Wali Kota Eri Cahyadi bersama Pendamping PKH Bergerak Bersama dalam Mengentas Kemiskinan Surabaya

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Walikota Surabaya Eri Cahyadi
Walikota Surabaya Eri Cahyadi

i

SURABAYA-Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menggelar diskusi dengan para pendamping PKH (Program Keluarga Harapan) dan pendamping BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) Surabaya di gedung Bappedalitbang Surabaya, Sabtu (25/3/2023). Dalam pertemuan tersebut, disepakati bahwa mereka akan terus bersinergi dan bergerak bersama dalam mengentas kemiskinan di Kota Pahlawan.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Eri mengatakan pertemuan ini untuk menyamakan kinerja dan cara kerja, sekaligus memahamkan kembali bahwa data kemiskinan di Surabaya ini ada yang mendapatkan bantuan atau intervensi dari pemerintah pusat sesuai dengan kuotanya. Adapun kuota Surabaya sebanyak 58 ribu, sedangkan keluarga miskin di Surabaya sebanyak 75 ribu KK.

"Jadi, pasti ada yang tidak mendapatkan kuota PKH dan BPNT. Nah, ini yang kita carikan solusi bersama," kata Wali Kota Eri sesuai pertemuan tersebut.

Oleh karena itu, Wali Kota Eri mengaku akan menyempurnakan aplikasi yang ada di Pemkot Surabaya dengan cara mengurutkan sesuai umur data kemiskinan di Surabaya. Makanya, nanti dari usia tua sampai yang paling muda akan diketahui.

"Mungkin yang nomor 74 ribu - 75 ribu yang muda-muda umurnya. Nah, harapan saya nanti yang tidak mendapatkan intervensi dari Kemensos, maka kita berikan bantuan dalam bentuk pekerjaan, sehingga dia juga bisa terlepas dari garis kemiskinan," ujarnya.

Di samping itu, dalam aplikasi itu nanti akan lebih detail data warga miskin itu, terutama nanti akan disesuaikan dengan klasifikasi dari PKH dan BPNT, mulai dari pendidikan, kesehatan dan sebagainya. Alhasil, nanti pihak RT dan RW bisa melihat dan bisa mengusulkan lebih tepat sasaran.

"Saya juga meminta kepada RT, RW, LPMK, lurah dan camat kalau sudah mengusulkan bulan ini, jangan sampai mengusulkan lagi bulan depan. Datanya bisa kacau nanti kalau begitu," tegasnya.

Wali Kota Eri juga menyampaikan terimakasih kepada para pendamping PKH dan BPNT yang selama ini sudah mendampingi warga miskin di Surabaya. Ia juga mengajak mereka untuk terus bersinergi dan berkolaborasi untuk mengentas kemiskinan di Kota Surabaya. "Tujuan kita sama untuk mengentas kemiskinan di Surabaya dan menyejahterakan warga Surabaya," ujarnya.

Sementara itu, Koordinator PKH Wilayah Jawa Timur 3 Agus Sudrajat mengakui bahwa sinergi dan kolaborasi antara pendamping PKH Surabaya dengan Pemkot Surabaya sudah sangat bagus. Apalagi, di masanya Wali Kota Eri ini, sudah mengajak pendamping PKH untuk berdiskusi dan mengajak bergerak bersama demi mengetas kemiskinan.

"Kita juga sudah menggunakan aplikasi, sehingga ada transparansi dan akuntabilitasnya jelas dan bisa diakses semua pihak. Jadi, kami akan terus bersinergi dan bergerak bersama demi menuntaskan kemiskinan di Surabaya," pungkasnya. (irm)

Berita Terbaru

Ratusan Creator dan Puluhan Brand “Banjiri” Surabaya, Superstar Affiliate Revolution Buka Jalan Raup Cuan dari Affiliate

Ratusan Creator dan Puluhan Brand “Banjiri” Surabaya, Superstar Affiliate Revolution Buka Jalan Raup Cuan dari Affiliate

Minggu, 06 Sep 2026 22:15 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 22:15 WIB

700+ Creator dan 50+ Brand Meriahkan Superstar Affiliate Revolution di Surabaya, Peluang Cuan Digital Makin Terbuka…

Bermula dari Mimpi, Jadi Rumah Para Talenta! Kisah Rhema Kartika Sari Bangun LS Model School Ponorogo

Bermula dari Mimpi, Jadi Rumah Para Talenta! Kisah Rhema Kartika Sari Bangun LS Model School Ponorogo

Jumat, 04 Sep 2026 21:35 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 21:35 WIB

Dari Catwalk ke Pembentukan Karakter, Rhema Kartika Sari Bangun LS Model School Sejak 2010…

KULTUR BARU GBT: Saat Lipstik Implora Nampang di Jersey Persebaya dan Rayakan Suara Bonita

KULTUR BARU GBT: Saat Lipstik Implora Nampang di Jersey Persebaya dan Rayakan Suara Bonita

Jumat, 04 Sep 2026 21:25 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 21:25 WIB

Logo Implora kini menempel megah di jersey Green Force, membawa pesan kuat bahwa perempuan punya ruang sejajar di arena bal-balan.…

Bukan Sekadar Gaya, Ghataka Radysca Buktikan Talenta Muda Ponorogo Bisa Berprestasi

Bukan Sekadar Gaya, Ghataka Radysca Buktikan Talenta Muda Ponorogo Bisa Berprestasi

Jumat, 04 Sep 2026 19:30 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 19:30 WIB

Masih 16 Tahun, Ghataka Radysca Sabet Dua Juara 1 di Dunia Modeling…

Usia 13 Tahun, Titah Wening Sabet Sejumlah Prestasi Modeling dan Jadi Duta Hijab Cilik Indonesia

Usia 13 Tahun, Titah Wening Sabet Sejumlah Prestasi Modeling dan Jadi Duta Hijab Cilik Indonesia

Jumat, 04 Sep 2026 16:33 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 16:33 WIB

Memiliki nama lengkap Titah Wening dan akrab disapa Wening, siswi kelas 7 SMP tersebut mulai serius mengasah potensinya melalui dunia modeling.…

Bukan Sekadar Cantik, Nasya Syakeela Sabet Segudang Prestasi dan Jadi Duta Anak Prestasi Jatim

Bukan Sekadar Cantik, Nasya Syakeela Sabet Segudang Prestasi dan Jadi Duta Anak Prestasi Jatim

Jumat, 04 Sep 2026 14:56 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 14:56 WIB

Talenta muda asal Ponorogo tersebut berhasil mencuri perhatian melalui berbagai pencapaian di dunia modeling, beauty pageant hingga seni…