Kurma Tomat, Camilan Khas Bojonegoro yang Cocok untuk Buka Puasa

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kurma Tomat, Camilan Khas Bojonegoro
Kurma Tomat, Camilan Khas Bojonegoro

i

SEPUTARINDONESIA.NET, BOJONEGORO -Kurma memang identik dengan buah dari Timur Tengah. Namun tangan kreatif Sri Endah Wahyuningsih, ibu rumah tangga asal Desa Mojodeso, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro bisa membuat makanan ‘kurma’ berbahan dasar dari tomat.

Endah menceritakan, awal mula membuat makanan yang dikenal dengan kurma tomat, atau ia beri nama dengan kurmo jowo, sebab dirinya yang gemar mengonsumsi tomat sejak duduk di bangku SMA. Apalagi di sekitar rumahnya melimpah tomat, yakni saat tinggal di Kota Malang.

"Dulu mulai belajar membuat kurma tomat itu sejak tahun 1992, waktu itu belajar buat sama adik, dan saya sajikan sebagai camilan lebaran, ternyata banyak yang suka dan pesan," ungkapnya.

Setelah kembali ke Bojonegoro, Endah berniat untuk mengenalkan produknya tersebut di Bojonegoro dengan terlebih dahulu mengurus PIRT. Selang satu tahun izin produknya keluar pada tahun 2010, dan produknya mulai diterima di toko aneka camilan dan supermarket di Bojonegoro.

"Dulu tidak langsung diterima, sempat ditolak Bravo juga karena kemasannya yang kurang menarik, karena waktu itu hanya saya kemas dengan plastik dan mika biasa dengan label kertas fotocopy hasil dari design anak saya yang masih duduk di bangku SMP," bebernya.

Dirinya juga mengaku pernah diundang oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker), yang sedang mengumpulkan produk unggulan daerah. Kemudian Disperinaker mempromosikan produknya melalui website hingga menarik pembeli asal Bandung. Tak hanya itu, pelanggan kurma jawa pun bayak yang berasal dari luar daerah seperti halnya Bali, Kalimantan, Surabaya, Mojokerto, Malang.

Endah menambahkan, untuk penjualan kurma tomat pun, sempat naik turun karena kemasan yang ia pasarkan cukup besar. Setelah dapat saran dari teman sekitar untuk membuat kemasan yang lebih ekonomis, dan mulailah dikemas 1 ons ternyata peminatnya stabil hingga sekarang.

"Seiring dengan berkembangnya zaman saya sekarang ganti kemasan dengan standing pouch, juga pemasarannya bertambah luas," pungkasnya.(*/irul)

Berita Terbaru

Bermula dari Mimpi, Jadi Rumah Para Talenta! Kisah Rhema Kartika Sari Bangun LS Model School Ponorogo

Bermula dari Mimpi, Jadi Rumah Para Talenta! Kisah Rhema Kartika Sari Bangun LS Model School Ponorogo

Jumat, 04 Sep 2026 21:35 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 21:35 WIB

Dari Catwalk ke Pembentukan Karakter, Rhema Kartika Sari Bangun LS Model School Sejak 2010…

KULTUR BARU GBT: Saat Lipstik Implora Nampang di Jersey Persebaya dan Rayakan Suara Bonita

KULTUR BARU GBT: Saat Lipstik Implora Nampang di Jersey Persebaya dan Rayakan Suara Bonita

Jumat, 04 Sep 2026 21:25 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 21:25 WIB

Logo Implora kini menempel megah di jersey Green Force, membawa pesan kuat bahwa perempuan punya ruang sejajar di arena bal-balan.…

Bukan Sekadar Gaya, Ghataka Radysca Buktikan Talenta Muda Ponorogo Bisa Berprestasi

Bukan Sekadar Gaya, Ghataka Radysca Buktikan Talenta Muda Ponorogo Bisa Berprestasi

Jumat, 04 Sep 2026 19:30 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 19:30 WIB

Masih 16 Tahun, Ghataka Radysca Sabet Dua Juara 1 di Dunia Modeling…

Usia 13 Tahun, Titah Wening Sabet Sejumlah Prestasi Modeling dan Jadi Duta Hijab Cilik Indonesia

Usia 13 Tahun, Titah Wening Sabet Sejumlah Prestasi Modeling dan Jadi Duta Hijab Cilik Indonesia

Jumat, 04 Sep 2026 16:33 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 16:33 WIB

Memiliki nama lengkap Titah Wening dan akrab disapa Wening, siswi kelas 7 SMP tersebut mulai serius mengasah potensinya melalui dunia modeling.…

Bukan Sekadar Cantik, Nasya Syakeela Sabet Segudang Prestasi dan Jadi Duta Anak Prestasi Jatim

Bukan Sekadar Cantik, Nasya Syakeela Sabet Segudang Prestasi dan Jadi Duta Anak Prestasi Jatim

Jumat, 04 Sep 2026 14:56 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 14:56 WIB

Talenta muda asal Ponorogo tersebut berhasil mencuri perhatian melalui berbagai pencapaian di dunia modeling, beauty pageant hingga seni…

Masuk Musim Ke-10, Persebaya & AZA Rilis Player Issue Jersey 26/27 "100% Made in Indonesia"

Masuk Musim Ke-10, Persebaya & AZA Rilis Player Issue Jersey 26/27 "100% Made in Indonesia"

Jumat, 04 Sep 2026 10:53 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 10:53 WIB

Secara teknologi, jersey ini dibekali Anti-UV, Anti-Odor, dan Quick Dry. Tiga fitur ini menjaga pemain tetap nyaman, terlindungi, dan cepat kering…