Dukungan Mengalir ke Kades Batangsaren, Usai Digeledah Kejari Tulungagung

seputarindonesia.net
Kediaman Kades Batangsaren, ditemui Ketua LPM dan Ketua LAD

TULUNGAGUNG- Pasca insiden penggeledahan yang dilakukan oleh tim Kejaksaan Negeri Tulungagung pada Senin (03/10/2022) dikantor Desa Batangsaren Kecamatan Kauman, ratusan berbagai dukungan kepada kades justru kian mengalir.

Setidaknya, puluhan warga, tokoh masyarakat hingga LSM dan puluhan Wartawan turut berdatangan guna memberikan dukungan kepada Kades Batangsaren.

Baca juga: Enam Pejabat BUMN & PT APBS Jadi Tersangka, Mark Up dan Tender Fiktif Kolam Pelabuhan!

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Batangsaren, Dwi Wandito mengungkapkan, pasca penggeledahan yang dilakukan oleh tim Kejaksaan Negeri Tulungagung, kediaman Kepala Desa Batangsaren justru sering dikunjungi orang yang bertujuan untuk memberikan dukungan.

"Kediaman Kades kami justru dibanjiri dukungan, baik dari ratusan warga, puluhan tokoh, puluhan wartawan serta LSM, mereka menyatakan secara pribadi siap mendukung kades kami" ungkapnya Jumat (21/10/2022).

Kata Dwi, dugaan penggeledahan itu bermula dari gelar aksi serta surat laporan berupa aduan dari LSM yang diragukan tingkat kebenarannya.

Lanjut Dwi, bebarapa bulan yang lalu, sejumlah kelompok menggelar aksi unjuk rasa didepan Mapolres Tulungagung, yang mengatasnamakan warga Desa Batangsaren.

"Dalam tuntutanya, mereka meminta agar aparat penegak hukum segera memproses kasus dugaan penyelewengan dana desa Tahun 2014-2019" ungkapnya.

Namun, setelah ia lakukan kroscek lapangan yang dibantu oleh perangkat desa ternyata peserta aksi itu hanya 2 hingga 3 orang saja yang merupakan warga Desa Batangsaren.

Baca juga: Kejari Tanjung Perak Geledah Kantor Pelindo dan APBS, Usut Dugaan Korupsi Rp196 Miliar di Proyek Pemeliharaan Kolam Pelabuhan

Akibat aksi yang mengatasnamakan warga Desa Batangsaren itu justru membuat suasana keruh dan kegaduhan penduduk Desa Batangsaren.

"Karena selama ini, Kades Batangsaren sangat dicintai warganya, beliau selalu terbuka dan memiliki sifat rela berkorban" pujinya.

Ketua Lembaga Adat Desa (LAD) Desa Batangsaren, Didik Hariyanto mengatakan, selama ini warga selalu mengedepankan musyawarah dan mufakat, jika terjadi persoalan langkah mediasi yang paling utama menjadi pilihannya.

Ia berharap, pelaku yang berupaya agar citra nama baik Kades Batangsaren rusak segera sadar dan bisa saling bertemu, bertatap muka, serta berdiskusi bersama.

Baca juga: Wujudkan Kurikulum Merdeka, MGMP PJOK Tulungagung Gelar Workshop

Kepala Desa Batangsaren, Ripangi mengatakan, ia sangat berharap pembuat aduan ke kantor Kejaksaan Negeri Tulungagung itu segera bisa duduk satu meja.Diketahui, Tim Kejaksaan Negeri Tulungagung melakukan penggeledahan dikantor Desa Batangsaren pada Senin (03/10/2022).

Dari penggeledahan itu, sejumlah berkas, PC serta stampel desa diangkut dengan menggunakan mobil box dan dibawa ke Kantor Kejari Tulungagung guna proses penyidikan.

Saat dikonfirmasi, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Tulungagung, Agung Tri Radityo mengatakan, penggeledahan itu merupakan bagian dari proses penyidikan atas surat perintah penyidikan Bulan April 2022. (*/fuad)

Editor : admin

Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru