Wamendagri Bima Arya Puji Kecepatan TGC Surabaya di Munas VII APEKSI 2025

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wamendagri Bima Arya Puji
Wamendagri Bima Arya Puji

i

SURABAYA-Musyawarah Nasional (MUNAS) VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2025 resmi dibuka. Acara pembukaan MUNAS VII APEKSI tahun ini dibuka secara langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Wamendagri RI), Bima Arya Sugiarto dan Ketua Dewan Pengurus APEKSI, Eri Cahyadi, di Convention Hall Grand City, Kamis, (8/5/2025).

Dalam kesempatan ini, Wamendagri Bimas Arya memuji pelayanan emergensi yang dimiliki oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Menurutnya pelayanan emergensi Pemkot Surabaya lebih cepat dari kota-kota lain di Indonesia.

Hal tersebut ia saksikan secara langsung ketika sedang lari pagi bersama Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan di Jalan Tunjungan, Surabaya. Saat itu, Wamendagri Bima Arya bersama Wali Kota Viman Alfarizi menyaksikan kejadian kecelakaan antara pedagang sate keliling dengan taksi di Jalan Tunjungan.

“Di awal Jalan Tunjungan itu tiba-tiba di belakang kami terdengar suara keras, ada ibu-ibu mendorong gerobak tertabrak taksi, keras sekali. Kami lari ke sana si ibu luka-luka tapi tidak terlalu berat, nah nggak ada satu menit ada Satpol PP di situ,” kata Wamen Bima Arya dalam sambutannya.

Setelah Wamen Bima Arya bergegas menggotong ibu pedagang sate itu ke pinggir jalan, supaya lebih aman. Dalam situasi itu, mantan Wali Kota Bogor itu meminta bantuan kepada petugas Satpol PP tersebut untuk segera menelpon ambulan.

“Ini gimana ada ambulan lewat, tapi sudah terlalu ngebut. Tapi Cak Eri (Wali Kota Surabaya), Satpol PP ini tenang, kemudian menelpon TGC (Tim Gerak Cepat), tidak sampai 15 menit datang di situ (lokasi kejadian) TGC ini, hebat Surabaya Cak Eri, keren,” ujarnya.

Dalam momen ini, Bima Arya turut menyampaikan pesan Mendagri Tito Karnavian yang ingin membangun percontohan tim emergensi satu atap. Bima Arya menyampaikan, di dalam tim emergensi itu nantinya terdiri dari Pemadam Kebakaran (Damkar), tenaga medis, dan kepolisian.

Ia berharap, kepada kepala daerah di seluruh Indonesia bisa mencontoh dan belajar secara langsung mengenai pelayanan TGC yang dimiliki Pemkot Surabaya. Dengan begitu, maka pelayanan kedaruratan daerah di Indonesia bisa lebih baik ke depannya.

“Jadi ditelpon langsung (gerak cepat). Kami akan mulai di Makassar, tapi saya rasa di Surabaya sudah gerak cepat, Surabaya semoga terus menginspirasi,” pungkasnya.

Pembukaan MUNAS VII APEKSI 2025 ini Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak serta 98 wali kota se-Indonesia. Tidak hanya itu, hadir pula anak muda yang tergabung dalam Youth City Changers (YCC) dari 98 kota juga mengikuti pelaksanaan MUNAS VII APEKSI 2025. (irm)

Berita Terbaru

Jambore Mantri BRI 2026 di Surabaya, Perkuat Kompetensi dan Dorong Pemberdayaan UMKM

Jambore Mantri BRI 2026 di Surabaya, Perkuat Kompetensi dan Dorong Pemberdayaan UMKM

Selasa, 27 Okt 2026 20:24 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 20:24 WIB

Bukan Sekadar Tenaga Pemasar, Mantri BRI Jadi Ujung Tombak Pemberdayaan UMKM…

Dugaan Penyalahgunaan Data Pribadi untuk Pinjaman Online Rp16 Juta, Kasusnya Ditangani Polrestabes Surabaya

Dugaan Penyalahgunaan Data Pribadi untuk Pinjaman Online Rp16 Juta, Kasusnya Ditangani Polrestabes Surabaya

Selasa, 27 Okt 2026 12:06 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 12:06 WIB

SURABAYA,Seputarindonesia.net– Polrestabes Surabaya menindaklanjuti laporan dugaan penyalahgunaan data pribadi yang diduga digunakan untuk pengajuan pinjaman o…

Sidang Pungli Izin ESDM Jatim: Saksi Sebut Rp10 Juta, “Masak Saya Membuat Nominal Sendiri Kalau Tidak Ada Perintah”

Sidang Pungli Izin ESDM Jatim: Saksi Sebut Rp10 Juta, “Masak Saya Membuat Nominal Sendiri Kalau Tidak Ada Perintah”

Senin, 26 Okt 2026 23:55 WIB

Senin, 26 Okt 2026 23:55 WIB

Sidang Pungli ESDM Jatim Memanas, Saksi Ungkap Uang Rp10 Juta dan Perintah di Baliknya.…

Ditpolairud Polda Jatim Bongkar 4 Kasus Ilegal, dari 7 Kakatua hingga 10.600 Botol Arak

Ditpolairud Polda Jatim Bongkar 4 Kasus Ilegal, dari 7 Kakatua hingga 10.600 Botol Arak

Senin, 26 Okt 2026 21:39 WIB

Senin, 26 Okt 2026 21:39 WIB

10.600 Botol Arak dan 1.140 Liter Solar Subsidi Terungkap, Ditpolairud Jatim Dalami Jaringan…

KAI Jatim Desak Revisi UU Advokat, Usulkan Lembaga Profesi Independen hingga Perlindungan Hukum

KAI Jatim Desak Revisi UU Advokat, Usulkan Lembaga Profesi Independen hingga Perlindungan Hukum

Senin, 26 Okt 2026 20:50 WIB

Senin, 26 Okt 2026 20:50 WIB

KAI Siapkan Gebrakan! RUU Advokat Usulkan Lembaga Nasional Independen dan Perlindungan Profesi…

Jelang Nataru 2026-2027, PELNI Tebar Diskon Tiket 30 Persen, Kuota 414 Ribu Penumpang

Jelang Nataru 2026-2027, PELNI Tebar Diskon Tiket 30 Persen, Kuota 414 Ribu Penumpang

Sabtu, 24 Okt 2026 19:45 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 19:45 WIB

Diskon Tiket PELNI 30 Persen Resmi Dibuka, Warga Diminta Jangan Sampai Kehabisan Kuota…