Sambut Bulan Suci Ramadan, Pemkot Surabaya Percantik Kota Dengan Ornamen Ala Timur Tengah

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemkot Surabaya Percantik Kota Dengan Ornamen Ala Timur Tengah
Pemkot Surabaya Percantik Kota Dengan Ornamen Ala Timur Tengah

i

SURABAYA-Memasuki bulan suci Ramadan 1446 Hijriah, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali mempercantik suasana kota dengan dekorasi dan ornamen ala Timur Tengah. Pemasangan dekorasi dilakukan untuk memberikan suasana baru bagi umat muslim yang menjalankan ibadah puasa, sekaligus wujud komitmen Pemkot Surabaya dalam menjaga semangat, toleransi, keharmonisan, serta keberagaman antar umat beragama.

Dekorasi Ramadan bernuansa Timur Tengah lengkap dengan ornamen kubah masjid dan bulan sabit terpasang di beberapa lokasi strategis, seperti halaman luar Balai Kota, kawasan Panglima Sudirman, pedestrian jembatan Jalan Yos Sudarso, jembatan Sawunggaling dan Plaza Tengah Alun-Alun Kota Surabaya. Keindahan hiasan semakin terlihat ketika malam tiba, sebab lampion berbentuk kubah masjid memancarkan cahaya warna warninya yang membuat suasana kota menjadi berbeda.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Pengelolaan Keanekaragaman Hayati Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Myrna Augusta Aditya Dewi mengatakan, berbeda dari tahun sebelumnya untuk tahun 2025 dekorasi yang dipilih berwarna lebih cerah, yakni, ungu, biru dan kuning keemasan.

"Tahun 2025 ini, temanya ala Timur Tengah. Dekorasinya sudah kami pasang di Balai Kota dan beberapa area lainnya. Untuk spot-spot ditengah kota ditambahkan tulisan 'Marhaban ya Ramadan' sebagai simbol menyabut bulan yang suci," kata Myrna, Jumat (28/2/2025).

Myrna menyebut bahwa selain beberapa lokasi diatas, dekorasi Ramadan juga akan dipasang di dua lokasi lainnya, seperti di Kota Lama dan Tunjungan Romansa. Saat ini, hal tersebut masih dalam koordinasi dengan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar).

"Kami masih koordinasikan dengan Disbudporapar karena banyak acara di bulan Ramadan ini, khawatir masih digunakan. Jadi kami masih menunggu konfirmasi," jelasnya.

Ia mengungkapkan, pemasangan dekorasi Ramadan merupakan tradisi tahunan yang mencerminkan semangat toleransi di Kota Pahlawan. Dimana kota ini oleh masyarakat dari berbagai latar belakang agama, suku dan ras yang berbeda-beda.

"Ini sebagai wujud toleransi antar umat beragama di Kota Surabaya seperti tahun-tahun sebelumnya. Artinya Pemkot Surabaya menunjukan bahwa setiap agama dan kepercayaan diterima di kota ini," terangnya.

Termasuk pada penghujung Ramadan atau Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah nanti, Myrna menyampaikan momen itu akan berbarengan dengan Hari Raya Nyepi umat Hindu. Sehingga pihaknya akan memasang dekorasi berdampingan."Menjelang Ramadan nanti berbarengan dengan Nyepi, jadi akan dibuat dua dekorasi bersamaan," imbuhnya.

Terakhir, atas nama Pemkot Surabaya Myrna mengucapkan, selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan bagi seluruh umat muslim di Kota Surabaya. "Selamat berpuasa Ramadan, semoga puasanya lancar hingga hari kemenangan nanti," pungkasnya. (irm)

Berita Terbaru

Jambore Mantri BRI 2026 di Surabaya, Perkuat Kompetensi dan Dorong Pemberdayaan UMKM

Jambore Mantri BRI 2026 di Surabaya, Perkuat Kompetensi dan Dorong Pemberdayaan UMKM

Selasa, 27 Okt 2026 20:24 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 20:24 WIB

Bukan Sekadar Tenaga Pemasar, Mantri BRI Jadi Ujung Tombak Pemberdayaan UMKM…

Dugaan Penyalahgunaan Data Pribadi untuk Pinjaman Online Rp16 Juta, Kasusnya Ditangani Polrestabes Surabaya

Dugaan Penyalahgunaan Data Pribadi untuk Pinjaman Online Rp16 Juta, Kasusnya Ditangani Polrestabes Surabaya

Selasa, 27 Okt 2026 12:06 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 12:06 WIB

SURABAYA,Seputarindonesia.net– Polrestabes Surabaya menindaklanjuti laporan dugaan penyalahgunaan data pribadi yang diduga digunakan untuk pengajuan pinjaman o…

Sidang Pungli Izin ESDM Jatim: Saksi Sebut Rp10 Juta, “Masak Saya Membuat Nominal Sendiri Kalau Tidak Ada Perintah”

Sidang Pungli Izin ESDM Jatim: Saksi Sebut Rp10 Juta, “Masak Saya Membuat Nominal Sendiri Kalau Tidak Ada Perintah”

Senin, 26 Okt 2026 23:55 WIB

Senin, 26 Okt 2026 23:55 WIB

Sidang Pungli ESDM Jatim Memanas, Saksi Ungkap Uang Rp10 Juta dan Perintah di Baliknya.…

Ditpolairud Polda Jatim Bongkar 4 Kasus Ilegal, dari 7 Kakatua hingga 10.600 Botol Arak

Ditpolairud Polda Jatim Bongkar 4 Kasus Ilegal, dari 7 Kakatua hingga 10.600 Botol Arak

Senin, 26 Okt 2026 21:39 WIB

Senin, 26 Okt 2026 21:39 WIB

10.600 Botol Arak dan 1.140 Liter Solar Subsidi Terungkap, Ditpolairud Jatim Dalami Jaringan…

KAI Jatim Desak Revisi UU Advokat, Usulkan Lembaga Profesi Independen hingga Perlindungan Hukum

KAI Jatim Desak Revisi UU Advokat, Usulkan Lembaga Profesi Independen hingga Perlindungan Hukum

Senin, 26 Okt 2026 20:50 WIB

Senin, 26 Okt 2026 20:50 WIB

KAI Siapkan Gebrakan! RUU Advokat Usulkan Lembaga Nasional Independen dan Perlindungan Profesi…

Jelang Nataru 2026-2027, PELNI Tebar Diskon Tiket 30 Persen, Kuota 414 Ribu Penumpang

Jelang Nataru 2026-2027, PELNI Tebar Diskon Tiket 30 Persen, Kuota 414 Ribu Penumpang

Sabtu, 24 Okt 2026 19:45 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 19:45 WIB

Diskon Tiket PELNI 30 Persen Resmi Dibuka, Warga Diminta Jangan Sampai Kehabisan Kuota…