Surabaya,Seputarindonesia.net — Upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja terus digencarkan. Kali ini, SMA/SMK 45 Surabaya menggandeng LRPPN-BI atau Lembaga Rehabilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika Bhayangkara Indonesia menggelar sosialisasi bahaya narkoba bagi para pelajar.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan SMA/SMK 45 Surabaya tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan akademisi dan pemerhati pencegahan narkotika. Mereka di antaranya Dekan Fakultas Hukum Universitas 45 Surabaya Dany Agus Susanto, Wakil Rektor II Universitas 45 Surabaya Nurmawati, serta Kepala LRPPN-BI Surabaya Siswanto.
Dalam pemaparannya, Dany Agus Susanto menegaskan pentingnya kesadaran hukum bagi generasi muda agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika yang dapat merusak masa depan.
“Generasi muda harus memiliki pemahaman hukum dan keberanian untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkotika. Jangan pernah mencoba, karena dampaknya sangat merugikan, baik bagi kesehatan maupun masa depan,” tegasnya.
Sementara itu, Nurmawati menilai pendidikan karakter, pengawasan sekolah, serta perhatian keluarga menjadi benteng utama dalam mencegah kenakalan remaja, termasuk penyalahgunaan narkoba.
Di kesempatan yang sama, Siswanto mengungkapkan bahwa peredaran narkoba saat ini semakin masif menyasar kalangan pelajar. Karena itu, edukasi langsung di lingkungan sekolah dinilai menjadi langkah strategis untuk melakukan pencegahan sejak dini.
“Pelajar harus berani mengatakan tidak terhadap narkoba. Edukasi seperti ini penting agar mereka memahami bahaya dan konsekuensi hukumnya,” ujarnya.
Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari para siswa. Para pelajar tampak aktif mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab terkait bahaya narkotika, dampak kesehatan, hingga ancaman hukum bagi pelaku penyalahgunaan narkoba.
Melalui kegiatan tersebut, pihak sekolah bersama LRPPN-BI berharap para pelajar memiliki pemahaman yang lebih kuat tentang bahaya narkoba sekaligus mampu menjadi generasi muda yang sehat, disiplin, dan berprestasi.
Editor : Bcl