CV atau PT Yang Molor Pekerjaannya Harus di Penalti atau Blacklist

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Proyek (Ilustrasi)
Proyek (Ilustrasi)

i

SURABAYA- Masih adanya proyek Pemkot yang belum selesai membuat Anggota Komisi C, Endy Suhadi menegaskan, akan melakukan koreksi ke dinas terkait.

Misalnya ada pengerjaan box culvert bila SPK nya melewati massa kontrak, maka dikenakan penalti. Namun, bila kontraknya masih panjang, dan ada waktu untuk menyelesaikan progres pengerjaannya kita harus tunggu.

"Jadi, kita harus fair, dengan melihat kontrak kerjanya," ungkap ketua Fraksi Partai Gerindra itu.

Dikatakan, bila progres pengerjaan box culvert atau gedung hanya beberapa persen. Jalan satu-satunya dilaksanakan adendum. Apalagi saat ini menjelang penghujung Desember, sehingga penaltinya, kontraktor PT atau CV yang ditenderkan tidak boleh ikut lagi.

Sebab, dia menduga, mereka tidak punya itikad baik menyelesaikan pekerjaan itu. Sesuai dengan waktu juga kondisi di lapangan. Padahal, tutur Endy mereka sudah diwanti-wanti, agar serius melaksanakannya. Karena pelaksana pekerjaan sering ditemukan banyak bermasalah. Tak sesuai dengan yang diharapkan. Tapi adakalanya selalu mendapatkan pekerjaan terus.

"Lha ini pekerjaannya bermasalah terus, tapi kok bisa mengerjakan?" ungkap Endy.

Ternyata beber Endy, ada indikasi yang bersangkutan dalam hal ini PT atau CV yang bermasalah melakukan take over/pekerjaan dari teman temannya yang menang tender.

Bagi dia, itu tidak masalah. Asalkan pekerjaan di lapangan semua beres dan sesuai dengan waktu (massa kontrak), dan kondisinya memenuhi persyaratan seperti yang diharapkan bersama.

"Jangan sampai kondisinya jauh lebih buruk. Ketika melakukan pelaksana pekerjaan di lapangan," pungkas Endy.(lam)

Berita Terbaru

DPRD Jatim Dorong Wayang Kulit Lebih Dekat dengan Generasi Muda

DPRD Jatim Dorong Wayang Kulit Lebih Dekat dengan Generasi Muda

Kamis, 29 Okt 2026 21:36 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 21:36 WIB

Rasiyo Dorong Wayang Kulit Dikemas Lebih Menarik agar Diminati Generasi Muda…

Jambore Mantri BRI 2026 di Surabaya, Perkuat Kompetensi dan Dorong Pemberdayaan UMKM

Jambore Mantri BRI 2026 di Surabaya, Perkuat Kompetensi dan Dorong Pemberdayaan UMKM

Selasa, 27 Okt 2026 20:24 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 20:24 WIB

Bukan Sekadar Tenaga Pemasar, Mantri BRI Jadi Ujung Tombak Pemberdayaan UMKM…

Dugaan Penyalahgunaan Data Pribadi untuk Pinjaman Online Rp16 Juta, Kasusnya Ditangani Polrestabes Surabaya

Dugaan Penyalahgunaan Data Pribadi untuk Pinjaman Online Rp16 Juta, Kasusnya Ditangani Polrestabes Surabaya

Selasa, 27 Okt 2026 12:06 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 12:06 WIB

SURABAYA,Seputarindonesia.net– Polrestabes Surabaya menindaklanjuti laporan dugaan penyalahgunaan data pribadi yang diduga digunakan untuk pengajuan pinjaman o…

Sidang Pungli Izin ESDM Jatim: Saksi Sebut Rp10 Juta, “Masak Saya Membuat Nominal Sendiri Kalau Tidak Ada Perintah”

Sidang Pungli Izin ESDM Jatim: Saksi Sebut Rp10 Juta, “Masak Saya Membuat Nominal Sendiri Kalau Tidak Ada Perintah”

Senin, 26 Okt 2026 23:55 WIB

Senin, 26 Okt 2026 23:55 WIB

Sidang Pungli ESDM Jatim Memanas, Saksi Ungkap Uang Rp10 Juta dan Perintah di Baliknya.…

Ditpolairud Polda Jatim Bongkar 4 Kasus Ilegal, dari 7 Kakatua hingga 10.600 Botol Arak

Ditpolairud Polda Jatim Bongkar 4 Kasus Ilegal, dari 7 Kakatua hingga 10.600 Botol Arak

Senin, 26 Okt 2026 21:39 WIB

Senin, 26 Okt 2026 21:39 WIB

10.600 Botol Arak dan 1.140 Liter Solar Subsidi Terungkap, Ditpolairud Jatim Dalami Jaringan…

KAI Jatim Desak Revisi UU Advokat, Usulkan Lembaga Profesi Independen hingga Perlindungan Hukum

KAI Jatim Desak Revisi UU Advokat, Usulkan Lembaga Profesi Independen hingga Perlindungan Hukum

Senin, 26 Okt 2026 20:50 WIB

Senin, 26 Okt 2026 20:50 WIB

KAI Siapkan Gebrakan! RUU Advokat Usulkan Lembaga Nasional Independen dan Perlindungan Profesi…