SEPUTARINDONESIA.NET- Ketua DPR RI, Puan Maharani berkunjung ke Lamongan, Rabu (02/03/2022). Saat berada di Pasar Ikan sembari bagi-bagi kaos, Puan menyenggol lapak pedagang ikan, akibatnya satu bak berisi udang tercecer ke jalan.
Umi pemilik lapak hanya bisa pasrah barang dagangannya tumpah akibat insiden tersebut. “Udang jualan saya jatuh sampai diinjak-injak orang, gara-gara rebutan kaos tadi,” kata Umi.
Baca juga: 127 sapi, 22 kambing Diserahkan Polda Jatim di Idul Adha 1447 H Tahun 2026
Sebelum bagi-bagi kaos, Kunjungan Kerja (Kunker) Puan Maharani ke Lamongan untuk menyerap aspirasi pedagang Pasar Lamongan. Politisi PDI Perjuangan tersebut menanyakan keluhan pedagang pasar.
Kepada Puan Maharani, Lastri penjual ikan meminta fasilitas perlengkapan pasar ikan saat berjualan. Seperti cold storage, kebersihan tempat dan penambahan atap supaya tidak kepanasan.
“Berharap di pasar ikan ini, ada tempat pendingin ikan, bersih dan kepingin ada atap,”kata Lastri.
Sementara itu, di hadapan ketua DPR RI, Maria Ulfa, salah satu tengkulak ikan yang dijual ke Bandung, Jawa Barat, juga menyampaikan keluhannya.
“Soal pupuk sulit, padahal punya uang tapi gak bisa beli,” kata Ulfa.
Baca juga: Rekam Pawai Surabaya Vaganza, Remaja 15 Tahun Jadi Korban Pelecehan di Jalan Tunjungan
Karena langkanya pupuk, lanjut Ulfa, ikan gak bisa besar karena gak ada pupuk. Jika musim panen ikan harganya turun.
“Gak ada untung, jika ikan mahal. Kebanyakan janji-janji saja,” ucapnya.
Sementara itu Puan Maharani di hadapan pedagang ikan, berjanji akan menyampaikan keluhan dan keinginan pedagang pasar ikan Lamongan.
Baca juga: Tersangka Otak Penyekapan Satu Keluarga asal Jombang Ternyata Wanita
“Keluhan pedagang insya Allah akan saya carikan solusi dan diberesin permasalahannya. Nanti saya sampaikan pada pemerintah,” kata Puan Maharani.
Sebelum beranjak meninggalkan tempat, Ketua DPR RI, Puan Maharani berpesan untuk tetap menjaga kesehatan di tengah pandemi saat ini.
Selanjutnya Puan Maharani ke beberapa wilayah di Kabupaten Lamongan, termasuk ke Desa Soko yang rawan banjir. (*)
Editor : admin