SEPUTARINDONESIA.NET, JAKARTA- Bertempat di The Langham Hotel pada Rabu (06/04) malam, Pemkab Bojonegoro yang pada kesempatan ini dihadiri langsung Bupati Bojonegoro Anna mu'awanah, melaksanakan Penandatanganan Nota Kesepahaman Dalam Rangka Mendukung Pengembangan Industri Migas Pada Lokasi Pemboran PAD C, Sumur Kolibri dan Optimalisasi Pemanfaatan Aset Daerah Kab. Bojonegoro Antara Pemerintah Kab. Bojonegoro Dengan PT. Pertamina EP.
Sebagai salah satu Kabupaten Penyumbang hasil minyak bumi di Indonesia, Pemkab Bojonegoro berkomitmen mendukung upaya Negara dalam mengelola Sumber Daya Alam dan meningkatkan hasil produksi dalam hal ini minyak dan gas bumi secara mandiri. Sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo dalam persiapan Presidensi G20 di tahun ini, di mana salah satunya adalah tentang transisi energi.
Baca juga: 127 sapi, 22 kambing Diserahkan Polda Jatim di Idul Adha 1447 H Tahun 2026
Terkait program tajak sumur pengembangan 2022, Deputi Operasi SKK Migas Julius Wiratno menyampaikan bahwa jumlah pemboran sumur pengembangan di tahun ini naik signifikan dibandingkan target pemboran sumur pengembangan di tahun 2021. Dan di tahun ini sedang diupayakan pemboran sumur kolibri Desa Ngambon dan Desa Bondol, Kecamatan Ngambon, Kab. Bojonegoro.
Baca juga: Rekam Pawai Surabaya Vaganza, Remaja 15 Tahun Jadi Korban Pelecehan di Jalan Tunjungan
Bupati Bojonegoro dalam sambutannya menyambut positif MoU pada malam ini, yang dihadiri langsung Direktur 4 PT Pertamina EP, Awang Lazuardi, Deputi Operasi, Julius Wiratno.
Baca juga: Tersangka Otak Penyekapan Satu Keluarga asal Jombang Ternyata Wanita
Besar harapan setelah adanya kepastian hukum dalam pengelolaan aset 4 dari Pemkab Bojonegoro kepada Pertamina dapat dimanfaatkan dengan baik dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat sekitar.(*/irul)
Editor : admin