Budak Sabu Setro Kembali Dibekuk Polisi

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pelaku pengedar sabu dan barang buktinya
Pelaku pengedar sabu dan barang buktinya

i

SEPUTARINDONESIA.NET- Salah satu rumah di Jalan Dukuh Setro Surabaya digrebek oleh Jajaran Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, pada Rabu 02 Februari 2022, lalu kurang lebih pukul 20.00 WIB.

Dalam rumah itu, Polisi mendapati satu pria yang akhirnya diamankan. Dia berinisial, JC (42) sopir asal Jalan Setro Baru Utara Kel. Dukuh Setro Kec. Tambaksari Surabaya.

Rupanya, Unit III yang melakukan penggrebekan sudah lebih dari satu minggu mengamati alamat tempat tersebut setelah mendapat informasi warga jika JC punya kerja sampingan.

"Kerja sampingan yang dimaksud yakni menjadi kurir narkotika jenis sabu-sabu, menerima lalu dijualnya kembali," kata AKBP Daniel Marunduri, Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, Jumat (11/2/2022).

Lebih lanjut kata Daniel ke seputarindonesia, di Dukuh Setro Kec. Tambaksari Kota Surabaya petugas berhasil mengamankan tersangka JC dan selanjutnya dilakukan penggeledahan.

Dalam rumah tempat tinggal JC tersebut ditemukan barang berupa 1 poket plastik transparan yang berisi Narkotika jenis sabu dengan berat 0,53 gram, 2 bendel klip plastik transparan, 1 buah timbangan elektrik warnah silver, 1 buah HP dan uang tunai sebesar Rp. 150.000.

"Keterangan yang diperoleh, tersangka JC ini awalnya mendapatkan narkotika jenis sabu sebanyak 2 poket dari KM (DPO) pada, Selasa 01 Februari 2022 sekira pukul 13.30 WIB, lalu," tambah AKBP Daniel.

Dari dua poket itu, diterima didaerah Dukuh Setro Surabaya dan untuk 1 poketnya sudah laku terjual. Dia mengaku sudah sebanyak 3 kali menerima narkotika jenis sabu dari KM dengan maksud untuk dijualkan sejak bulan Januari 2021.

"Dia (tersangka) mengaku mendapatkan upah untuk menjualkan narkotika jenis sabu dari KM sebesar Rp. 150.000," imbuh Daniel.

Pelaku kini sudah mendekam dalam penjara karena tindak pidana melanggar Pasal 114 ayat (1) Subs Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya penjara hingga 20 tahun.(*)

Berita Terbaru

DPRD Jatim Dorong Wayang Kulit Lebih Dekat dengan Generasi Muda

DPRD Jatim Dorong Wayang Kulit Lebih Dekat dengan Generasi Muda

Kamis, 29 Okt 2026 21:36 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 21:36 WIB

Rasiyo Dorong Wayang Kulit Dikemas Lebih Menarik agar Diminati Generasi Muda…

Jambore Mantri BRI 2026 di Surabaya, Perkuat Kompetensi dan Dorong Pemberdayaan UMKM

Jambore Mantri BRI 2026 di Surabaya, Perkuat Kompetensi dan Dorong Pemberdayaan UMKM

Selasa, 27 Okt 2026 20:24 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 20:24 WIB

Bukan Sekadar Tenaga Pemasar, Mantri BRI Jadi Ujung Tombak Pemberdayaan UMKM…

Sidang Pungli Izin ESDM Jatim: Saksi Sebut Rp10 Juta, “Masak Saya Membuat Nominal Sendiri Kalau Tidak Ada Perintah”

Sidang Pungli Izin ESDM Jatim: Saksi Sebut Rp10 Juta, “Masak Saya Membuat Nominal Sendiri Kalau Tidak Ada Perintah”

Senin, 26 Okt 2026 23:55 WIB

Senin, 26 Okt 2026 23:55 WIB

Sidang Pungli ESDM Jatim Memanas, Saksi Ungkap Uang Rp10 Juta dan Perintah di Baliknya.…

Ditpolairud Polda Jatim Bongkar 4 Kasus Ilegal, dari 7 Kakatua hingga 10.600 Botol Arak

Ditpolairud Polda Jatim Bongkar 4 Kasus Ilegal, dari 7 Kakatua hingga 10.600 Botol Arak

Senin, 26 Okt 2026 21:39 WIB

Senin, 26 Okt 2026 21:39 WIB

10.600 Botol Arak dan 1.140 Liter Solar Subsidi Terungkap, Ditpolairud Jatim Dalami Jaringan…

KAI Jatim Desak Revisi UU Advokat, Usulkan Lembaga Profesi Independen hingga Perlindungan Hukum

KAI Jatim Desak Revisi UU Advokat, Usulkan Lembaga Profesi Independen hingga Perlindungan Hukum

Senin, 26 Okt 2026 20:50 WIB

Senin, 26 Okt 2026 20:50 WIB

KAI Siapkan Gebrakan! RUU Advokat Usulkan Lembaga Nasional Independen dan Perlindungan Profesi…

Jelang Nataru 2026-2027, PELNI Tebar Diskon Tiket 30 Persen, Kuota 414 Ribu Penumpang

Jelang Nataru 2026-2027, PELNI Tebar Diskon Tiket 30 Persen, Kuota 414 Ribu Penumpang

Sabtu, 24 Okt 2026 19:45 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 19:45 WIB

Diskon Tiket PELNI 30 Persen Resmi Dibuka, Warga Diminta Jangan Sampai Kehabisan Kuota…