7 Bulan, Puluhan Perangkat Desa se Kabupaten Buru Belum Terima Gaji

seputarindonesia.net
Ilustrasi

Seputarindonesia.net II BURU- Perangkat Desa di 82 Desa se Kabupaten Buru selama tujuh bulan belum menerima gaji terhitung Januari-Juli 2022.

"Sudah 7 bulan kita perangkat desa belum menerima gajih, terhitung Januari sampai Juli 2022, " ungkap seorang perangkat desa (B) kepada Wartawan Media ini yang namanya minta dirahasiakan, Kamis (14/7/2022).

Baca juga: Terlibat Korupsi, Mantan Sekda Bursel Sahroel Pawa Dieksekusi

Lebih lanjut menurutnya, bahkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dirinya harus berhutang.

"Kita butuh makan, minum, dan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Kalau sampai saat ini kami belum mendapatkan gajih, terpaksa kami harus berhutang," tuturnya.

Dia juga menyayangkan lambannya gajih yang harus mereka dapat, sementara pelayanan ditingkat desa harus terus dijalankan.

"Kami sangat menyayangkan Pemda Buru dalam menyalurkan gaji kami, di 82 Desa Se-kabupaten Buru, sementara tugas-gugas pelayanan mesti kami jalankan setiap harinya," tambahnya.

Baca juga: Mantan Kasatpol PP Kabupaten Buru Divonis 11 Bulan

Ditanya lebih lanjut, terkait informasi kenapa belum didapatnya gajih selama 7 bulan dirinya belum mengetahui pasti terkait penyebabnya sampai gajih yang telah dianggarkan dalam APBDes yang berasal dari ADD tersebut.

"Terkait lambannya gajih kami belum tau penyebabnya, namun informasi yang telah kami peroleh sepintas anggarannya telah ada di keuangan (BPKAD) namun belum dicairkan," terangnya.

Pada kesempatan ini pula dirinya meminta Kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Buru agar menjadi atensi khusus agar gaji perangkat desa di 82 Desa ini dapat segera diselesaikan.

Baca juga: Kodim 1506/Namlea Lakukan Penghijauan dan Pembersihan Sampah

"Kami minta kepada pimpinan tertinggi Pemerintah Daerah Kabupaten Buru dalam hal ini Bupati Buru, Drs. Djalaludin Salampessy untuk persoalan ini menjadi perhatian, karena kami memiliki keluarga dan butuh makan, minum serta kebutuhan sehari-hari. Padahal pelayanan kami terus jalankan," tegasnya.

Sampai berita ini dipublikasikan belum ad atanggapan konfirmasi dari Pemerintah Daerah Kabupaten Buru. (Aam).

Editor : admin

Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru