Oknum Petugas Imigrasi Kediri Jadi Tersangka Kasus TPPO

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Potongan surat penetapan Tersangka
Potongan surat penetapan Tersangka

i

SURABAYA- Salah satu oknum Pegawai Negri Sipil (PNS) Imigrasi Kediri ditetapkan Tersangka Kasus TPPO oleh Dirkrimum Polda Jawa Timur.

Itu setelah Polisi mengungkap kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kabupaten Jember. Oknum PNS Imigrasi Kediri itu berinisial FN (35).

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto ketika dikonfirmasi adanya kasus itu membenarkan info tersebut.

"Iya ada," singkat Dirmanto melalui pesan Whatsapp, Rabu (30/8/2023).

Meski membenarkan kabar tersebut, Dirmanto enggan menjelaskan secara rinci kasus yang ditangani Kriminal Umum itu. Bahkan perihal penahanan FN paska penetapan tersangka, perwira dengan pangkat tiga melati di pundak tersebut juga tidak menjawab.

Sementara itu, walaupun jadi tersangka, dari kabar yang beredar FN tidak ditahan dan tetap bertugas sebagai Kepala Subseksi Dokumen Perjalanan Keimigrasian di kantor Keimigrasian Kediri.

Berdasar foto Surat Pemberitahuan Penetapan Tersangka, FN, pegawai negeri sipil yang keseharian tinggal di Komplek Mojoroto Indah, Kota Kediri, itu ditetapkan tersangka oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Jawa Timur sejak tanggal 12 Juli 2023.

Atau selang sebulan usai kasus dugaan TPPO tersebut dilaporkan kepada Kepolisian Resort Jember pada 7 Juni 2023 lalu, dengan Laporan Polisi Nomor LP/B/211/VI/2023/SPKT/POLRES JEMBER/POLDA JAWA TIMUR.

Namun akhirnya kasus tersebut diambil alih oleh Kepolisian Daerah Jawa Timur Sub Direktorat Remaja Anak dan Wanita.

Kepala Sub Direktorat Remaja Anak dan Wanita Ajun Komisaris Besar Polisi Hendra Eko Triyulianto ketika dihubungi juga keberatan menjawab pertanyaan wartawan. Ia justru meminta supaya menanyakan langsung ke Bagian Humas.(*)

Berita Terbaru

DPRD Jatim Dorong Wayang Kulit Lebih Dekat dengan Generasi Muda

DPRD Jatim Dorong Wayang Kulit Lebih Dekat dengan Generasi Muda

Kamis, 29 Okt 2026 21:36 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 21:36 WIB

Rasiyo Dorong Wayang Kulit Dikemas Lebih Menarik agar Diminati Generasi Muda…

Jambore Mantri BRI 2026 di Surabaya, Perkuat Kompetensi dan Dorong Pemberdayaan UMKM

Jambore Mantri BRI 2026 di Surabaya, Perkuat Kompetensi dan Dorong Pemberdayaan UMKM

Selasa, 27 Okt 2026 20:24 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 20:24 WIB

Bukan Sekadar Tenaga Pemasar, Mantri BRI Jadi Ujung Tombak Pemberdayaan UMKM…

Dugaan Penyalahgunaan Data Pribadi untuk Pinjaman Online Rp16 Juta, Kasusnya Ditangani Polrestabes Surabaya

Dugaan Penyalahgunaan Data Pribadi untuk Pinjaman Online Rp16 Juta, Kasusnya Ditangani Polrestabes Surabaya

Selasa, 27 Okt 2026 12:06 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 12:06 WIB

SURABAYA,Seputarindonesia.net– Polrestabes Surabaya menindaklanjuti laporan dugaan penyalahgunaan data pribadi yang diduga digunakan untuk pengajuan pinjaman o…

Sidang Pungli Izin ESDM Jatim: Saksi Sebut Rp10 Juta, “Masak Saya Membuat Nominal Sendiri Kalau Tidak Ada Perintah”

Sidang Pungli Izin ESDM Jatim: Saksi Sebut Rp10 Juta, “Masak Saya Membuat Nominal Sendiri Kalau Tidak Ada Perintah”

Senin, 26 Okt 2026 23:55 WIB

Senin, 26 Okt 2026 23:55 WIB

Sidang Pungli ESDM Jatim Memanas, Saksi Ungkap Uang Rp10 Juta dan Perintah di Baliknya.…

Ditpolairud Polda Jatim Bongkar 4 Kasus Ilegal, dari 7 Kakatua hingga 10.600 Botol Arak

Ditpolairud Polda Jatim Bongkar 4 Kasus Ilegal, dari 7 Kakatua hingga 10.600 Botol Arak

Senin, 26 Okt 2026 21:39 WIB

Senin, 26 Okt 2026 21:39 WIB

10.600 Botol Arak dan 1.140 Liter Solar Subsidi Terungkap, Ditpolairud Jatim Dalami Jaringan…

KAI Jatim Desak Revisi UU Advokat, Usulkan Lembaga Profesi Independen hingga Perlindungan Hukum

KAI Jatim Desak Revisi UU Advokat, Usulkan Lembaga Profesi Independen hingga Perlindungan Hukum

Senin, 26 Okt 2026 20:50 WIB

Senin, 26 Okt 2026 20:50 WIB

KAI Siapkan Gebrakan! RUU Advokat Usulkan Lembaga Nasional Independen dan Perlindungan Profesi…