Pemkot Surabaya Tingkatkan Antisipasi Resiko Penularan DBD

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemkot Surabaya Tingkatkan Antisipasi Resiko Penularan DBD
Pemkot Surabaya Tingkatkan Antisipasi Resiko Penularan DBD

i

SURABAYA-Pemerintah kota (Pemkot) Surabaya meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi terhadap resiko penurunan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Pahlawan. Terutama saat memasuki masa transisi, yakni musim penghujan ke musim kemarau yang masih belum stabil.

Hal ini menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Walikota Surabaya Nomor 400.7.9/3135/436.7.2/2024 tentang Antisipasi Peningkatan Kasus Demam Berdarah Dengue pada musim penghujan. Karenanya, Pemkot Surabaya menerbitkan SE Nomor 400.7.9/8786/436.7.2/2024 tentang Peningkatan Kewaspadaan DBD melalui PSN 3M PLUS.

Sekretaris Daerah Kota Surabaya, Ikhsan mengatakan sebagai antisipasi menekan resiko penularan DBD secara masif di Kota Surabaya, maka diperlukan kegiatan pendampingan intensif dalam memberantas vektor penularan penyakit DBD dengan melaksanakan Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) DBD 3M PLUS.

“Yaitu, menguras dan menyikat bersih bak mandi/kolam air minimal satu minggu sekali. Menutup rapat tempat penampungan air, misalnya tempayan, tandon, dan drum. Serta, memanfaatkan/mendaur ulang barang bekas yang dapat menampung air,” kata Ikhsan, Jumat (17/5/2024).

Sedangkan, 3M PLUS adalah meliputi penggantian air vas bunga, tempat minum burung atau tempat-tempat lainnya yang sejenis setiap satu minggu sekali, memperbaiki saluran dan talang yang tidak lancar/rusak, menutup lubang-lubang pada potongan bambu/pohon, serta menaburkan bubuk pembunuh jentik (larvasida) di tempat-tempat yang sulit dikuras atau di daerah yang sulit air.

“Memelihara ikan pemakan jentik di kolam/bak-bak penampungan air, misalnya ikan cupang dan ikan kepala timah. Memasang kawat kasa di jendela dan pintu rumah, membiasakan pengaturan barang dalam ruangan secara rapi agar tidak menjadi tempat bersarangnya nyamuk, dan menghindari kebiasaan menggantung pakaian dalam kamar,” ujar dia.

Kemudian, lanjut Ikhsan, mengupayakan pencahayaan dan ventilasi ruang yang memadai, menggunakan kelambu pada saat tidur, memakai obat yang dapat mencegah gigitan nyamuk, melakukan penanaman tanaman yang tidak disukai nyamuk seperti tanaman serai, lavender. Serta membersihkan lingkungan dari sarang nyamuk.

“Menggiatkan Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik (G1R1J) secara rutin dengan menunjuk juru pemantau jentik di setiap rumah/ instansi untuk memantau dan memastikan tidak ada jentik dan memastikan nilai Angka Bebas Jentik (ABJ) > 95 persen di masing-masing wilayah,” imbuhnya.

Oleh karena itu, diharapkan melakukan kegiatan PSN 3M PLUS berbasis kecamatan, kelurahan, RT/RW, sekolah, tempat ibadah, perkantoran, dan tempat-tempat umum (TTU) secara rutin minimal satu minggu sekali setiap hari Jumat di masing-masing wilayah.

“Kemudian melaporkan seluruh hasil kegiatan PSN 3M PLUS melalui Aplikasi Sayang Warga (ASW) dan memantau progres capaian untuk segera dilakukan intervensi wilayah, sehingga potensi penyebaran kasus DBD dapat terus terkendali,” pungkasnya. (irm)

Berita Terbaru

Jelang Nataru 2026-2027, PELNI Tebar Diskon Tiket 30 Persen, Kuota 414 Ribu Penumpang

Jelang Nataru 2026-2027, PELNI Tebar Diskon Tiket 30 Persen, Kuota 414 Ribu Penumpang

Sabtu, 24 Okt 2026 19:45 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 19:45 WIB

Diskon Tiket PELNI 30 Persen Resmi Dibuka, Warga Diminta Jangan Sampai Kehabisan Kuota…

RSUD dr Karneni Tulungagung  buka layanan CT Scan 128 Slice 

RSUD dr Karneni Tulungagung  buka layanan CT Scan 128 Slice 

Jumat, 23 Okt 2026 21:39 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 21:39 WIB

Teknologi itu memiliki 3 keunggulan diantaranya, resolusi yang tajam dan detail, dosis radiasi rendah serta memiiki kecepatan tinggi…

Dua Orang Ditangkap Polrestabes Surabaya di Peneleh, Bukan Dilepas : Jalani Rehabilitasi Bukan Dilepas 

Dua Orang Ditangkap Polrestabes Surabaya di Peneleh, Bukan Dilepas : Jalani Rehabilitasi Bukan Dilepas 

Jumat, 23 Okt 2026 21:33 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 21:33 WIB

SURABAYA- Satresnarkoba Polrestabes Surabaya memberikan klarifikasi terkait pemberitaan mengenai dugaan tangkap lepas terhadap dua orang  pria di kawasan …

Gerebek 3 THM Surabaya, Polisi Temukan 20 Orang Positif Narkoba, Station Tunjungan Disorot!

Gerebek 3 THM Surabaya, Polisi Temukan 20 Orang Positif Narkoba, Station Tunjungan Disorot!

Jumat, 23 Okt 2026 11:24 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 11:24 WIB

DIGEREBEK POLISI! 20 Orang Positif Narkoba di Tiga THM Surabaya, Station Tunjungan Jadi Sorotan…

Demo Mahasiswa di Depan Grahadi Berlangsung Kondusif, 11 Orang Diamankan Polisi

Demo Mahasiswa di Depan Grahadi Berlangsung Kondusif, 11 Orang Diamankan Polisi

Kamis, 22 Okt 2026 21:55 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 21:55 WIB

Polisi Bongkar Dugaan Penunggang Demo di Grahadi, 11 Orang Diamankan Sebelum Aksi Berakhir…

Cegah Penyalahgunaan NAPZA, OSB dan BNNK Surabaya Edukasi Karang Taruna Banyu Urip Wetan

Cegah Penyalahgunaan NAPZA, OSB dan BNNK Surabaya Edukasi Karang Taruna Banyu Urip Wetan

Kamis, 22 Okt 2026 20:34 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 20:34 WIB

Cegah Penyalahgunaan NAPZA, OSB dan BNNK Surabaya Edukasi Karang Taruna Banyu Urip Wetan…