Isu Mahar Rp15 Juta 'Tiket Bebas' Narkoba Terjawab, Kasat Narkoba Tanjung Perak: Itu Fitnah!

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Surabaya,Seputarindonesia.net – Pihak Kepolisian Resor (Polres) Pelabuhan Tanjung Perak angkat bicara terkait isu miring yang menerpa institusinya. Kabar yang beredar mengenai dugaan praktik "tangkap-lepas" tersangka narkotika dengan mahar Rp15 juta melalui modus rehabilitasi dipastikan sebagai informasi menyesatkan.

​Kasat Resnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Adik Agus Putrawan, menegaskan bahwa rumor adanya "tiket bebas" berbayar tersebut sama sekali tidak memiliki dasar kuat.

​Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, AKP Adik menjelaskan bahwa tersangka yang dimaksud dalam isu tersebut saat ini masih menjalani proses rehabilitasi sesuai aturan, bukan dibebaskan secara ilegal.

​"Kabar itu tidak benar. Yang bersangkutan hingga saat ini masih berada di lembaga rehabilitasi untuk menjalani prosesnya," ujar AKP Adik saat memberikan klarifikasi.

​Ia menjelaskan bahwa penempatan seorang tersangka ke lembaga rehabilitasi bukanlah keputusan sepihak dari penyidik, melainkan hasil dari mekanisme hukum yang ketat. Proses ini harus melalui Tim Asesmen Terpadu (TAT) yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari ​Penyidik kepolisian, ​Pihak Kejaksaan, ​Tim medis/psikolog.

​Lebih lanjut, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada pihak-pihak yang menjanjikan penghentian perkara dengan imbalan materi.

​"Kami pastikan tidak ada praktik tangkap-lepas dengan imbalan uang. Jika ada pihak yang mengatasnamakan anggota dan meminta sejumlah uang, masyarakat diminta segera melaporkan," tegasnya.

​Polres Pelabuhan Tanjung Perak berkomitmen pada transparansi penanganan kasus. Masyarakat yang menemukan adanya dugaan pelanggaran prosedur atau perilaku menyimpang oleh oknum anggota diminta untuk tidak ragu melapor melalui ​Kanal Pengaduan Resmi Polres, ​Seksi Propam (Profesi dan Pengamanan).

​Dengan adanya klarifikasi resmi ini, diharapkan masyarakat dapat lebih selektif dalam menyerap informasi dan tidak terprovokasi oleh isu yang belum terverifikasi kebenarannya.

Berita Terbaru

DPRD Jatim Dorong Wayang Kulit Lebih Dekat dengan Generasi Muda

DPRD Jatim Dorong Wayang Kulit Lebih Dekat dengan Generasi Muda

Kamis, 29 Okt 2026 21:36 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 21:36 WIB

Rasiyo Dorong Wayang Kulit Dikemas Lebih Menarik agar Diminati Generasi Muda…

Jambore Mantri BRI 2026 di Surabaya, Perkuat Kompetensi dan Dorong Pemberdayaan UMKM

Jambore Mantri BRI 2026 di Surabaya, Perkuat Kompetensi dan Dorong Pemberdayaan UMKM

Selasa, 27 Okt 2026 20:24 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 20:24 WIB

Bukan Sekadar Tenaga Pemasar, Mantri BRI Jadi Ujung Tombak Pemberdayaan UMKM…

Dugaan Penyalahgunaan Data Pribadi untuk Pinjaman Online Rp16 Juta, Kasusnya Ditangani Polrestabes Surabaya

Dugaan Penyalahgunaan Data Pribadi untuk Pinjaman Online Rp16 Juta, Kasusnya Ditangani Polrestabes Surabaya

Selasa, 27 Okt 2026 12:06 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 12:06 WIB

SURABAYA,Seputarindonesia.net– Polrestabes Surabaya menindaklanjuti laporan dugaan penyalahgunaan data pribadi yang diduga digunakan untuk pengajuan pinjaman o…

Sidang Pungli Izin ESDM Jatim: Saksi Sebut Rp10 Juta, “Masak Saya Membuat Nominal Sendiri Kalau Tidak Ada Perintah”

Sidang Pungli Izin ESDM Jatim: Saksi Sebut Rp10 Juta, “Masak Saya Membuat Nominal Sendiri Kalau Tidak Ada Perintah”

Senin, 26 Okt 2026 23:55 WIB

Senin, 26 Okt 2026 23:55 WIB

Sidang Pungli ESDM Jatim Memanas, Saksi Ungkap Uang Rp10 Juta dan Perintah di Baliknya.…

Ditpolairud Polda Jatim Bongkar 4 Kasus Ilegal, dari 7 Kakatua hingga 10.600 Botol Arak

Ditpolairud Polda Jatim Bongkar 4 Kasus Ilegal, dari 7 Kakatua hingga 10.600 Botol Arak

Senin, 26 Okt 2026 21:39 WIB

Senin, 26 Okt 2026 21:39 WIB

10.600 Botol Arak dan 1.140 Liter Solar Subsidi Terungkap, Ditpolairud Jatim Dalami Jaringan…

KAI Jatim Desak Revisi UU Advokat, Usulkan Lembaga Profesi Independen hingga Perlindungan Hukum

KAI Jatim Desak Revisi UU Advokat, Usulkan Lembaga Profesi Independen hingga Perlindungan Hukum

Senin, 26 Okt 2026 20:50 WIB

Senin, 26 Okt 2026 20:50 WIB

KAI Siapkan Gebrakan! RUU Advokat Usulkan Lembaga Nasional Independen dan Perlindungan Profesi…