Puluhan Ribu Siswa Dapat Bekal Hadapi Dinamika Masa Depan dari DP3APPKB Surabaya

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sosialisasi Dinamika Remaja
Sosialisasi Dinamika Remaja

i

SURABAYA-Dinas Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak, serta Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Surabaya menyelenggarakan Sosialisasi Dinamika Remaja (Sosdir). Kegiatan Sosdir tersebut, dimulai sejak tanggal 15 - 29 Mei 2023 dengan menyasar lembaga pendidikan SD-SMP sederajat hingga Pondok Pesantren se Kota Surabaya.

Kepala DP3APPKB Kota Surabaya, Ida Widayati mengatakan, kegiatan Sosdir bertujuan untuk mengarahkan generasi muda Kota Surabaya menuju perubahan positif. Juga, bertujuan untuk membantu remaja dalam mengenali maupun menghadapi dinamika serta perubahan di lingkungan internal dan eksternal mereka.

"Sosialisasi dinamika remaja berfokus pada pemahaman, pemberian bekal dan penguatan diri remaja dalam menghadapi tantangan kehidupan baik dari internal maupun eksternal anak," kata Ida Widayati dalam keterangan tertulisnya, Rabu (24/5/2023).

Menurutnya, saat ini tantangan kehidupan di eksternal juga meliputi berbagai macam ancaman di dunia modern. Baik itu ancaman dari dunia nyata maupun maya. Beberapa contoh tantangan yang harus dihadapi oleh anak sekarang antara lain, pergaulan bebas, tawuran, adiksi game online, pornografi hingga perundungan syber.

"Oleh karena keadaan tersebut, maka semakin penting bagi kita untuk memberikan bekal pada anak Kota Surabaya agar mereka siap menghadapi berbagai tantangan tersebut," jelasnya.

Ia juga membeberkan, bahwa setiap tahunnya Sosdir diselenggarakan pada ratusan sekolah SD-SMP di Kota Surabaya. Melalui kegiatan Sosdir tersebut, diharapkan bisa memberikan jawaban atas keresahan masyarakat terhadap persoalan anak dan remaja.

"Kami sangat berkomitmen untuk memberikan pengaruh positif kepada generasi muda Surabaya. Sosialisasi dinamika remaja merupakan salah satu langkah konkret untuk membantu mereka dalam menghadapi perubahan yang terjadi di sekitar mereka," jelas Ida.

Materi yang dibahas senantiasa disesuaikan dengan perubahan sosial masyarakat, permasalahan dan kebutuhan anak di masing-masing sekolah. Seperti di antaranya, konsep diri, anti perundungan (bullying dan cyberbully), internet sehat, kesehatan reproduksi, stop pernikahan anak, dan lain sebagainya.

Tak hanya itu, Ida menyebut, jika metode yang digunakan juga variatif, mengikuti keadaan lapangan. Melalui kegiatan interaktif, diskusi kelompok, dan teknik cerita sesuai tingkat usia siswa. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan wawasan, keterampilan, dan panduan kepada peserta agar mereka dapat menghadapi perubahan dengan lebih bijak dan positif.

"Kegiatan ini melibatkan narasumber ahli dan praktisi yang berpengalaman dalam bidang psikologi, pendidikan, dan pengembangan remaja. Mereka memberikan wawasan yang berharga dan membagikan strategi praktis kepada peserta agar mereka dapat menghadapi perubahan dengan percaya diri dan mengambil peran aktif dalam membentuk masa depan mereka," ujarnya.

Seperti yang berlangsung pada Senin, 22 Mei 2023, Sosdir terselenggara secara paralel di empat sekolah. Salah satunya di MTSS Plus Himmatun Ayat, Kelurahan Petemon, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya.

Dalam kesempatan itu, Asteria Ratnawati Saroinsong, menjadi narasumber ahli sekaligus rekan berbincang dengan anak-anak di sana. Psikolog yang akrab disapa Mimi Ria itu menyampaikan materi tentang anti bullying.

"Sosialisasi tentang bullying ini penting dilakukan di sekolah-sekolah. Hal ini sebagai upaya preventif dalam memberikan informasi kepada anak-anak dan guru pendamping tentang berbagai hal yang mempengaruhi kehidupan sehari-hari mereka," katanya.

Mimi Ria berharap, kegiatan Sosdir dapat dilaksanakan secara merata di seluruh sekolah di Kota Surabaya. Selain itu, Sosdir juga diharapkannya dapat melibatkan siswa-siswi sebagai influencer yang dapat menyampaikan pesan-pesan positif kepada teman-teman sebayanya.

"Dengan melaksanakan kegiatan ini secara rutin, diharapkan dapat menjadi tindakan preventif untuk mencegah hal-hal negatif yang dilakukan oleh remaja," pungkasnya. (irm)

Berita Terbaru

56 Kapal Tersedia, Hanya 23 Beroperasi, Gapasdap Soroti Kapasitas Dermaga

56 Kapal Tersedia, Hanya 23 Beroperasi, Gapasdap Soroti Kapasitas Dermaga

Rabu, 09 Sep 2026 08:35 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 08:35 WIB

Kapasitas Dermaga Berkurang, 28 Kapal ASDP Menunggu Giliran Beroperasi…

Sabu Diselipkan dalam Masakan Bali, Telur hingga Ikan Tongkol, Upaya Penyelundupan ke Rutan Surabaya Digagalkan

Sabu Diselipkan dalam Masakan Bali, Telur hingga Ikan Tongkol, Upaya Penyelundupan ke Rutan Surabaya Digagalkan

Senin, 07 Sep 2026 17:33 WIB

Senin, 07 Sep 2026 17:33 WIB

Petugas Rutan Surabaya Gagalkan Sabu dalam Makanan, 5 Pocket dan 1 Gulungan Diamankan…

HUT ke-2 RS Kemenkes Surabaya, Perkuat Layanan Stroke untuk Tekan Risiko Kematian dan Kecacatan

HUT ke-2 RS Kemenkes Surabaya, Perkuat Layanan Stroke untuk Tekan Risiko Kematian dan Kecacatan

Senin, 07 Sep 2026 15:21 WIB

Senin, 07 Sep 2026 15:21 WIB

RS Kemenkes Surabaya: Ajak Masyarakat Deteksi Dini Stroke Lewat Program CKG…

Ratusan Creator dan Puluhan Brand “Banjiri” Surabaya, Superstar Affiliate Revolution Buka Jalan Raup Cuan dari Affiliate

Ratusan Creator dan Puluhan Brand “Banjiri” Surabaya, Superstar Affiliate Revolution Buka Jalan Raup Cuan dari Affiliate

Minggu, 06 Sep 2026 22:15 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 22:15 WIB

700+ Creator dan 50+ Brand Meriahkan Superstar Affiliate Revolution di Surabaya, Peluang Cuan Digital Makin Terbuka…

Bermula dari Mimpi, Jadi Rumah Para Talenta! Kisah Rhema Kartika Sari Bangun LS Model School Ponorogo

Bermula dari Mimpi, Jadi Rumah Para Talenta! Kisah Rhema Kartika Sari Bangun LS Model School Ponorogo

Jumat, 04 Sep 2026 21:35 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 21:35 WIB

Dari Catwalk ke Pembentukan Karakter, Rhema Kartika Sari Bangun LS Model School Sejak 2010…

KULTUR BARU GBT: Saat Lipstik Implora Nampang di Jersey Persebaya dan Rayakan Suara Bonita

KULTUR BARU GBT: Saat Lipstik Implora Nampang di Jersey Persebaya dan Rayakan Suara Bonita

Jumat, 04 Sep 2026 21:25 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 21:25 WIB

Logo Implora kini menempel megah di jersey Green Force, membawa pesan kuat bahwa perempuan punya ruang sejajar di arena bal-balan.…