Pemkot Surabaya bersama BBPOM Gelar Sosialisasi hingga Uji Sampel Makanan Pedagang SWK

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemkot Surabaya bersama BBPOM Gelar Sosialisasi hingga Uji Sampel Makanan Pedagang SWK
Pemkot Surabaya bersama BBPOM Gelar Sosialisasi hingga Uji Sampel Makanan Pedagang SWK

i

SURABAYA-Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Kota Surabaya, menggelar sosialisasi dan pengecekan sampel makanan terhadap 100 pedagang Sentra Wisata Kuliner (SWK). Sosialisasi tersebut, digelar di Convention Hall lantai 4 Gedung Siola, Kamis (2/10/2023).

Sosialisasi tersebut, juga dihadiri oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan (Dinkopdag) Kota Surabaya, Dewi Soeriyawati, serta Ketua Tim Informasi dan Komunikasi BBPOM Kota Surabaya Yuli Ekowati. Tujuan dari sosialisasi ini, adalah untuk menjamin kualitas makanan dan minuman Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di SWK.

Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan, sosialisasi ini ditujukan kepada pedagang kreatif lapangan atau UMKM SWK di Kota Surabaya. Pada kesempatan itu, BBPOM Kota Surabaya melakukan pemaparan terkait keamanan dan kesehatan pangan.

“Nanti ketika selesai sosialisasi, dicek semua makanannya, maka di SWK itu nanti akan diberikan stiker, bahwa makanan yang dijual di SWK ini sudah sesuai, sehat, tidak berbahaya, dan macem-macem,” kata Wali Kota Eri.

Sosialisasi bertajuk Jatim Truly (Jawa Timur Trusted Culinary) ini, diikuti oleh ratusan pedagang dari empat SWK di Kota Surabaya. Diantaranya ada SWK Dharmahusada, Embong Sawo, Kapas Krampung, dan Urip Sumoharjo. Masing-masing pedagang dari empat SWK tersebut, juga membawa sampel makanan untuk dilakukan pengujian langsung.

“Sekaligus saya minta sertifikat halal yang dikeluarkan Dinas Koperasi untuk membantu teman-teman UMKM yang ada di sana,” ujar Wali Kota Eri.

Orang nomor satu di lingkungan Pemkot Surabaya itu menerangkan, kegiatan seperti ini bakal dilakukan secara bergantian. Dia memastikan, sebanyak 49 SWK yang ada di Kota Surabaya seluruhnya akan mendapatkan sosialisasi seperti ini.

“Empat itu (SWK) adalah awal, karena kan nggak bisa kalau dalam jumlah banyak, kita bagi kemudian berjalan. Nah, 49 SWK itu juga akan kita lakukan semuanya (pengujian sampel) pangannya, kesehatannya dan keamanannya di semua SWK,” terangnya.

Dia berharap, dengan adanya uji sampel dari BBPOM dan stiker halal Dinkopdag, maka makanan di SWK itu terjamin kesehatan dan keamanannya. Ketika stiker itu terpasang di masing-masing stand pedagang, masyarakat akan merasa aman ketika membeli makanan atau minuman yang dijual di SWK.

Pemkot Surabaya ke depannya tidak hanya fokus pada kualitas dan keamanan makanan saja, akan tetapi juga melakukan upaya untuk meramaikan SWK. “Saya berharap, Bu Kadis (Dinkopdag) setelah acara ini diajak lah bicara untuk meramaikan SWK. Karena itu tugasnya pemerintah, nah kalau bisa nanti pegawai pemkot itu makan siangnya di SWK,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinkopdag Kota Surabaya Dewi Soeriyawati menyampaikan, adanya sosialisasi dan pengujian langsung ini adalah untuk meningkatkan kualitas serta menjamin kesehatan dan keamanan makanan yang dijual oleh pedagang SWK. Sesuai arahan Wali Kota Eri, Dewi menjelaskan, Dinkopdag Kota Surabaya juga akan memasang stiker halal pada setiap lapak pedagang SWK.

“Orang akan yakin ketika ada BBPOM apalagi nanti ditambah stiker halal ya. Jadi nanti bisa kita pasang di setiap SWK,” Dewi menyampaikan.

Dewi berharap, sosialisasi dan pengujian langsung sampel makanan ini bisa dilakukan secara berkelanjutan bersama BBPOM untuk menjamin keamanan dan kesehatan makanan di SWK lainnya. “Nanti lanjutannya kalau memang untuk percepatan, kita akan bersurat kepada BBPOM. Insyaallah dari 49 SWK itu nanti bisa mendapatkan (sosialisasi) semuanya,” ujarnya.

Dewi mengatakan, sejauh ini masih belum ada temuan makanan tidak aman dan tidak sehat yang dijual oleh pedagang SWK di Kota Pahlawan. Hanya saja, ada beberapa makanan dan minuman yang perlu ditingkatkan rasa dan variasi menunya.

“Selama ini sih alhamdulillah semuanya baik-baik saja, cuma kadang menu varian ya tadi Pak Wali bilang, kalau ada menu yang kurang enak harus ada variasi dan pelatihan kita datangkan chef. Kemudian kami juga diminta untuk menambahkan hiburan agar SWK ini menjadi ramai,” katanya.

Di samping itu, Ketua Tim Informasi dan Komunikasi BBPOM Kota Surabaya Yuli Ekowati menambahkan, sosialisasi ini bertujuan untuk menjamin kualitas pangan dan bagian dari upaya BBPOM mengatasi permasalahan stunting di Kota Surabaya. Dengan kegiatan ini, diharapkan dapat menekan stunting di Kota Surabaya khususnya di wilayah Jatim.

“Kami berharap, dengan mengkonsumsi makanan yang aman dapat menekan angka stunting di Kota Surabaya. Sehingga ke depannya kita dapat menghasilkan generasi penerus yang sehat, produktif, dan berdaya saing,” pungkasnya. (irm)

Berita Terbaru

Jelang Nataru 2026-2027, PELNI Tebar Diskon Tiket 30 Persen, Kuota 414 Ribu Penumpang

Jelang Nataru 2026-2027, PELNI Tebar Diskon Tiket 30 Persen, Kuota 414 Ribu Penumpang

Sabtu, 24 Okt 2026 19:45 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 19:45 WIB

Diskon Tiket PELNI 30 Persen Resmi Dibuka, Warga Diminta Jangan Sampai Kehabisan Kuota…

RSUD dr Karneni Tulungagung  buka layanan CT Scan 128 Slice 

RSUD dr Karneni Tulungagung  buka layanan CT Scan 128 Slice 

Jumat, 23 Okt 2026 21:39 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 21:39 WIB

Teknologi itu memiliki 3 keunggulan diantaranya, resolusi yang tajam dan detail, dosis radiasi rendah serta memiiki kecepatan tinggi…

Dua Orang Ditangkap Polrestabes Surabaya di Peneleh, Bukan Dilepas : Jalani Rehabilitasi Bukan Dilepas 

Dua Orang Ditangkap Polrestabes Surabaya di Peneleh, Bukan Dilepas : Jalani Rehabilitasi Bukan Dilepas 

Jumat, 23 Okt 2026 21:33 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 21:33 WIB

SURABAYA- Satresnarkoba Polrestabes Surabaya memberikan klarifikasi terkait pemberitaan mengenai dugaan tangkap lepas terhadap dua orang  pria di kawasan …

Gerebek 3 THM Surabaya, Polisi Temukan 20 Orang Positif Narkoba, Station Tunjungan Disorot!

Gerebek 3 THM Surabaya, Polisi Temukan 20 Orang Positif Narkoba, Station Tunjungan Disorot!

Jumat, 23 Okt 2026 11:24 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 11:24 WIB

DIGEREBEK POLISI! 20 Orang Positif Narkoba di Tiga THM Surabaya, Station Tunjungan Jadi Sorotan…

Demo Mahasiswa di Depan Grahadi Berlangsung Kondusif, 11 Orang Diamankan Polisi

Demo Mahasiswa di Depan Grahadi Berlangsung Kondusif, 11 Orang Diamankan Polisi

Kamis, 22 Okt 2026 21:55 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 21:55 WIB

Polisi Bongkar Dugaan Penunggang Demo di Grahadi, 11 Orang Diamankan Sebelum Aksi Berakhir…

Cegah Penyalahgunaan NAPZA, OSB dan BNNK Surabaya Edukasi Karang Taruna Banyu Urip Wetan

Cegah Penyalahgunaan NAPZA, OSB dan BNNK Surabaya Edukasi Karang Taruna Banyu Urip Wetan

Kamis, 22 Okt 2026 20:34 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 20:34 WIB

Cegah Penyalahgunaan NAPZA, OSB dan BNNK Surabaya Edukasi Karang Taruna Banyu Urip Wetan…