Pengusaha rokok ilegal di Pamekasan, Terlena dan Takut Dipidana

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi
Ilustrasi

i

PAMEKASAN- Pengusaha rokok ilegal di Pamekasan terlena akan penghasilan yang sangat mengiurkan sampai dengan nominal yang fantastik yaitu miliaran rupiah.

Rokok ilegal di Pamekasan sudah lama menjadi perbincangan publik pasalnya karena pengusaha rokok ilegal di Pamekasan sangat banyak.

Berdasar risets penelitian dan turba awak media memang betul tidak bisa di pungkiri dengan adanya rokok ilegal di Pamekasan mendongkrak pengangguran dan banyak membantu masyarakat kecil khususnya.

Ketika awak media seputarindonesia.net mewawancarai salah satu pengepak/ pembungkus rokok ilegal mengaku sudah lama menganggur dan tidak ada penghasilan kurang lebih 5 tahun.

Namun,Alhamdulillah semenjak bekerja jadi pengepak/pembungkus rokok ilegal bisa bangun rumah.

"Alhamdulilah, bisa membuat anak saya kuliah di salah satu universitas yang sudah lama menjadi cita-citanya," jelasnya Jumat (10/11/2023).

Lantas bagai mana sikap pemerintah dengan adanya dinamika seperti ini untuk memberikan jalan keluar dan win win solusen di sisi lain sangat membantu masyarakat kecil di sisi lain melanggar negara dengan tidak memakai pita cukai.

Menurut statement salah satu pengusaha rokok ilegal di Pamekasan, memang melanggar secara hukum pemerintahan tetapi dalam Islam kita tidak haram kan dan berharap agar pemerintah memberikan solusi untuk pelaku rokok ini.

"Dari itu berikanlah kita solusi dan jalan keluar yang terbaik untuk para pengusaha rokok ilegal di Pamekasan," pintanya.

Hal ini menjadi poin penting dan PR pemerintah Pamekasan karena dengan adanya pabrik rokok di Pamekasan secara tidak langsung telah membantu mendongkrak perekonomian dan mengurangi pengangguran .(ysr)

Berita Terbaru

Viral Poster Zona Club Kenakan Seragam Polri, Lima Karyawan Diperiksa Polsek Genteng

Viral Poster Zona Club Kenakan Seragam Polri, Lima Karyawan Diperiksa Polsek Genteng

Selasa, 15 Sep 2026 14:52 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:52 WIB

Viral Poster AI Mirip Polwan di Zona Club, 5 Karyawan Diperiksa Polsek Genteng…

Rentetan Kecelakaan Kapal Jadi Alarm, MTI Soroti Celah Pemeriksaan Kendaraan hingga Ancaman ODOL

Rentetan Kecelakaan Kapal Jadi Alarm, MTI Soroti Celah Pemeriksaan Kendaraan hingga Ancaman ODOL

Senin, 14 Sep 2026 15:11 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:11 WIB

Rentetan Kecelakaan Kapal Jadi Alarm, MTI: Angkutan Laut Harus Se-steril Bandara!…

Pasar Buah Tanjungsari 77 Rutin Santuni Ratusan Yatim dan Dhuafa, Aksi Nyata Kampung Pancasila

Pasar Buah Tanjungsari 77 Rutin Santuni Ratusan Yatim dan Dhuafa, Aksi Nyata Kampung Pancasila

Sabtu, 12 Sep 2026 21:47 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 21:47 WIB

Melalui program Kampung Pancasila terus mewujud dalam aksi nyata…

56 Kapal Tersedia, Hanya 23 Beroperasi, Gapasdap Soroti Kapasitas Dermaga

56 Kapal Tersedia, Hanya 23 Beroperasi, Gapasdap Soroti Kapasitas Dermaga

Rabu, 09 Sep 2026 08:35 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 08:35 WIB

Kapasitas Dermaga Berkurang, 28 Kapal ASDP Menunggu Giliran Beroperasi…

Sabu Diselipkan dalam Masakan Bali, Telur hingga Ikan Tongkol, Upaya Penyelundupan ke Rutan Surabaya Digagalkan

Sabu Diselipkan dalam Masakan Bali, Telur hingga Ikan Tongkol, Upaya Penyelundupan ke Rutan Surabaya Digagalkan

Senin, 07 Sep 2026 17:33 WIB

Senin, 07 Sep 2026 17:33 WIB

Petugas Rutan Surabaya Gagalkan Sabu dalam Makanan, 5 Pocket dan 1 Gulungan Diamankan…

HUT ke-2 RS Kemenkes Surabaya, Perkuat Layanan Stroke untuk Tekan Risiko Kematian dan Kecacatan

HUT ke-2 RS Kemenkes Surabaya, Perkuat Layanan Stroke untuk Tekan Risiko Kematian dan Kecacatan

Senin, 07 Sep 2026 15:21 WIB

Senin, 07 Sep 2026 15:21 WIB

RS Kemenkes Surabaya: Ajak Masyarakat Deteksi Dini Stroke Lewat Program CKG…