Petunjuk Jaket Dalam CCTV, Pembunuh Bos Air Manukan Dibekuk Polisi

seputarindonesia.net
Pelaku pembunuhan dalam rekaman kamera CCTV

SEPUTARINDONESIA.NET- Pelaku pembunuhan juragan air isi ulang yang terjadi di Jalan Manukan Tama, Manukan Kulon pada Jumat (7/1/2022) lalu dibekuk. Satu orang diduga pelakunya yang ditangkap berinisial NH.

NH dibekuk tim gabungan setelah mempelajari isi rekaman kamera CCTV disekitar lokasi yang didapat petugas.

Baca juga: Diduga Terlibat Penyerobotan Ruko di Surabaya, Tiga Anggota BNPM Jadi Tersangka

Dalam rekaman tampak seorang diduga pelakunya memakai jaket hitam bertuliskan Stecloscop.

Satu pelaku dugaan pembunuhan terhadap juragan air isi ulang di Jalan Manukan Tama itu sudah ditangkap, dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Mirzal Maulana.

"Satu orang pelaku sudah ditangkap, inisial NH. Penyesuaian alat bukti dalam rekaman sesuai dengan diduga pelaku yang diamankan berikut barang buktinya," kata Mirzal Maulana, Jumat (18/2/2022).

Dari alat-alat bukti yang didalami melalui camera CCTV seperti jaket, membuat petugas dapat mengidentifikasi keberadaan pelaku dan dilakukan penangkapan.

Baca juga: Hakim PN Surabaya Tolak Praperadilan Terdakwa Kasus Sabu, Penangkapan Polrestabes Dinilai Sah Sesuai Prosedur

"Barang yang diduga digunakan oleh pelaku yang terekam CCTV seperti jaket dan dilakukan pemeriksaan mendalam, sesuai dan juga ikut diamankan," tambah AKBP Mirzal.

Dikabarkan sebelumnya, SY atau Sin Chuan (60) bos isi ulang air minum juga LPG yang diketahui bersimbah darah di Ruko Jalan Manukan Tama, A3/6, Jumat (07/12/2021) sekitar pukul 04.15 WIB tewas dengan luka tusuk.

Dalam kejadian tersebut satu orang yang merupakan bos air isi ulang dan gas LPG diketahui tewas karena dibunuh.

Baca juga: Residivis Narkoba Asal Banyu Urip Kembali Diciduk, Polisi Sita Hampir 100 Gram Sabu dan 10 Butir Ekstasi

Dari hasil olah TKP, polisi juga tidak menemukan kerusakan terhadap pintu harmonika rumah dan toko tersebut.

Informasi menyebut, korban sengaja dipancing untuk membuka pintu seperti biasa saat ia menerima pengiriman  truk tangki air isi ulang.

Dari informasi awal, korban ini biasa menerima truk tangki air isi ulang sekitar pukul tiga atau empat pagi. Kemungkinan korban ini keluar, membuka pintu dan langsung terjadilah aksi pembunuhan.(*)

Editor : admin

Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru