Permudah Layanan Kesehatan, Wali Kota Eri Cahyadi Integrasikan Aplikasi Tiga RSUD di Surabaya

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Eri Cahyadi Integrasikan Aplikasi Tiga RSUD di Surabaya
Wali Kota Eri Cahyadi Integrasikan Aplikasi Tiga RSUD di Surabaya

i

SURABAYA-Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus melakukan inovasi dalam digitalisasi layanan kesehatan. Terbaru, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berencana mengintegrasikan sistem tiga Rumah Sakit (RS) milik pemkot yaitu, RS Bhakti Dharma Husada (BDH), RSUD Dr Mohamad Soewandhie dan RS Eka Candrarini dengan satu aplikasi pelayanan yang sama.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta, ketiga RS milik pemkot untuk menyatukan aplikasinya supaya lebih efektif dan efisien dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat.

"Ada tiga RS dibawah Pemkot Surabaya, maka saya minta ketiganya untuk semua layanan, mulai dari catatan hingga riwayat menggunakan aplikasi yang terhubung satu dengan lainnya. Jadi bentuk layanan akan sama dan menjadi satu, bukan sendiri-sendiri," ujar Wali Kota Eri Cahyadi dalam paparan inovasi pejabat struktural Pemkot Surabaya, Jumat (7/3/2025).

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan bahwa integrasi digital yang dimaksud bukan berarti membuat aplikasi baru, tetapi mengabungkan. Artinya, aplikasi-aplikasi yang bagus dipertahankan dan diperluas untuk digunakan bersama."Ini aplikasi yang lama digabungkan menjadi satu, mana yang bagus dipertahankan," katanya.

Menurutnya, integrasi layanan tiga RS lewat satu aplikasi akan memudahkan pemantauan dan mendukung efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang sedang dijalankan Pemkot Surabaya untuk mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto.

"Kalau satu-satu (aplikasinya) tidak efektif karena sama-sama menggunakan uang negara, maka dari itu cukup satu yang disamakan," imbuh Wali Kota Eri.

Selain itu, Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan, dalam integrasi layanan digital yang dilakukan juga harus terkoneksi dengan RS lainnya di Kota Pahlawan. Tujuannya, agar semua masyarakat bisa melakukan pengobatan sesuai dengan kebutuhannya.

"Nantinya saya juga ingin aplikasi itu terkoneksi dengan semua RS di Surabaya. Sebab, kalau layanan saling terintegrasi dapat memudahkan pelayanan kepada pasien. Contohnya, di RS A penuh bisa dilihat RS mana yang kosong dan memungkinkan untuk menerima pasien," jelasnya.

Ke depannya, ia berharap akan semakin banyak inovasi yang diterapkan di Kota Surabaya terutama dalam layanan kesehatan. "Harapannya dengan integrasi sitem yang dilakukan, bisa semakin mempermudah layanan kesehatan RS milik pemkot kepada pasien dalam hal ini masyarakat Kota Surabaya," pungkasnya. (irm)

Berita Terbaru

Jambore Mantri BRI 2026 di Surabaya, Perkuat Kompetensi dan Dorong Pemberdayaan UMKM

Jambore Mantri BRI 2026 di Surabaya, Perkuat Kompetensi dan Dorong Pemberdayaan UMKM

Selasa, 27 Okt 2026 20:24 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 20:24 WIB

Bukan Sekadar Tenaga Pemasar, Mantri BRI Jadi Ujung Tombak Pemberdayaan UMKM…

Dugaan Penyalahgunaan Data Pribadi untuk Pinjaman Online Rp16 Juta, Kasusnya Ditangani Polrestabes Surabaya

Dugaan Penyalahgunaan Data Pribadi untuk Pinjaman Online Rp16 Juta, Kasusnya Ditangani Polrestabes Surabaya

Selasa, 27 Okt 2026 12:06 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 12:06 WIB

SURABAYA,Seputarindonesia.net– Polrestabes Surabaya menindaklanjuti laporan dugaan penyalahgunaan data pribadi yang diduga digunakan untuk pengajuan pinjaman o…

Sidang Pungli Izin ESDM Jatim: Saksi Sebut Rp10 Juta, “Masak Saya Membuat Nominal Sendiri Kalau Tidak Ada Perintah”

Sidang Pungli Izin ESDM Jatim: Saksi Sebut Rp10 Juta, “Masak Saya Membuat Nominal Sendiri Kalau Tidak Ada Perintah”

Senin, 26 Okt 2026 23:55 WIB

Senin, 26 Okt 2026 23:55 WIB

Sidang Pungli ESDM Jatim Memanas, Saksi Ungkap Uang Rp10 Juta dan Perintah di Baliknya.…

Ditpolairud Polda Jatim Bongkar 4 Kasus Ilegal, dari 7 Kakatua hingga 10.600 Botol Arak

Ditpolairud Polda Jatim Bongkar 4 Kasus Ilegal, dari 7 Kakatua hingga 10.600 Botol Arak

Senin, 26 Okt 2026 21:39 WIB

Senin, 26 Okt 2026 21:39 WIB

10.600 Botol Arak dan 1.140 Liter Solar Subsidi Terungkap, Ditpolairud Jatim Dalami Jaringan…

KAI Jatim Desak Revisi UU Advokat, Usulkan Lembaga Profesi Independen hingga Perlindungan Hukum

KAI Jatim Desak Revisi UU Advokat, Usulkan Lembaga Profesi Independen hingga Perlindungan Hukum

Senin, 26 Okt 2026 20:50 WIB

Senin, 26 Okt 2026 20:50 WIB

KAI Siapkan Gebrakan! RUU Advokat Usulkan Lembaga Nasional Independen dan Perlindungan Profesi…

Jelang Nataru 2026-2027, PELNI Tebar Diskon Tiket 30 Persen, Kuota 414 Ribu Penumpang

Jelang Nataru 2026-2027, PELNI Tebar Diskon Tiket 30 Persen, Kuota 414 Ribu Penumpang

Sabtu, 24 Okt 2026 19:45 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 19:45 WIB

Diskon Tiket PELNI 30 Persen Resmi Dibuka, Warga Diminta Jangan Sampai Kehabisan Kuota…