Nyali Kejati Diuji: Dokumen 'Gratis' Penjarahan 420 Satwa KBS Sudah Siap, Berani Seret Pelakunya?

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Surabaya,Seputarindonesia.net – Teka-teki hilangnya ratusan satwa di Kebun Binatang Surabaya (KBS) belasan tahun silam menemui titik terang. Sebuah dokumen krusial yang diklaim sebagai bukti otentik "penjarahan" 420 satwa KBS pada 13 tahun lalu akhirnya ditemukan dan siap diserahkan ke pihak berwenang.

​Temuan ini diprediksi akan menjadi kunci pembuka kotak pandora kasus dugaan korupsi di lembaga konservasi kebanggaan warga Kota Pahlawan tersebut. Tak main-main, nilai kerugian negara dalam skandal ini ditaksir mencapai angka fantastis, yakni lebih dari Rp5 triliun.​​Singky Soewadji pemerhati binatang, Temukan dokumen tersebut menyatakan bahwa data yang kini berada di tangannya sudah sangat lengkap. Ia bahkan menegaskan bahwa pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur tidak perlu lagi melakukan penggeledahan fisik secara besar-besaran di area KBS.

​"Kejati sudah tidak perlu geledah KBS, cukup pelajari dokumen ini sudah bisa langsung tentukan tersangkanya," tegas Singky saat memberikan keterangan tertulis.

​Dokumen tersebut diklaim memuat rincian aliran keluar masuk satwa serta pihak-pihak yang bertanggung jawab atas hilangnya koleksi satwa tersebut dalam satu dekade terakhir.​​Sebagai bentuk komitmen dalam pemberantasan korupsi, Singky menyatakan akan membuka akses data ini secara cuma-cuma kepada aparat penegak hukum dan awak media yang berkomitmen mengawal kasus ini hingga tuntas.

​"Pihak Kejati dan teman media yang butuh, saya beri gratis! Kalau memang serius mau bongkar kasus korupsi di KBS, nilainya fantastis, mencapai Rp5 Triliun lebih," tambahnya.

​Objek Penjarahan Sebanyak 420 satwa berbagai jenis,Rentang Waktu Kejadian berawal sekitar 13 tahun yang lalu,Estimasi Kerugian Mencapai angka Rp5 triliun,Status Dokumen Siap diserahkan sebagai alat bukti primer bagi penyidik.

Berita Terbaru

Jambore Mantri BRI 2026 di Surabaya, Perkuat Kompetensi dan Dorong Pemberdayaan UMKM

Jambore Mantri BRI 2026 di Surabaya, Perkuat Kompetensi dan Dorong Pemberdayaan UMKM

Selasa, 27 Okt 2026 20:24 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 20:24 WIB

Bukan Sekadar Tenaga Pemasar, Mantri BRI Jadi Ujung Tombak Pemberdayaan UMKM…

Dugaan Penyalahgunaan Data Pribadi untuk Pinjaman Online Rp16 Juta, Kasusnya Ditangani Polrestabes Surabaya

Dugaan Penyalahgunaan Data Pribadi untuk Pinjaman Online Rp16 Juta, Kasusnya Ditangani Polrestabes Surabaya

Selasa, 27 Okt 2026 12:06 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 12:06 WIB

SURABAYA,Seputarindonesia.net– Polrestabes Surabaya menindaklanjuti laporan dugaan penyalahgunaan data pribadi yang diduga digunakan untuk pengajuan pinjaman o…

Sidang Pungli Izin ESDM Jatim: Saksi Sebut Rp10 Juta, “Masak Saya Membuat Nominal Sendiri Kalau Tidak Ada Perintah”

Sidang Pungli Izin ESDM Jatim: Saksi Sebut Rp10 Juta, “Masak Saya Membuat Nominal Sendiri Kalau Tidak Ada Perintah”

Senin, 26 Okt 2026 23:55 WIB

Senin, 26 Okt 2026 23:55 WIB

Sidang Pungli ESDM Jatim Memanas, Saksi Ungkap Uang Rp10 Juta dan Perintah di Baliknya.…

Ditpolairud Polda Jatim Bongkar 4 Kasus Ilegal, dari 7 Kakatua hingga 10.600 Botol Arak

Ditpolairud Polda Jatim Bongkar 4 Kasus Ilegal, dari 7 Kakatua hingga 10.600 Botol Arak

Senin, 26 Okt 2026 21:39 WIB

Senin, 26 Okt 2026 21:39 WIB

10.600 Botol Arak dan 1.140 Liter Solar Subsidi Terungkap, Ditpolairud Jatim Dalami Jaringan…

KAI Jatim Desak Revisi UU Advokat, Usulkan Lembaga Profesi Independen hingga Perlindungan Hukum

KAI Jatim Desak Revisi UU Advokat, Usulkan Lembaga Profesi Independen hingga Perlindungan Hukum

Senin, 26 Okt 2026 20:50 WIB

Senin, 26 Okt 2026 20:50 WIB

KAI Siapkan Gebrakan! RUU Advokat Usulkan Lembaga Nasional Independen dan Perlindungan Profesi…

Jelang Nataru 2026-2027, PELNI Tebar Diskon Tiket 30 Persen, Kuota 414 Ribu Penumpang

Jelang Nataru 2026-2027, PELNI Tebar Diskon Tiket 30 Persen, Kuota 414 Ribu Penumpang

Sabtu, 24 Okt 2026 19:45 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 19:45 WIB

Diskon Tiket PELNI 30 Persen Resmi Dibuka, Warga Diminta Jangan Sampai Kehabisan Kuota…