak reproduksi, guna meningkatkan derajat kesehatan reproduksinya. Serta menyiapkan kehidupan keluarga yang sesuai dengan yang mereka rencanakan

“Kegiatan ini dilakukan di 5 titik lokasi yang diikuti oleh remaja di kecamatan se-Surabaya. Untuk wilayah Surabaya Selatan titiknya di wilayah Kecamatan Gayungan, kemudian Surabaya Pusat sudah kita laksanakan di GNI, Surabaya Timur juga sudah dilaksanakan di kantor Kecamatan Rungkut, Surabaya Utara di Kecamatan Bulak, dan Surabaya Barat rencananya di Gedung Pandansari daerah Benowo. Saat ini kegiatan ini diikuti oleh 400 remaja dan orang tua remaja,” kata Ida.

Ia mengaku bahwa Insan Genre memiliki peran penting dalam membantu Pemkot Surabaya mewujudkan keluarga bebas stunting. Dimana, mereka telah memahami penyebab dari adanya stunting, seperti pola asuh yang salah maupun penyakit bawaan yang dimiliki oleh sang anak.

“Mereka akan turun ke Balai RW untuk sosialisasi kepada anak dan orangtua, bagaimana pola asuh yang tepat untuk anak, serta mencegah terjadinya salah pergaulan. Pendekatan-pendekatan pada anak bisa sebagai konselor sebaya,” pungkasnya. (irm)

Berita Terbaru

Bermula dari Mimpi, Jadi Rumah Para Talenta! Kisah Rhema Kartika Sari Bangun LS Model School Ponorogo

Bermula dari Mimpi, Jadi Rumah Para Talenta! Kisah Rhema Kartika Sari Bangun LS Model School Ponorogo

Jumat, 04 Sep 2026 21:35 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 21:35 WIB

Dari Catwalk ke Pembentukan Karakter, Rhema Kartika Sari Bangun LS Model School Sejak 2010…

KULTUR BARU GBT: Saat Lipstik Implora Nampang di Jersey Persebaya dan Rayakan Suara Bonita

KULTUR BARU GBT: Saat Lipstik Implora Nampang di Jersey Persebaya dan Rayakan Suara Bonita

Jumat, 04 Sep 2026 21:25 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 21:25 WIB

Logo Implora kini menempel megah di jersey Green Force, membawa pesan kuat bahwa perempuan punya ruang sejajar di arena bal-balan.…

Bukan Sekadar Gaya, Ghataka Radysca Buktikan Talenta Muda Ponorogo Bisa Berprestasi

Bukan Sekadar Gaya, Ghataka Radysca Buktikan Talenta Muda Ponorogo Bisa Berprestasi

Jumat, 04 Sep 2026 19:30 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 19:30 WIB

Masih 16 Tahun, Ghataka Radysca Sabet Dua Juara 1 di Dunia Modeling…

Usia 13 Tahun, Titah Wening Sabet Sejumlah Prestasi Modeling dan Jadi Duta Hijab Cilik Indonesia

Usia 13 Tahun, Titah Wening Sabet Sejumlah Prestasi Modeling dan Jadi Duta Hijab Cilik Indonesia

Jumat, 04 Sep 2026 16:33 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 16:33 WIB

Memiliki nama lengkap Titah Wening dan akrab disapa Wening, siswi kelas 7 SMP tersebut mulai serius mengasah potensinya melalui dunia modeling.…

Bukan Sekadar Cantik, Nasya Syakeela Sabet Segudang Prestasi dan Jadi Duta Anak Prestasi Jatim

Bukan Sekadar Cantik, Nasya Syakeela Sabet Segudang Prestasi dan Jadi Duta Anak Prestasi Jatim

Jumat, 04 Sep 2026 14:56 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 14:56 WIB

Talenta muda asal Ponorogo tersebut berhasil mencuri perhatian melalui berbagai pencapaian di dunia modeling, beauty pageant hingga seni…

Masuk Musim Ke-10, Persebaya & AZA Rilis Player Issue Jersey 26/27 "100% Made in Indonesia"

Masuk Musim Ke-10, Persebaya & AZA Rilis Player Issue Jersey 26/27 "100% Made in Indonesia"

Jumat, 04 Sep 2026 10:53 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 10:53 WIB

Secara teknologi, jersey ini dibekali Anti-UV, Anti-Odor, dan Quick Dry. Tiga fitur ini menjaga pemain tetap nyaman, terlindungi, dan cepat kering…