Pemeriksaan Penyakit Menular Seksual Rutin Dilakukan untuk WPB

seputarindonesia.net
Pemeriksaan penyakit menular Lapas Surabaya

SEPUTARINDONESIA.NET, SURABAYA -Kanwil Kemenkumham Jatim melakukan pemeriksaan Penyakit menular seksual (PMS) kepada 500 warga binaan pemasyarakatan (WBP), Rabu (13/4).

PMS merupakan salah satu penyakit yang mudah ditularkan. Apalagi di lokasi yang padat penghuni seperti lapas. Kegiatan yang digelar di Blok B lapas Surabaya yang terletak di Porong itu berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Sidoarjo.

Baca juga: 127 sapi, 22 kambing Diserahkan Polda Jatim di Idul Adha 1447 H Tahun 2026 

Plt Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim Wisnu Nugroho Dewanto menyebutkan bahwa Dinkes Sidoarjo mengerahkan tenaga dan alat medis dari empat puskesmas sekaligus. “Setelah skrining, dilanjutkan pemeriksaan laboratorium untuk penyakit HIV, Hepatitis dan Sifilis,” ujar Wisnu.

Selain mudah menular, ketiga penyakit itu memang sering diidap para WBP sejak sebelum masuk ke lapas. Sehingga, sebagai upaya deteksi dini, pihaknya menggelar pemeriksaan tersebut. “Mayoritas memang datang ke lapas tanpa gejala, tapi setelah dites, ternyata hasilnya positif,” urai Wisnu.

Baca juga: Rekam Pawai Surabaya Vaganza, Remaja 15 Tahun Jadi Korban Pelecehan di Jalan Tunjungan

Untuk mencegah penularan dan sakit yang semakin parah, maka pihaknya gencar melakukan pemeriksaan rutin. Jika nantinya ditemukan yang positif, maka akan ada intervensi lanjutan dari dokter. “Kami pilih secara acak, namun kami prioritaskan yang belum pernah dites dan diperiksa,” terang Wisnu.

Sementara itu, Kasi Perawatan Kalapas Surabaya Jalu Yuswa Panjang menyatakan bahwa kegiatan ini rencananya akan berlangsung dua hari. Terdapat lima tahapan yang akan dilakukan.

Baca juga: Tersangka Otak Penyekapan Satu Keluarga asal Jombang Ternyata Wanita

Mulai pendaftaran, skrining awal, konseling, uji laboratorium, hingga yang terakhir adalah proses konseling hasil uji laboratorium.

"Harapan dan tujuan utamanya untuk mengetahui penyakit-penyakit tersebut sedini mungkin dan apabila sudah diketemukan akan segera dilakukan tindak lanjutan berupa pengobatan maupun yang lainnya," Tutup Jalu.(*)

Editor : admin

Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru